
jam makan siang Reza pergi ke sebuah restoran favoritnya. Reza fokus menikmati makanan nya sesekali mulut nya menyedot minuman yang di gelas menghilangkan rasa seret di tenggorokan nya.
tiba-tiba ada seseorang yang memegang pundaknya. "Lo Reza kan" wajah orang itu menengok wajah Reza.
" siapa ? " Reza menengok ke belakang.
"Bram " ucap Reza kaget.
"hai bro, bagaimana kabar nya " seseorang yang telah di ketahui bernama Bram teman lama Reza waktu berkerja di kantor tambang minyak dahulu.
" baik , silahkan duduk " Reza menarik kursi di samping nya.
" pangling bro , aku sampai tidak mengenali kamu lagi, terakhir pertemuan kita waktu kamu Risen dari tempat kerja kita dulu kan?" tanya Bram bernostalgia.
"betul Bram" jawab Reza santai sambil meminum minuman di samping nya.
"sudah punya anak berapa kamu za"
Reza tersedak mendengar pertanyaan dari Bram.
"hei kenapa? hati -hati bro. " Bram menepuki pundak Reza.
"apa ada yang salah dengan pertanyaan ku" Tanya Bram lagi.
"tidak, hanya saja sekarang saja aku belum memiliki istri setelah perceraian ku dengan Anin dahulu. " jawab Reza.
"maaf bro, aku tidak bermaksud, anak ku sekarang sudah berumur lima tahun, jadi ku kira kamu juga sudah memiliki keturunan" ucap Bram.
" tidak apa-apa, santai saja" jawab Reza.
__ADS_1
" terus , kamu sekarang?" Bram mengambangkan pertanyaan nya.
" sekarang aku masih sendiri" jawab Reza.
Reza kemudian menceritakan semua nya dari awal kisah hidup nya pada sahabat lama nya itu.tanpa ada yang sembunyi kan juga tentang perasaan nya kepada Sinta, tetapi sinta menolak nya Sinta lebih memilih berpacaran dengan Frans , Reza mendengar nya dari Rara sahabat sinta.
" semenjak itu aku sudah menutup hati ku pada wanita" ucap Reza berat setelah menceritakan kehidupan nya.
" maaf ya, setelah kamu Risen dari kantor berselang beberapa bulan aku juga Risen pindah keluar kota, jadi aku tidak pernah main ketempat kamu " terang Bram.
setelah saling bercerita cukup lama, Bram izin pamit kepada Reza, tidak lupa mereka bertukar nomor handphone.
"kasihan sekali Kisah percintaan Reza Begitu rumit, di umur nya yang sudah berkepala empat lebih " ucap Bram saat berada di pintu keluar.
***********************************
Manda keluar dari gedung perkantoran the sultan grup. dengan wajah yang sangat sedih, baru beberapa hari ia berkerja tetapi harus di pecat karena memiliki bos yang dingin. sepanjang perjalanan dia mengumpat sifat Reza. " itu orang kaya nya lama di hutan tidak bersosialisasi dengan manusia jadi sikapnya kaku, main seenak hati main mecat orang. sungguh tidak mempunyai perasaan." Manda mengoceh dan menendang kaleng bekas di depan nya.
" wuy, main tendang-tendang aja, jadi kena kepala gue nie" seorang pria botak tiba- tiba muncul di belakang nya.
Manda melihat seseorang mengejar nya di belakang. seketika Manda pun berlari sekencang- kencangnya.
"aduh, apes kalau sampai ketangkap sama pria botak itu, sudah di pecat, sekarang malah di kejar kejar sama pria botak, sungguh malang nasib mu" Manda terus ngedumel, nafasnya tersengal karena lari dari pria yang tidak ia kenal. Manda berjalan mencari kendaraan untuk pulang
Ia berdiri di samping jalan di lihatnya lampu merah jalanan berubah menjadi hijau saat manda baru menepi. suara berisik kendaraan yang berlalu lalang bahkan suara kenalpot racing yang tidak SNI pun tak membuat nya berubah dari lamunan nya.
dering nada ponsel Manda berbunyi, manda merogoh ponsel yang ada di dalam tasnya. dan menekan aikon warna hijau pada layar.
***hallo. suara Manda
__ADS_1
apa benar ini nomor Amanda Agustiani. suara dari balik ponsel Manda.
betul. ini dengan siapa ya.
saya Zulfikar juri di acara sayembara cinta. yang kemarin Anda ikuti. Zulfikar
oh iya, ada apa ya pak. tanya Manda
nona Amanda Agustiani, Anda terpilih sebagai peserta yang berhak mengikuti sesi selanjutnya. dan Anda bersaing dengan 9 peserta lainnya. terang Zulfikar
benarkah? . Manda
benar sekali dan hari Sabtu saya tunggu di tempat yang nanti akan saya share lokasi tempat Anda bersaing dengan peserta lainnya. Zulfikar
baik tuan. Manda
nanti saya share lock tempat nya terimakasih. Zulfikar.
sama - sama pak terimakasih. Manda
Manda merasa senang sekali, dia berjingkrak kegirangan, orang -orang yang sedang berjalan di sekeliling. tertawa melihat tingkah Manda.
" Alhamdulillah, aku masih ada kesempatan. semoga aku jadi pemenang nya agar aku bisa membayar utang -utang ku pada tetangga." ucap nya senang.
sebuah bus pun menepi Lalu Manda naik ke dalam bus tersebut.
************************
minta dukungan like dan vote nya ya ,,🙏🙏🙏
__ADS_1
aku sedih loh, aku nulis sendiri vote sendiri karena sedikit yang vote. 😭😭😭😭
jangan bully aku, karena ngevote sendiri ya. 😄😄😄😄.