
Reza pun sarapan di temani Sinta. terdengar bunyi ponsel milik Reza. terlihat di layar tertera nama Anwar. Reza kemudian mengangkat nya.
" hallo " ucap Reza.
" apakah hari ini bapak akan pergi ke kantor" tanya Anwar.
" mmm.... tidak tahu, memang nya kenapa?" jawab Reza.
" investor yang dari Korea itu meminta untuk bertemu kita kembali" terang Anwar.
Reza melihat jam sudah menunjukkan pukul 09:00. ini sudah siang, aku malas sekali kalau mesti harus kekantor. " gumam Reza.
" bagaimanapun pak" tanya Anwar.
" baiklah, tapi hanya menemui investor dari Korea saja setelah itu aku akan pulang " jawab Reza. Reza kemudian menutup telponnya dan melanjutkan sarapan di samping nya Sinta memperhatikan berbicara dengan Anwar.
Reza bersiap-siap untuk pergi ke kantor. " katanya kita mau pergi ke rumah mamah mas" ucap Sinta sambil menyiapkan keperluan Reza.
" nanti agak sore aja, aku janji aku akan mengajak mu ke rumah Mama setelah bertemu klien penting aku akan langsung pulang" balas Reza. Sinta kemudian mengantar kepergian Reza sampai depan rumah.
Sinta masuk ke dalam kamar nya dan memikirkan baju kantor Reza yang bau parfum wanita. pikiran nya terus berkecamuk.
" apa dia sudah melakukan nya dengan wanita lain sehingga dia sudah tidak ingin melakukan nya dengan ku " gumam Sinta yang terus di liputi pikiran - pikiran kotor tentang suaminya.
ponsel milik Sinta yang terletak di atas nakas bergetar karena ada panggilan masuk. Sinta mengambil dan menekan aikon warna hijau.
" hallo Ra " ucap Sinta dengan cepat saat mengetahui itu panggilan dari Rara.
__ADS_1
" Sint, kamu lagi di mana? " tanya Rara.
"sedang di rumah saja, kenapa? " jawab Sinta.
" Mama terus menanyakan mu, katanya kenapa kamu jarang sekali main ke rumah mama" . keluh Rara.
" iya Ra, karena mas Reza sangat sibuk sekali di kantor bahkan sering pulang malam, tapi rencananya siang ini aku dan mas Reza mau ke rumah mama, karena aku ingin kasih surprise... " terang Sinta.
" apa itu Sint" Tanya Rara
" mana mungkin aku memberi tahu nya sekarang. nama nya bukan surprise dong.. kamu ini ada - ada aja" ucap Sinta kesal.
" hehehe... habis penasaran sih, oh iya aku juga punya surprise buat kamu, yaudah aku tunggu ya di rumah. awas jangan sampai lupa loh" ucap balik Rara.
" iya... iya ... bawel " Sinta pun mengakhiri panggilan nya. dan memainkan kembali ponsel nya dan menelpon Reza.
" waalaikumsalam, ada apa sayang" balas Reza
" lagi di mana?, katanya mau main ke rumah mama" ucap Sinta dengan manja.
" iya.. ini lagi di jalan mau pulang, sabar dong " jawab Reza.
" mmmmm... kalau begitu cepat datang ya dan hati -hati di jalan, bay" Sinta mengakhiri panggilan nya kemudian bersiap-siap ganti baju dan me makeupi wajah nya dengan riasan yang tipis.
Sinta pun berjalan ke arah dapur untuk menyiapkan makanan. " siapa tahu Reza sebelum pergi ke rumah mama dia mau makan siang lebih dahulu" gumam Sinta
suara mobil pun terdengar dari depan rumah Sinta. " pasti itu mobil mas Reza" ucap Sinta yang mengecek di depan dan memang ternyata benar bahwa yang datang itu Reza.
__ADS_1
" mas... " ucap Sinta begitu lembut dan mencari tangan Reza untuk mencium tengkuknya.
" hai sayang... " ucap Reza sambil mencium pucuk rambut Sinta. dan berlanjut Reza memeluk tubuh Sinta dengan erat.
" oh sayang.. aku bahagia sekali akhirnya kamu sekarang bisa berjalan."
" iya mas, aku juga bahagia sekali. ini semua berkat doa dari kamu " balas Sinta dengan mendongkak wajah nya ke arah wajah Reza. Reza sangat gemas sekali melihat ekspresi wajah Sinta yang begitu imut, pikiran nya ingin dia mencium bibir tipis Sinta yang sering ia mainin.
wajah Reza sudah sangat dekat dengan wajah Sinta dan hampir saja muka mereka bersentuhan tetapi Sinta langsung menghindar.
" mas, ini di depan rumah loh , malu sama tetangga" ucap Sinta yang tahu keinginan Reza.
Reza pun menepuk jidat nya. " astaghfirullah aku lupa " ucap Reza.
" ayo.. kita masuk " ucap Reza kembali yang menggandeng erat tubuh Sinta.
" mas, apakah kamu mau makan siang" tawar Sinta membuka tudung saji di meja makan.
" mmm..... boleh, aku memang belum makan siang di kantor . karena aku buru -buru pulang, ingin bertemu istri ku yang sangat cantik ini" ucap Reza sambil menghujami Sinta beberapa ciuman di pipi Sinta.
" apasih kamu mas, siang - siang udah menggombal. Rara dan Mama udah menunggu kita loh." terang Sinta. yang sangat takut jika Reza meminta jatah nya di siang bolong seperti ini.
" Rara.. " Tanya Reza dengan heran
" ia.. tadi Rara nelfon, katanya Mama kangen sekali pada kita, karena kita jarang sekali main ke rumah mama" terang Sinta sambil mengambil nasi ke piring untuk Reza.
" aku juga sangat merindukan mama. pekerjaan di kantor akhir - akhir ini sangat menyita waktu ku " ucap Reza sambil menyantap makanan nya.
__ADS_1
Reza telah selesai makan dan pergi bersiap-siap mengganti baju untuk pergi ke rumah mama nya. setelah selesai Reza dan Sinta pun duduk di dalam mobil kemudian melaju kan mobil nya.