
malam hari nya setelah Reza berbincang dengan Mama nya juga setelah makan malam terlebih dahulu, Reza membereskan barang-barang nya. karena malam ini ia akan tidur di rumah milik nya sendiri. rumah itu ia titipkan kepada pak Udin.
Reza mengeluarkan mobil dalam garasi nya, setelah berpamitan dengan penghuni rumah nya. suasana komplek begitu sepi saat Reza sudah memarkirkan mobilnya keluar rumah.
"kenapa sepi ya" Reza melihat jam di tangan nya sudah menunjukkan jam sembilan malam.
suasana terasa begitu ramai saat Reza sudah berada di jalanan, hilir mudik kendaraan yang hendak pulang atau baru keluar rumah memadati jalanan yang sedang di Lalui Reza.
setelah setengah jam Reza mengendarai kendaraan akhirnya Reza pun sampai di depan rumah nya.
"akhirnya sampai juga" suara Reza lega saat tubuh nya ia keluarkan dari dalam mobil.
tok tok tok
" assalamualaikum"
" pak Udin" teriak Reza dengan kencang, ingin membangunkan pak Udin dari tidur nya.
belum ada sahutan dari dalam, Lalu Reza merogoh ponsel dari kantong celana nya, menekan daftar kontak pak Udin kemudian memencet aikon warna hijau.
bunyi dering terdengar.
" hallo" suara pak Udin
" pak Udin, tolong bukakan pintu" ucap Reza.
pak Udin yang baru bangun mendengar suara dari majikannya itu langsung berlari membukakan pintu pagar. terlihat Reza sudah mematung berdiri.
" maaf ya pak, aku ketiduran" pak Udin memasukkan kunci dalam gembok nya.
" tidak apa-apa pak" ucap Reza. Reza langsung ke dalam masuk saat pintu pagar di buka.
__ADS_1
" tolong masukkan mobil ku ya pak " Reza memberikan kunci mobil nya pada pak Udin
Reza langkah kan kaki nya masuk ke dalam kamar nya. ia rebah kan tubuh nya di atas tempat tidur. Lalu ia memejamkan mata nya hingga tertidur terlelap.
sudah jam 08:00 pagi Reza masih terlelap dalam tidur nya. tangan Reza meraba di atas nakas ia hendak mematikan alarm yang suaranya mampu membangun kan dari tidur lelapnya.
" jam berapa ini" Reza melihat handphone nya Lalu ia letakkan kembali ke atas nakas. Reza bangun dari tidur nya kemudian menuju ke kamar mandi. Reza arahkan langkah kaki nya kearah dapur hendak membuat sarapan nya sendiri tetapi ia terkejut saat sepiring nasi goreng sudah tersaji di atas meja nya.
"pak Udin, nasi goreng buatan siapa ini? tanya Reza.
" itu buatan ku pak" seorang gadis cantik yang menyerobot jawaban yang di tujukan untuk pak Udin.
" kamu siapa ? " tanya Reza.
" aku.. aku... Saskia di suruh pak izul kesini" ucap Saskia. sedikit terkejut dengan penampilan Reza saat Saskia Baru pertama kali melihat nya.
" seperti tidak pernah ke salon nih orang, rambutnya saja urak- urakan begitu" gumam Saskia
" aam.. " Reza menyantap satu sendok makan nasi goreng.
" cih " Reza mengeluarkan kembali nasi yang telah terlanjur masuk ke dalam mulutnya.
" kenapa" Tanya Saskia hawatir
" kenapa asin sekali" ucap Reza
"asin? " Saskia bingung.
" yah , cobalah sendiri. kalau kamu tidak percaya" Reza mendorong piring itu ke arah Saskia.
Saskia mengambil sesendok nasi, kemudian memasukkan nya ke dalam mulutnya, tidak menunggu lama Saskia memuntahkan makanan nya dengan muka memerah malu.
__ADS_1
Reza kemudian mengambil setumpuk roti dan mengoleskan selai kacang di atas nya.
" kenapa kamu masih berdiri di situ" ucap Reza
" hah " Saskia bingung dengan ucapan Reza.
" cepat bersihkan rumah" suruh Reza
" maksud nya" Saskia belum mengerti.
" kalau kamu mau berkencan dengan ku, cepat kamu beres-beres rumah dan buatkan aku makan siang, baru setelah itu kita keluar" Reza mengulangi perkataan nya kepada Saskia, berlalu pergi saat Beberapa roti mampu mengganjal perut nya.
" sialan, aku disini cuma mau di jadikan pembantu" umpat Saskia saat di dapur untuk mencuci piring.
Saskia mengerjakan semua pekerjaan nya dan memasak makan siang. sebelum Reza memakan masakan itu terlebih dahulu Reza menyuruh pak Udin mencicipi nya.
pak Udin mengambil sesendok makan lalu memasukkan ke dalam mulutnya. wajah nya berubah masam, melihat pak Udin berekspresi seperti itu Reza pun bisa menebaknya. ia tidak mau memakan makanan yang sudah tersaji di depan nya.
" cepat bersiap lah , kita akan pergi " suruh Reza pada Saskia.
Saskia pun bersiap untuk pergi dan mengambil tasnya. mengikuti langkah kaki Reza masuk ke dalam mobil.
tidak ada pembicaraan sama sekali antara Reza dan Saskia. Reza menepikan mobilnya ke sebuah mall dan mencari sebuah restoran. Reza memesan beberapa menu makanan ia pindah kan daftar menu kepada Saskia saat dirinya telah selesai memilih.
setelah selesai makan, Reza berbicara serius kepada Saskia" maaf ya , seperti nya ini adalah kencan pertama dan terakhir untuk kita" ucap Reza.
" apa?" Saskia tidak percaya.
" maaf sebelumnya ,aku tidak akan melanjutkan hubungan ini" ucap Reza mengulangi perkataan nya
Saskia berusaha merayu Reza, Saskia berdiri menghampiri tempat duduk Reza, Reza yang tidak menyukai perbuatan Saskia ia meninggal kan Saskia sendiri di restoran tersebut dan sesudah meninggal kan beberapa lembar uang dari dompet nya.
__ADS_1