
siang hari Izul menjemput Rara di kampus.
Rara sudah menunggu Izul di depan kampus
" Ra , " suara izul memanggil Rara yang sudah menunggu Nya
Rara pun tersenyum dan langsung berlari ke dalam mobil izul .
izul memarkirkan mobilnya ke tempat pusat perbelanjaan
", kok kesini " tanya Rara
tanpa banyak kata izul menggenggam tangan Rara dengan kuat lalu mengayunkan langkah nya masuk ke pusat perbelanjaan
berdiri lah Izul di sebuah butik
"pilih lah Ra , baju mana yang kamu suka " suruh izul
Rara pun bingung , begitu banyak baju terpajang di butik
Rara pun menunjuk dress warna maroon
"bungkus ini mba " ucap izul pada karyawan butik
" kita langsung pulang aja ya, Rara pengen siap -siap karena ini juga udah sore "ucap Rara
"yaudah, padahal aku pengen ajak kamu nonton" jawab izul
sore harinya Reza sudah berada di rumah nya
ceklek
", assalamualaikum ,.... Anin sedang apa ya, kok gak jawab salam ku , "ucap Reza sambil jalan menuju kamar
"kamu lagi chatingan sama siapa kok serius sekali ,"tanya Reza
"bukan siapa -siapa kok mas , " jawab Anin sambil menyembunyikan ponselnya ke belakang tubuhnya
"kok pake d umpetin ponselnya, hayo ngaku .... " tanya Reza dengan curiga
"apaan sih kamu mas "jawab Anin ngeles
"kamu masak apa hari ini, makan yuk laper nie " tanya Reza
"mmm ... Anin belum masak mas " jawab Anin
"loh, kamu seharian ngapain aja " Reza heran
"aah aku capek mas, badan ku pada pegel semalem" Anin alesan
__ADS_1
"semalem kamu jalan sama siapa " tanya Reza
", temen mas " jawab anin
"cewek atau cowok " tanya Reza lagi tambah curiga "
Anin kini diam tidak menjawab
"jawab " bentak Reza dengan suara yang keras
"apaan sih kamu mas, "lawan Anin
"kamu di tanya bukan nya jawab , malah mengalihkan pembicaraan " suara Reza tambah keras lagi
"apaan sih , lama -lama Anin bosen dengan sikap mas, yang kaya gini " bentak Anin sambil ngeluyur keluar dari rumah dengan membawa konci mobil Nya
", Anin " panggil Reza , tetapi tak di hiraukan Anin
Anin pergi menghindari Reza dan sebelumnya sudah janjian dengan Thomas untuk ketemuan, mobil Anin melaju ke sebuah club malam
Anin masuk ke dalam, mata nya mencari keberadaan Thomas
"Thomas ... " sapa Anin
Thomas pun membalas panggilan Anin dengan melambaikan tangannya
"thom, malam ini gue mau minum banyak " ucap Anin
"gue lagi males sama laki gue, " Jawab Anin
"kenapa dengan laki Lo, " tanya Thomas lagi sambil memicingkan senyum sinis
"akhir -akhir ini , gue males sama dia, di tambah lagi dia ngajakin berantem melulu, gue malem ini pulang ke apartemen lo ya " pinta Anin
"nanti laki Lo marah nggak " tanya Thomas
" biyarin aja lah " jawab Anin
"ok .... ok ..." ucap Thomas.
*****************
di rumahnya ibu fatim
"bi Ijah masakan Nya sudah siap belum ??? " tanya ibu fatim
"udah semua nyonya " jawab bi Ijah
" yaudah, taro semua di atas meja makan ya bi " perintah ibu fatim
__ADS_1
"baik nyonya " balas bi Ijah
Dita dengan suaminya telah datang juga bersama arka
"malem mah " sahut keduanya
"malem sayang , eh ada arka cucu Oma, sekarang jarang ke rumah Oma yah " ucap ibu fatim sambil mengelus rambut Nya arka
"Wati belum datang yah mah " tanya Dita
"belum , katanya sih lagi di jalan " jawab ibu fatim
"assalamualaikum, "ucap izul
"eh , baru pulang kerja Lo , belum siap _siap , cepet mandi trus jemput Rara" sapa Dita
" Iyah nie , kejebak macet " jawab izul sambil berlari ke dalam kamar nya
"arka , maen sama Oma yuk " ajak ibu fatim
"bibi , bibi udah makan belum " sapa Tio yang melongok ke dapur mendapati bi Ijah sedang berdiri
"udah den ," jawab bi ijah
"mah, ka , izul pamit dulu , mau jemput Rara" ucap izul
"Iyah , ati -ati ya nak " jawab ibu fatim.
"assalamualaikum ... " ucap Wati dan suaminya
"waalaikumsalam " jawab ibu fatim
"ti , Lo udah sampai " tanya Dita
"iya nie kak jalanan macet, padahal tadi pulang kerja lebih awal " jawab Wati mengobrol banyak dengan Dita sambil menunggu kedatangan Rara dan izul, ibu fatim main dengan arka ,
beberapa menit kemudian Rara dan izul pun datang
"Rara datang nie ," ucap izul
"wah , calon adik ipar gue udah datang nie " ucap Dita
"ini nie ... artis nya yang di tunggu-tunggu" ledek Wati
Rara pun mukanya memerah , mereka pun memulai makan malam setelah Rara dan izul datang .
"mah .. , kenapa bengong " tanya Wati
"Mama teringat Reza " jawab ibu fatim
__ADS_1
" ah , Mama jangan ngomongin dia , nanti nafsu makan kita berubah " sambung Dita
mereka pun makan sambil ngobrol, kemudian tertawa saat ada cerita yang lucu, membuat suasana rumah ibu fatim menjadi lebih rameh.