ELEGI CINTA LANGIT DAN PELANGI

ELEGI CINTA LANGIT DAN PELANGI
Bab 15. Positif


__ADS_3

Sudah satu minggu sejak kepergian Langit, Pelangi merasakan tubuhnya lemas.. sering pusing dan mual.


"Apa yang terjadi pada tubuhku ini ya... aku sudah minum obat maag tapi mual dan pusing tetap aku rasakan. Apa karena aku merindukannya. Entah mengapa sejak kepergian Langit, aku merasakan ada sesuatu yang hilang dan terasa kosong jiwaku ini"


Pelangi memasuki gedung perkantorannya dengan sangat lesu. Tubuhnya makin tak bisa diajak kompromi. Ia tadi berpura pura kuat didepan bunda agar ia tak kuatir.


Pelangi langsung menuju pantry di kantornya dan membuat teh hangat untuk menghilangkan rasa mual. Tapi baru saja ia meminumnya seteguk rasa mual itu datang lagi. Pelangi sedikit berlari menuju kamar mandi.


Dewi teman satu divisi dengannya melihat itu.


"Pelangi... kamu sakit. Mukamu pucat.. sebaiknya kamu istirahat saja di klinik kantor ini"


"Aku rasa maag ku kambuh lagi wi.. "


"Kamu sudah tahu punya penyakit maag masih saja sering telat makan.. mau aku antar ke klinik"


"Nggak usah wi.. tolong iszinkan aku dengan pak Bambang saja, aku mau ke klinik sendiri"


"Baiklah.. "


Pelangi berjalan menuju keluar gedung kantornya, menuju gedung disampingnya. Klinik milik perusahaan nya.


Sampai di klinik, Pelangi langsung diperiksa dokter karena tak ada karyawan yang sakit kecuali Pelangi.


"Coba baring di tempat tidur Pelangi. Apa keluhan yang kamu rasakan "ucap dokter di klinik.


"Mual... pusing dan muntah... dok"


"Sejak kapan kamu merasakan itu.. "


"Sudah seminggu dok... "


"Sudah minum obat... "


"Sudah..obat maag yang biasa aku minum... tapi masih saja mual nya terasa"


Dokter memeriksa Pelangi menggunakan stetoskop.

__ADS_1


"Datang bulan kamu terakhir kali kapan... "


"Aku nggak ingat dok.. karena aku memang datang bulannya nggak teratur"


"Bisa kamu tampung air seni mu sedikit kedalam botol ini"dokter itu meminta Pelangi ke kamar mandi untuk mengambil air seninya.


Setelah Pelangi kembali membawa air seninya. Dokter itu kembali bertanya..


"Maaf Pelangi... setahu saya kamu belum berkeluarga kan."


"Ya.. dok. Memang nya kenapa.. "


"Kamu pernah berhubungan badan dengan pacarmu"


"Dok ,sebenarnya saya sakit apa "tanya Pelangi mulai cemas


"Ini baru perkiraan saya... untuk saya harus memastikan dulu.. kamu pernahkan berhubungan badan"


Pelangi hanya menganggukkan kepalanya. Dokter itu memandang heran kearah Pelangi. Karena selama bekerja Pelangi terkenal paling sulit didekati laki laki, sekalipun manajer yang naksir dengannya. Ia terkenal pendiam dan selalu menjaga jarak dengan lelaki.


"Saya rasa kamu hamil.. Pelangi"


"Mari kita pastikan dwngan test pack dulu, biar lebih pasti"dokter itu memasukan test pack ke dalam air seni Pelangi.


Pelangi melihat dan menunggu dengan cemas. Setelah lima menit dokter mengambil test pack itu dan melihat hasilnya..


"Pelangi... kamu positif hamil... "dokter itu memperlihatkan hasilnya pada Pelangi


"Ya.. Tuhan dok... apa yang harus aku lakukan, aku tak siap dengan semua ini.. aku tak mengharapkan ini."ucap Pelangi menangis..


"Kamu bisa memberitahukan pacarmu, agar ia bisa bertanggung jawab"


"Tak mungkin dok... aku tak mungkin memberitahukan dia. Aku tak tahu apakah keluarganya bisa menerima ini.."isak Pelangi.


"Tapi bagaimanapun ayah anak ini haris tahu.. ada darah dagingnya dirahimmu.. "


"Tapi ia sudah pergi dok... "

__ADS_1


"Apaa... jadi setelah ia berbuat sejauh ini dalam hubungan kalian, ia pergi meninggalkanmu dan tak mau bertanggung jawab"


"Aku tak tahu dok.. bagaimana aku memberitahukan bunda... ia pasti kecewa jika tahu aku hamil... Ya.. Tuhan.. mengapa ini harus aku alami... "isak Pelangi makin keras


"Pelangi... kamu tak bisa selamanya menyembunyikan semua ini. Karena perutmu pasti akan makin membesar tiap bulannya... "


"Ya... Tuhan... "ucap Pelangi.


"Dok... aku boleh meminta sesuatu.. "


"Ya.. apa itu Pelangi"


"Aku mau dokter menyembunyikan semua ini dari karyawan yang lain... aku mohon dok"ucap Pelangi memohon


"Baiklah... Pelangi. Tapi aku sarankan kamu harus memberitahukan keluarga dari bapak anakmu dan juga keluargamu.. "


"Ya... dok. "


"Ini... saya berikan kamu vitamin... harap diminum ya.. biar janinmu sehat"


"Baik dok... "


Dokter itu memberikan resep obat untuk Pelangi tebus di apotik.


"Dok... saya pamit dulu. Terima kasih atas bantuannya"


"Sama sama Pelangi... jaga dirimu, jangan terlalu stres. Karena itu dapat mempengaruhi perkembangan janin"


"Ya dok... permisi"ucap Pelangi sambil meninggalkan klinik dengan lesu.


Setelah dari klinik Pelangi tidak kembali ke kantor, ia minta izin dengan Dewi.


Pelangi meninggalkan gedung perusahaannya menuju taman kota.


**************************


Terima kasih telah membaca novel ini

__ADS_1


Mampir juga kenovelku ANTARA AKU, KEKASIHKU DAN SAHABATNYA


__ADS_2