
Reza terus menunggu kedatangan Anin, sampai larut Reza menunggu Anin tapi belum juga kunjung datang sehingga Reza ketiduran saat bangun pagi Reza meraba kasur di samping nya tapi tidak ada Anin, Reza membuka matanya dan melihat jam
"kenapa Anin belum pulang " gumam Reza sambil pergi menuju ke kamar mandi.
setelah selesai mandi Reza pun bersiap -siap pergi ke kantor, sambil pikiran nya menunggu kedatangan Anin, sampai Reza akan pergi ke kantor Anin pun belum datang
kemudian Reza menelfon pak Gunawan
"pagi pah, "
"pagi Reza"
" Anin apa ada di rumah papa "
" Anin enggak kesini za , memang nya ada apa , dari kemarin kamu nanyai Anin "
"enggak pah , kemarin Anin sudah pulang tapi pergi lagi, yaudah pah , terimakasih pah Reza mau pergi ke kantor sekarang. "
setelah menelpon pak GunawanReza pergi ke kantor dengan hati yang kesal
***********************
"Ra , pagi ini kamu ada kuliah jam berapa " suara Reza dari balik ponsel Rara
"hari ini jadwal kuliah ku siang , ada apa " tanya Rara
"kita kerumah sakit yuk , nengokin Sinta ", ajak Reza
", mmm mungkin jam sembilan aku bisa Nya, karena sekarang aku lagi bantu mama di toko " ucap Rara
__ADS_1
"yaudah nnti jam 9 kesitu "
Rara pun memutuskan panggilan Nya setelah selesai bicara.
"siapa Ra , ? tanya Mama Rara
"Izul mah, " jawab Rara
" kalau kamu mau pergi sama Izul pergi saja , mama gak papa kok " tawar Mama Rara
", gak papa mah, lagian tadi udah janjian jam 9 sama izul " ucap Rara
"yaudah kalo begitu, mama ke dapur Dulu ya "
"iya mah "
********"**********""********
"Ting "ponsel Reza berbunyi , ada pesan masuk, dilihat lah ponsel Reza dan mendapati sebuah foto-foto kemesraan Anin dengan seorang pria di sebuah club malam saat mabuk dan posisi Anin yang sedang tidur di sebuah apartemen dengan pria yang di club tadi .
wajah Reza seketika berubah hatinya begitu kesal melihat tingkah Anin.
tok tok tok.... suara dari luar kantor Reza
," permisi pak "
karena perasaan Reza yang masih tidak karuan, Reza tidak begitu fokus , kemudian berbunyi lagi suara ketukan dari luar kini lebih keras , kemudian Reza pun tersadar ada seseorang di luar
"masuk " ucap Reza
__ADS_1
"ini laporan Nya pak " ucap aryo karyawan nya Reza
"letakan saja di situ " jawab Nya
melihat Reza yang sedang tidak begitu fokus, Aryo memicingkan senyuman nya sambil berlalu keluar dari ruangan Reza.
*********************
jam 9 tepat Izul sudah berada di depan toko kue Mama Rara.
Rara yang sudah melihat kedatangan izul dari dalam langsung bergegas keluar
"enggak macet ya " ucap Rara sambil membuka pintu mobil
"enggak Ra , tadi jalanan Nya lengah " jawab Reza kemudian melaju mobil nya ke rumah sakit tempat Sinta di rawat , tidak menunggu lama Rara dan izul pun sampai di depan rumah sakit dan langsung menuju kamar dimana Sinta di rawat dan kebetulan ada dokter yang sedang memeriksa Sinta.
"bagaimana keadaan Nya dok " tanya izul
"sekarang pasien keadaan Nya sudah mengalami perubahan, terus lah mengajak Nya berkomunikasi dan kemungkinan dia akan sembuh , saya permisi dulu mau memeriksa pasien lainnya" terang dokter
"terimakasih dok " ucap Izul
"Sinta , .... " ucap Rara menyapa
"i... y...a ...Ra , "ucap Sinta terbata bata
"Lo jangan hawatir Sint bentar lagi Lo akan keluar dari sini, nanti gue akan ajak Lo jalan jalan kemanapun Lo ingini, yang terpenting Lo terus minum obat yang dari dokter, biyar Lo cepet sembuh.
"i... y.....a.... Ra makasih .... Lo ... sayang .... sama ... gue ...."
__ADS_1
hampir satu jam Rara terus mengajak Sinta untuk terus berkomunikasi dan mengajak Nya jalan -jalan ke taman. setelah itu Rara dan izul izin pamit pada Sinta.
izul pun mengantar Rara kerumahnya lalu izul pergi kekantor Nya.