
Siang ini Kevin dan Shinta pergi makan di salah satu restoran. Kevin ingin mengatakan jika ia akan memulai hubungan serius dengan Melati.
"Shin, ada yang ingin aku omongkan"
"Silakan Kevin..."
"Sepertinya aku saat ini sedang jatuh cinta dengan seorang wanita"
"Lalu.. "ucap Shinta. Ia mengira Kevin jatuh cinta dengannya.
"Aku ingin mengatakan ini padamu, agar nanti kamu dan kedua orang tuamu, nggak salah paham"
"Maksudnya apa, kenapa papa dan mama mesti salah paham"
"Kamu tahukan, jika kedua orang tuamu pernah bermaksud memjodohkan kita.. "
"Terus... "
"Aku tak ingin kamu nanti juga berpikir jika aku akan menerima perjodohan itu. Aku sudah ada seseorang yang aku cintai, jadi aku harap jika orang tuamu masih ada bicarakan tentang aku dan kamu, nanti kamu bisa jelaskan jika aku sudah memiliki seseorang yang aku cintai"
Shinta terkejut hingga gelas yang ada dipegangannya terjatuh.
"Shinta, kamu nggak apa apa"ucap Kevin memeriksa tubuh Shinta, takut ada yang terkena pecahan kaca.
"Nggak apa... "
"Lain kali jangan termenung jika kita sedang makan "
"Apa kamu sudah lama mengenal wanita itu"tanya Shinta
"Baru dua bulan belakangan ini aku dekat, jika kenal aku sudah cukup lama mengenalnya. Tapi kami selama ini hanya sekadar tegur sapa jika bertemu"
"Kamu sudah yakin jika kamu mencintainya, bukankah waktu dua bulan itu sangat singkat buat sebuah perkenalan "
"Aku nggak tahu Shinta. Sejak aku bertemu lagi dengannya ,aku merasa langsung tertarik. Aku berharap ia memang jodohku. "
__ADS_1
"Beruntung banget wanita itu, baru dekat dua bulan kamu sudah langsung yakin jika kamu mencintainya "
"Aku nggak tahu mengapa aku begitu cepatnya jatuh cinta pada gadis itu. Aku langsung ingin menjalin hubungan yang serius dengannya "
Shinta berusaha menahan air matanya agar tak jatuh
"Apakah kali ini aku akan ditinggal lagi oleh orang yang aku cintai. Baru saja aku membuka hati, aku sudah ditinggalkan kembali. Apakah aku memang tak pantas dicintai. Aku belum memulai perjuangan untuk mendapatkan cinta mas Kevin, sudah harus di minta mundur karena ia telah memiliki tambatan hatinya"
Tanpa Shinta sadari air matanya jatuh tak bisa dibendung lagi.
"Shinta, kamu menangis "ucap Kevin dan mengusap tangan Shinta
"Mas, aku boleh bertanya... "
"Tentu saja... apa yang ingin kamu tanyakan, Shinta"
"Mas, apakah aku ini tidak pantas dicintai. Apa aku wanita dengan banyak kekurangan dimata lelaki. Aku ingin tahu mas, apa yang menyebabkan kamu tidak pernah memandang aku ada"
"Maksud kamu apa Shinta"
"Shinta, kamu wanita baik, kamu juga cantik. Tak ada kekurangan didirimu. Kamu pantas buat dicintai "
"Apa maksudnya ini, Shin."
"Mas, aku mencintaimu. Aku sangat senang ketika orang tuaku meminta kamu agar mempertimbangkan aku sebagai pendamping hidupmu. Aku pikir, kamu pasti akan mencintaiku juga nantinya. Karena selama ini sikapmu begitu baik dan sopan padaku. Tapi ternyata aku salah, aku salah mengartikan perhatian kamu selama ini denganku. Ternyata kamu baik karena aku atasanmu, bukankah begitu mas"
"Maafkan aku Shinta, aku tak mengira kamu menganggap serius becandaan orang tuamu yang ingin kita bersama"
"Mas, orang tuaku tidak bercanda, ia memang menginginkan kamu menjadi pendamping karena mama dan papa tahu kamu lelaki baik. Tapi mama dan papa lupa, jika kamu pastilah mencari wanita yang juga baik, dan pasti kamu nggak mau denganku karena asal usul ku nggak pasti ya mas"
"Shinta kamu juga wanita baik. Tapi maaf sekali lagi, cinta tak bisa di paksakan. Aku memang selama ini hanya menganggap kamu sebagai atasan dan juga teman yang baik. Aku nggak mencintaimu bukan karena asal usulmu yang tak jelas. Aku juga saat ini mencintai wanita yatim piatu berasal dari panti."
