Duda Kesepian

Duda Kesepian
Bab 45


__ADS_3

dokter keluar dari ruang IGD .


"bagaimana keadaan anak saya dok " ucap ibu fatim yang khawatir sejak tadi.


"pasien tidak mengalami hal serius, pasien hanya mengalami dehidrasi, saat ini pasien belum sadarkan diri, nanti setelah mendapat kan perawatan pasien bisa segera sembuh, setelah ini pasien akan saya pindahkan ke kamar rawat inap, permisi " terang dokter kemudian berlalu pergi .


mereka masih resah menunggu Reza sadar.


"mah ini udah larut malam , mama pulang aja biyar kami yang menjaga Reza di sini berganti " suruh Dita yang melihat Mama nya khawatir


"Mama mau di sini aja , menunggu Reza siuman " ucap ibu fatim


"tapi mah, nanti mamah kecapean " bujuk Wati


"enggak mama mau di sini aja " kekeh ibu fatim


"izul apa tidak sebaiknya Rara di ajak pulang aja , nanti kita bergantian menunggu Reza "


"izul sih terserah Rara aja " ucap izul


"enggak kak , Rara besok tidak ada jam kuliah , jadi Rara pengen nunggu di sini aja "


"yaudah gue sama Wati aja yang pulang , biyar bisa gantian " ucap Dita


"hati -hati di jalan kak " pesan izul pada kedua kakak nya yang berjalan keluar rumah sakit.


"Tante, Rara mau ke kantin rumah sakit , Tante mau nitip apa " tanya Rara


"tidak Ra terimakasih, tapi Tante tidak ingin apa pun " jawab ibu fatim


setelah berlalu ke kantin , Rara pun menyodorkan kopi hangat pada izul .


", Tante, Tante minum wedang jahe dulu ya biyar gak masuk angin " ucap Rara sambil memberikan ke tangan ibu fatim.


ibu fatim merebahkan tubuhnya dengan posisi duduk di samping tubuh Reza sementara Rara dan izul berjaga di depan .

__ADS_1


saat pagi hari Reza telah sadar kan diri , Reza mendapati ibu fatim di samping nya


"Mama ... " ucap Reza yang spontan langsung memegang kedua tangan ibu fatim


"Reza ... " seru ibu fatim yang kaget melihat Reza sudah siuman


", maafin Reza mah ," suara Reza terisak menangis sambil mencium tangan ibu fatim


"Rara , izul , Reza sudah siuman " panggil ibu fatim pada Rara dan izul yang berada di luar


"Kak Reza " ucap izul menyapa kakak nya


tanpa memperdulikan keberadaan izul Reza terus menangis dan mencium tangan ibu fatim.


"iya Reza mama sudah maafin , yang terpenting sekarang Reza sembuh .


dokter pun datang memeriksa keadaan Reza


"bagaimana keadaan anak saya Dok " tanya ibu fatim


" sudah lebih baik , besok juga pasien sudah bisa pulang, yang terpenting nanti di rumah pasien selalu di jaga makan Nya "ucap dokter menerangkan


terdengar suara ponsel Rara berbunyi. Rara meninggalkan ruangan


"hallo " suara Rara menjawab panggilan nya


"selamat pagi ibu , " suara seorang wanita dari ponsel Rara


"pagi, dengan siapa ini" tanya Rara


"kami dari pihak rumah sakit Medika mau memberi tahu, bahwa pasien yang bernama Sinta menurut dokter hari ini bisa boleh pulang " ucap perawat di rumah sakit Medika


"benarkah suster, saya akan segera kesana" ucap Rara


Rara masuk ke dalam ruangan dan berbisik kepada izul. kemudian pergi keluar rumah sakit dan memesan ojol .

__ADS_1


Dita dan Wati datang di rumah sakit tempat Reza di rawat


"mah , bagaimana keadaan Reza mah " tanya Dita


"Reza sudah sadar dan keadaan Nya sudah lebih baik, menurut dokter besok juga sudah boleh pulang " jawab ibu fatim


"Rara kemana Zul " tanya Wati


"sedang keluar lagi ada keperluan " jawab izul


ponsel izul berbunyi terlihat di layar tertulis nama Rara


"iya Ra , gimana " tanya izul


"ini kak , tadi Rara lupa membicarakan dengan Tante fatim, setelah Sinta keluar dari rumah sakit, Sinta mau di bawa pulang kemana " tanya Rara .


"sebentar Ra, mau tanya ke mama Dulu " ucap izul yang kemudian memutuskan pembicaraan Nya dengan Rara.


" mama, Kakak bisa kita keluar sebentar" pinta izul


"ada apa Izul " tanya ibu fatim berjalan keluar bersama Dita dan Wati kemudian duduk di bangku


"gini mah , tadi Rara di beri tahu kabar dari rumah sakit Medika, menurut dokter Sinta sudah sembuh dan bisa pulang hari ini, tapi Rara bingung Sinta mau di ajak pulang kemana


"Alhamdulillah Sinta sudah boleh pulang " ucap syukur ibu fatim


"oh iya mah , Sinta jangan sampai tinggal di rumah Nya sendirian " seru Wati


" biarkan Sinta tinggal bersama kita saja" ucap ibu fatim


"tapi mah, bagaimana dengan Reza, Sinta dalam waktu dekat ini jangan sampai bertemu dengan Reza Dulu, takut keadaan Nya lebih buruk lagi" ucap Dita


" Reza biarkan di rumah nya sendiri, nanti Mama akan sering menengoknya " bales ibu fatim


"kalau begitu izul mau menyusul Rara dulu, sekalian Izul mau mengurus administrasi Nya "

__ADS_1


"hati -hati Zul" ucap Wati


Izul pun berlalu pergi keluar rumah sakit


__ADS_2