
"ada apa Zul " ucap Rara yang memasuki ruang tamu
"Mama menyuruh gue buat jemput Lo , Mama pengen ngomong sesuatu , dan Lo juga harus bawa konci rumah Sinta" Jawab izul
"eh , ada arka " ucap Rara yang melihat manis anak kecil di samping Izul dan di balas senyuman oleh arka
"yaudah gue siap -siap Dulu ya " izin Rara yang pergi menuju ke kamarnya
selang beberapa menit Rara pun keluar menuju ruang tamu
izul yang melihat Rara telah rapih segera berdiri keluar menuju ke mobilnya
arka duduk di depan dan Rara di belakang
Izul pun mengkemudi mobil nya, di dalam mobil izul dan Rara saling diam hanya terdengar suara rengekan arka meminta es krim
"yaudah nanti om mampir ke mall yah " jawab izul menenangkan arka
setelah melihat pusat perbelanjaan terlengkap Izul pun masuk ke dalam area parkiran gedung.
",yeeee asyik " ucap arka dengan girang
mereka bertiga pun langsung masuk ke dalam gedung, arka melihat kedai eskrim di atas kemudian langsung berlari menghampiri Nya
"aku mau ini " ucap arka menunjukkan eskrim rasa coklat
"Lo mau rasa apa Ra " tanya izul
"rasa strawberry aja " jawab Rara
__ADS_1
setelah eskrim sudah ada di tangan mereka, arka langsung berlari ke area wahana permainan dan meminta menaiki mobil- mobilan.
Izul pun langsung memesan mobil balap Ferarri warna merah dan arka langsung naik di dalam Nya kemudian Izul yang memegang kemudi remote Nya
karena Rara merasa bosan Rara pergi ke area fashion tidak jauh dari tempat Izul dan arka berada, setelah arka selesai bermain, Izul mencari keberadaan Rara, izul melihat Rara sedang melihat sepatu yang terpajang, lalu pergi meninggalkan Nya, izul yang mengetahui Rara menginginkan sepatu itu diam -diam Izul membelinya.
"mereka kemana ya " gumam Rara matanya terbelalak mencari keberadaan Izul dan arka
"doooorrt " ucap arka yang muncul dari belakang mengagetkan Rara
"ya ampun arka bikin Tante kaget aja, mana om izul " ucap Rara
"tuh di belakang " jawab arka
"kita makan dulu yuk , laper nie " ucap izul dari belakang
"arka jangan jauh -jauh ya nanti ilang " ucap Rara menggandeng tangan arka
"lagi males ngomong aja , " Jawab Rara datar
"Lo nggak seneng ya , jalan bareng gue" tanya izul lagi
"mmm .... bukan Zul semenjak kejadian Sinta di rumah sakit, gue selalu kepikiran Sinta
dan kaya ada yang hilang dari diri gue" terang Rara
"yaudah kita jenguk Sinta yuk , " ajak izul
"Lo mau antar gue kesana Zul " ucap Rara dengan girang
__ADS_1
"hemmm ..." jawab izul
kini Rara jalan penuh dengan semangat , dan terus mengobrol dengan arka , saat di dalam mobil Rara mengobrol dengan Izul sehingga suasana pun menjadi cair.
izul, Rara dan arka sampai di rumah sakit tempat Sinta di rawat. kemudian menghampiri bagian resepsionis
", sust kalau ruangan atas nama Sinta Nirmala pasien yang mengalami depresi di ruangan mana ya " tanya Rara
"sebentar "ucap suster sambil melihat buku catatan rumah sakit
"di kamar melati nomor 23 , nona lurus aja dari sini kemudian belok kanan , disitu ruang Nya," ucap suster
"baik terimakasih ya sust " jawab Rara
Rara, izul dan arka menyusuri lorong rumah sakit dan mendapati Sinta sedang duduk di depan kamar .
"sinta " hiks ... " teriak Rara sedih dengan memeluk tubuh Sinta , tetapi Sinta hanya terdiam , izul dan arka hanya menyaksikan nya di samping Rara
"Sinta , ini gue Rara " ucap Rara agar Sinta mengenalinya, tetapi Sinta hanya terdiam
Rara merapikan keadaan Sinta , Rara merapikan rambut Sinta
lama Rara terus berkomunikasi dengan Sinta, meskipun Sinta tidak menanggapi Rara.
izul beediri menyaksikan perhatiaan rara kepada sinta. seorang wanita menderita karena ulah kakak nya. izul mengepalkan tangannya kesal terhadap perbuatan reza.
"ayoo kita pulang om " ucap arka yang sudah bosan dari tadi berdiri.
",bentar ya arka " ucap izul agar arka bisa sabar
__ADS_1
" ayo om." rengek arka dengan menarik tangan izul.
mendengar arka yang merengek meminta untuk pergi , Rara pun mengakhiri perjumpaan Nya dengan Sinta , setelah pamit pada Sinta, Izul ,Rara, dan arka pergi meninggalkan rumah sakit menuju rumah Mama Izul.