Duda Kesepian

Duda Kesepian
koBab 12


__ADS_3

dirumah pak sultan sedang mempersiapkan acara ulang tahun arka, karena rumah pak sultan yang sangat besar maka ulang tahun arka di rayakan di rumah pak sultan.


para asisten rumah tangga bekerja tidak seperti biasanya, tetapi ada juga tukang decoration sengaja di datangkan Untuk mendekorasi ruangan, tema kartun kesayangan arka pun di pilih tim decoration.


arka menyukai kartun tayo , dan Dita juga sudah memesan makanan dari catering langganan pak sultan. acara ulang tahun arka juga mengundang badut dan pengisi suara . Dita mengundang beberapa teman arka , juga teman-teman kantor Dita.


" hallo assalamualaikum ... Reza nanti sore kesini ya" suara pak sultan dari telpon


"memang kenapa pah"jawab Reza


"loh , kok kamu enggak inget sih, hari ini kan ulang tahun arka. " tegas pak sultan


" oh iya pah, Reza lupa " bales Reza


"yaudah sekalian Sinta kamu ajak ," suruh pak sultan


"ok , pah " ucap Reza setuju. mengakhiri pembicaraan Nya dengan pak sultan.


Di kantor, Reza sedang sibuk dengan beberapa tugas dari pak Zon, setelah mendapat telepon dari papa nya Reza hendak menemui pak Zon untuk meminta izin pulang lebih cepat.


"tok tok tok". suara Reza mengetuk pintu ruangan pak zon


"permisi pak " tambah Reza lagi.


"silahkan masuk " bales pak Zon


"oh kamu Reza, masuk , masuk " suruh ramah pak zon

__ADS_1


Reza kemudian duduk berhadapan dengan Pak Zon, dan mengutarakan maksudnya.


"siang Pak" ucap Reza mengawali pembicaraan nya dengan pak zon.


"Iyah ada apa Reza? , " tanya pak zon.


"ini pak , saya ada urusan keluarga, saya ingin izin pulang lebih awal."


"urusan keluarga apa Reza, ? " tanya pak Zon lebih dalam.


"ponakan saya hari ini, sedang berulang tahun, dan ada pesta kecil-kecilan di rumah, sehingga saya ingin ikut hadir, bagaimana pak?" tanya Reza


"ooh gitu, yaudah kamu boleh pulang, karena kamu juga kemarin habis ke Papua dan hasil kerja kamu sangat bagus. " puji pak Zon


"terimakasih pak, saya permisi dulu."


Reza memarkirkan mobilnya dan pergi menuju ke rumah Sinta.


sesampainya Reza di rumah Sinta, Reza langsung masuk ke dalam karena melihat rumah Sinta tidak terkunci dan pagarnya hanya di selop.


" assalamualaikum , Sinta sayang, " sahut suara Reza.tapi tidak ada jawaban


" Sinta kemana ya, kok ceroboh sekali pintu nya tidak terkunci" gerutu Reza sambil mencari keberadaan Sinta.


Reza mata nya mencari cari keberadaan Sinta di segala penjuru ruangan tapi tidak mendapati kebaradan Sinta.


kini Reza menuju ke kamarnya Sinta

__ADS_1


"Sinta , Sinta " panggil Reza tapi belum ada jawaban.


lalu Reza mendorong pintu kamar Sinta, lalu pintu pun terbuka


Reza mendapati Sinta yang sedang tertidur pulas


Reza pun kini bisa lega mendapati Sinta sedang tidur.


Reza masuk ke dalam kamar nya Sinta, lalu memandangi wajah Sinta yang saat tidur begitu cantik, Reza pun tersenyum sendiri, lalu menghampiri ranjang tempat Sinta tertidur dan duduk di samping nya dan terus memandangi wajah Sinta, sesekali tangannya mengelus lembut wajah Sinta, Sinta yang merasakan keberadaan seseorang di samping nya kemudian terbangun


"astaghfirullah " ucap Sinta dengan kaget


"mas , sejak kapan kamu di sini ." tambah Sinta lagi.


" tenang Sinta " suara Raza menenangkan Sinta


Reza kemudian bercerita kepada Sinta bagaimana dia bisa sampai ada di kamar Sinta


"ooh, Iyah memang aku yang lupa tadi pas pulang kuliah, aku ngantuk banget, jadi aku ngeluyur aja masuk ke dalam kamar. " jelas Sinta


" ceroboh kamu, kalo sampai ada yang masuk, trus ngapain kamu bagaimana, " omel Reza dengan suara yang mengintimidasi


"iya mas, maaf yah" sesal Sinta


"nanti jangan di ulangi lagi yah" ucap saran Reza


"baik mas" ucap sesal Sinta

__ADS_1


Reza kemudian mendekap tubuh Sinta kedalam pundaknya , Reza menyesal sudah memarahi Sinta


__ADS_2