
Reza melakukan akad nikah di saksikan beberapa orang, tetapi keluarga nya tidak ada yang hadir.
suasana ruangan menjadi ramai saat suara sah , terdengar dari saksi nikah, tepuk Sorai pun membuat suasana menjadi semakin rameh.
Reza berdiri dan melakukan sungkem pada orang tua Anin, kemudian berdiri di atas pelaminan bersama Anin dan menyalami beberapa tamu penting
beberapa wartawan televisi meliputi acara pernikahan Reza dan Anin karena Anin adalah anak tunggal pewaris pemilik perusahaan retail ayahnya yang besar di Jakarta.
*************************
Di rumah sakit Sinta dan Rara sedang bersama menonton televisi lalu di layar televisi sedang ada sekilas info dalam layar tv sedang meliput acara resepsi pernikahan Reza dengan Anin yang begitu mewah.
Sinta tiba- tiba mata Nya mengeluarkan air mata dan menangis sejadinya, Rara yang menyaksikan Rara menangis langsung mematikan televisi, dan memeluk Sinta dan memupuk pundak nya.
"yang sabar Sint ,, pesan Rara tanpa banyak bicara
setelah Sinta menangis Lalu terdengar gelak tawa dari mulut Sinta , Rara kemudian bingung dengan sikap aneh Sinta, Rara Lalu memanggil suster dan suster segera memeriksa keadaan Sinta , saat Sinta di periksa tubuh nya meronta-ronta, dan terus menjerit terus tertawa terbahak-bahak.
suster kemudian memanggil dokter, dokter memberi suntikan penenang pada Sinta, Rara menyaksikan saat Sinta di tangani oleh dokter.
__ADS_1
" seperti Nya nona Sinta mengalami depresi ,, ucap dokter pada Rara
Rara yang syok menutup mulutnya lalu berjalan mundur ke belakang.
"dokter Lalu bagaimana sahabat saya bisa sembuh dok ,, tanya Rara
" dalam waktu dekat ini, pasien akan di pindahkan ke ruang khusus karena jika obat penenang nya akan hilang maka, nona Sinta akan kembali seperti semula ,, terang jelas dokter
Rara kemudian berdiri mematung, perasaannya bercampur aduk , Rara kemudian menelfon ibu fatim
"assalamualaikum Tante ,, ucap Rara tenang
" iya sayang Rara ada apa ,, jawab ibu fatim
"memang ada apa Ra,, tanya lagi ibu fatim
"Rara tidak bisa menjelaskan Nya pada Tante lewat telepon Tan,, terang Rara.
"yaudah Tante sebentar lagi akan kesitu,, ucap ibu fatim
__ADS_1
di rumahnya ibu fatim
sebenarnya ibu fatim sedang males keluar ibu fatim dan anak -anak nya sedang sedih melihat pernikahan Reza di layar televisi, tetapi ibu fatim berpikir mungkin keadaan Sinta sedang kurang baik sehingga Rara menyuruh nya datang ke rumah sakit
"Izul kamu mau kan , temenin Mama ke rumah sakit,, pinta ibu fatim
" baik mah ,, jawab izul dengan senang hati.
di dalam mobil, ibu fatim dan Mama nya mengobrol tentang Rara yang selalu setia menjaga Sinta
mereka pun kemudian sampai di rumah sakit, dan masuk ke kamar dimana Sinta di rawat
"bagaimana keadaan Sinta Ra,, tanya ibu fatim
kemudian Rara menjelaskan semua yang di katakan oleh dokter tentang keadaan Sinta kepada ibu fatim,
ibu fatim menjadi syok mendengar cerita dari Rara.
ibu fatim menghampiri tubuh Sinta yang belum sadar dari obat bius yang di berikan oleh dokter lalu membelai rambut nya
__ADS_1
"maafkan Tante ya Sint, ini semua gara -gara Tante kamu jadi seperti ini,, ucap ibu fatim menyesali keadaan.
" permisi pasien akan di bawa ke ruang khusus, dan jika anda ingin bertemu pasien maka lihat jadwal pengunjung pasien, yang tertera di depan "ucap petugas rumah sakit