Duda Kesepian

Duda Kesepian
Bab 49


__ADS_3

saat mendengar suara ramai dari bawah, Sinta bergegas turun saat menapaki kakinya di anak tangga


"Sinta mana Ra " tanya ibu fatim


"tadi di atas " jawab Rara


"sore , Tante " sambung Sinta mendengar ucapan ibu fatim


"Sinta sayang, sini nak " sambut ibu fatim hendak memeluk Sinta,


Sinta pun langsung membalas pelukan ibu fatim


Dita yang baru masuk menaroh makanan di atas meja makan yang sebelumnya ia beli di tengah perjalanan.


tidak berselang lama terdengar suara mobil izul masuk ke dalam garasi rumahnya.


saat masuk ke dalam rumah, izul di suguhi keluarga Nya sedang berkumpul, hati izul merasa bahagia rumah nya menjadi ramai apalagi dengan kehadiran Rara di rumahnya membuat hati izul terus berbunga -bunga.


"mah , izul mau bicara serius mah ," ucap izul sambil melihat kak Dita tatapan mata izul mengartikan agar Dita juga ikut masuk ke dalam ruang keluarga hendak membicarakan hal yang serius.


"Sinta , Rara kita tinggal sebentar ya" ucap izul pamit.


"ada apa Zul " ucap Dita saat telah duduk di kursi yang berderet panjang dan mewah bergaya klasik.


"mah , izul ingin melamar Rara " ucap izul terus terang


ibu fatim yang mendengar pernyataan dari anak nya hanya senyum -senyum .

__ADS_1


"wah , udah ngebet nih " goda Dita


"apa sih kak " balas izul tersenyum malu-malu.


"kamu apakah sudah mantap pada pilihan mu " tanya ibu fatim dengan nada serius


"serius mah , izul cinta sama Rara, jawab izul


" bukan begitu Zul , Mama hanya tidak mau hal terjadi seperti yang Reza alami " ucap ibu fatim dengan nada yang sedih


"iya mah , izul mengerti ke khawatiran mamah "balas izul


"mah , lalu bagaimana rencana kita berlibur ke Singapore mah " tanya Dita


"apa ??? Singapore " tanya izul heran


"gini Zul tadi di rumah Reza kita berencana melakukan liburan ke Singapure sekeluarga, rencananya Rara dan Sinta pun di ajak " terang Dita


"menikah mah " tanya izul heran


"Iyah , kamu dan Rara langsung saja melakukan pernikahan tidak perlu bertunangan lagi, mama takut hal terjadi pada Reza bisa kamu alami datang Nya pihak ketiga yang tiba-tiba. terang ibu fatim


" iya mah Dita juga setuju dengan Mama , lihat Reza sekarang Dita cuma bisa kasihan dengan nasibnya. " ucap Dita mendukung perintah ibu fatim


"izul terserah Mama dan kak Dita saja , karena Restu Izul ada di Mama dan kakak Izul " ucap izul


ibu fatim pun berdiri dan berjalan keluar ruangan di ikuti oleh Dita menuju ke meja makan, terdengar suara gelak tawa arka yang sedang bermain dengan Rara dan Sinta,

__ADS_1


Rara menyaksikan izul yang baru keluar dengan wajah senyum senyum.


Rara yang melihat sikap aneh izul menjadi penasaran apa yang telah terjadi


"ada apa ?? " suara Rara dengan nada rendah


izul tidak mau menjawab pertanyaan dari Rara , izul duduk di kursi meja makan dengan rona bahagia nya sambil terus menatap wajah Rara.


setelah selesai makan malam, dan berbincang -bincang sambil menonton TV semuanya pun kembali ke kamar nya masing-masing .


pada tengah malam saat semua orang telah terlelap suara pintu terbuka di kamar nya Rara , Rara hendak turun untuk mengambil minuman karena Rara kehausan, saat menuruni tangga Rara di kagetkan kemunculan seseorang yang tiba-tiba sudah ada di depan Nya.


Rara hendak berteriak tetapi mulut Rara langsung di bungkam


"ssst jangan berisik , nanti ada yang bangun " ucap izul berbisik di telinga Rara


Rara yang mengetahui ternyata dia adalah izul , Rara langsung memukul tangan izul yang menyentuh mulut Nya


"lepasin , kirain siapa , ?? dasar mengagetkan saja " umpat Rara


"mau kemana " tanya izul


"haus mau minum " jawab Rara


"tadi ngobrolin hal serius apa sampai- sampai aku tidak boleh dengar " ucap Rara lagi


"ada deh , mau tau aja , penasaran yah " jawab izul

__ADS_1


"hemm , minggir " suara Rara marah sambil berjalan ke arah dapur.


Rara yang kesal sama izul , tidak memperdulikan ocehan izul yang terus memanggil Nya ,lalu Rara berlari masuk ke kamar kemudian mengunci pintu kamar Nya


__ADS_2