Duda Kesepian

Duda Kesepian
Bab 37


__ADS_3

setelah selesai berbulan madu di Bali Reza dan Anin kembali ke Jakarta


pagi pagi sekali Reza telah bangun dan telah rapih , siap berangkat ke perusahaan mertuanya


" yang aku berangkat ke kantor Dulu ya " izin Reza yang melihat Anin tidur pulas


"mmm ... nanti siang aku nyusul mas kekantor sekarang aku masih capek, " ucap Anin yang masih merem


Reza berlalu pergi ke kantor nya dalam keadaan belum sarapan lalu dia menepi sebentar ketempat restoran cepat saji yang buka 24 jam dan membeli burger dan kopi kemudian memakannya di dalam mobil selang beberapa menit


Reza sampai di kantor pak Gunawan yang sudah menunggu di depan kantor


"Reza ... " ucap nya saat Reza turun dari mobil


"papa " sahut Reza menghampiri pak Gunawan


"mari papa antar ke ruangan kerja kamu dan memperkenalkan kepada pada karyawan di sini" ajak pak Gunawan sambil memegang Penggung Reza dari belakang.


pak Gunawan mengumpulkan semua karyawan nya pagi saat karyawan baru pada datang


"perhatian semua , saya akan memperkenalkan pengganti saya di perusahaan, dia adalah menantu saya Reza Setiawan yang hari ini akan langsung menempati CEO di perusahaan saya, saya harap kalian bisa bekerjasama mengenai pekerjaan di perusahaan ini dengan menantu saya dan menjadi partner nya dengan baik,


saya rasa itu saja dan kalian bisa kembali ketempat kalian masing-masing dan saya ucapkan terimakasih."ucap Pak Gunawan kepada karyawan nya


Reza pun menikmati posisi Nya di kantor sebagai seorang CEO yang baru , dan Reza lebih semangat memimpin perusahaan Nya, tanpa pernah terlintas memikirkan bagaimana kabar keluarga nya .

__ADS_1


Reza pun sangat mencintai Anin karena berkat Anin kini dia mendapat kan posisi yang sangat bagus, Reza pun tidak pernah menolak sekalipun permintaan dari Anin


cinta ... cinta .. dan hanya cinta di antara mereka


******"***"***************


dua tahun kemudian


"Anin kapan kamu ngasih papa cucu , kalian sudah lama menikah tapi belum juga ada tanda-tanda kamu mau kasih papa cucu" ucap pak Gunawan kepada Anin saat Anin berkunjung sendirian karena Reza sedang sibuk ke kantor


" enggak tahu pah, Reza dan Anin sudah berusaha tiap malam membuat anak , tapi belum dapat juga ,. " jawab Anin polos


"papa yang sabar dong pah , mungkin belum waktunya aja " suara Sri menasehati Pak Gunawan


"kalau soal perusahaan, bagaimana pah, apa Reza bisa menghandle Nya dengan baik". tanya Sri lagi


Anin hanya mendengar kan kedua orang tua nya bercerita dan kini Anin pun mulai bosan terdengar suara ponsel Anin berbunyi dan muncul di layar nomor baru


"hallo ... "


"ini Anin yah ...."


"iya benar ini dengan siapa ???"


"ini Thomas....

__ADS_1


"oh Thomas temen kuliah gue di Jepang yah


"betul nin, sekarang gue lagi di Jakarta, Lo bisa ketemuan sama gue gak di club. "


"ya ampun thom gimana kabar Lo , ya pasti bisa lah Lo kan sahabat gue "


", yaudah gue tunggu malam ini di club ya , "


"ok , kita ketemuan di club, sekarang gue siap-siap Dulu


setelah Anin selesai dandan memoleskan bedak dan lipstik dan memakai baju yang sedikit santai, Anin pun pergi menggunakan mobil Nya menuju club tempat biyasa mereka bertemu


Anin masuk ke dalam club matanya mencari cari keberadaan Thomas ,


"hai tom , ucap Anin saat melihat Thomas berada di pojok sedang duduk sendiri sambil memegang botol minum


"hai , nin , sini ," ucap Thomas


Thomas dan Anin pun melakukan cipika cipiki bertemu teman lama Nya saat kuliah di Jepang


"hai thom, gimana kabar Lo "


"baik nin, Lo sendiri gimana kabar nya, "


"gue juga baik ,

__ADS_1


Reza dan Anin pun mengobrol cukup lama di club, sehingga Anin pulang larut malam, Anin yang begitu asyik ngobrol dengan Thomas sampai dia lupa memberi tahu Reza , Anin terbawa suasana pertemanan Nya dengan Thomas dulu waktu di Jepang yang suka minum an alkohol, dan kini di club Anin pun minum alkohol dan sedikit mabuk .


__ADS_2