"Apa aku boleh tahu wanita mana yang bisa membuat kamu jatuh cinta selain Pelangi "
"Shinta, mengapa bawa Pelangi"
__ADS_1
"Bukankah mas sangat mencintai Pelangi. Mas pasti tak pernah mencintai aku, karena sifatku yang tak bisa lemah lembut seperti Pelangi dan aku juga tak bisa masak, aku manja.. dan banyak lagi kekuranganku."
"Shinta, ini masalah hati. Sekuat Apapun aku dan kamu berusaha agar kita saling jatuh cinta, jika hati tak tergerak buat bersatu kita juga tak akan saling mencintai. Dan sejauh Apapun kita pergi dan menghindar jika hati kita merasakan sesuatu pasti ia akan bergerak dengan sendirinya untuk saling mendekat buat bersatu"
"Siapa wanita yang mas cintai itu, apa aku boleh tahu"kembali Shinta bertanya
"Melati, adik angkat Pelangi dari panti asuhan tempat Pelangi dibesarkan"
"Jadi masih ada hubungan dengan Pelangi"
"Shinta, ini tak ada hubungan dengan Pelangi. Aku mencintai Melati, memang dari hatiku, bukan karena ia adiknya Pelangi. Aku tak tahu mengapa aku langsung menyukai dan mencintainya dalam beberapa kali pertemuan saja."
"Mas, aku mau kamu berkata jujur. Apa kamu memang tak pernah sedikitpun menyukai aku. Apa kamu tak pernah tertarik denganku"
"Sekali lagi maaf Shinta, aku tak bisa menjawabnya, aku tak mau jawaban aku nanti membuat kamu sakit hati dan terluka. Shinta kamu wanita baik dan cantik, pasti nanti kamu akan mendapatkan lelaki yang lebih baik lagi"
"Mas,aku ingin jawabanmu. Apa kamu tak pernah sedikitpun menyukaiku"
"Aku menyukai kamu sebagai teman yang sangat baik dan juga atasan yang baik"
"Tidak lebih... "
"Shinta, maaf. Aku tak bisa menjawabnya"
"Aku tak perlu kata maaf kamu mas. Kamu tak salah, jika kamu memang tak pernah menyukaiku. Aku tahu sekarang, jika kamu tak pernah menyukai aku lebih dari atasan kamu. Kenapa mas, kenapa aku selalu jatuh cinta pada lelaki yang salah, lelaki yang tak pernah memandangi aku lebih dari seorang teman. Aku ingin tahu mas, apa kekuranganku sehingga kamu dan Langit tak bisa menyukai apa lagi mencintaiku"
"Shinta, aku tak bisa menjawabnya. Kamu sudah dengar tadi perkataan aku,jika aku tak bisa memilih pada siapa hati ini berlabuh karena hati akan bergerak sendiri jika memang ia menginginkan. "
"Cukup mas.. aku mau kembali ke kantor. Semoga kamu bahagia dengan pilihanmu"
"Shinta, maaf. Aku tak pernah bermaksud membuat kamu sakit hati dan terluka"
"Tapi aku tetap terluka saat ini, mas"ucap Shinta dan meninggalkan Kevin sendiri.
"Shinta, aku tak bisa memaksakan hatiku untuk mencintaimu walau aku sudah berusaha. Aku hanya bisa mendoakan kamu mendapat lelaki yang benar benar mencintaimu suatu saat nanti.. "
__ADS_1
************************
Terima kasih...