ELEGI CINTA LANGIT DAN PELANGI

ELEGI CINTA LANGIT DAN PELANGI
Bab 60


__ADS_3

Pagi pagi Langit sudah berada di depan rumah Pelangi. Ia ingin membawa Pelangi pindah ke rumah yang telah ia beli kemarin bersama papi.


Papi tak ingin Pelangi menempati rumah Kevin lama lama. Karena papi nggak mau Kevin masih mengharapkan Pelangi. Papi tak ingin Kevin akan bertambah terluka.


Langit mengetuk pintu rumah itu. Terdengar suara kaki berlari.


"Pagi gantengnya daddy... "


"Pagi daddy... "ucap Bumi langsung memeluk Langit.


"Mana bunda... "


"Bunda lagi buat sarapan.. daddy mau sarapan bareng ya.. "


"Boleh nih... "


"Tentu saja boleh daddy... Bumi mau daddy setiap pagi sarapan bareng lagi"


"Sebentar lagi kita akan selamanya sarapan bareng tinggal bareng... dan semuanya bisa barengan.. "


"Betul daddy... "


"Tentu saja... "ucap Langit sambil melangkah ke dapur dengan jalan berjinjit. Ia ingin mengejutkan Pelangi. Langit berdiri tepat dibelakang Pelangi.


"Bunda masak apa"ucap Langit dekat telinga Pelangi. Pelangi yang kaget spontan memandang kesamping sehingga pipinya beradu dengan mulut Langit.


"Langit.... "ucap Pelangi dengan wajah memerah


"Kamu bertambah cantik dengan wajah memerah begitu... morning kiss.. "ledek Langit


"Jangan gitu lagi Lang... malu dengan Bumi"


"Tapi aku akan melakukan lebih dari itu setiap paginya ketika kita sudah menikah nantinya.."


"Lang... kamu mau sarapan. .."ucap Pelangi mengalihkan pembicaraan


"Aku sebenarnya sudah nggak sabar memakan kamu... "


"Lang... kamu ngomongnya jangan mesum terus " ucap Pelangi


"Sayang.. habis makan kamu beres pakaianmu dan Bumi. Kamu harus pindah dari sini "


"Pindah kemana Lang....."


"Ke rumah kita... aku telah membeli rumah, untuk saat ini kamu dan Bumi yang tempati. Sudah ada satpam yang akan menjagamu dan bi Surti yang membantu membereskan rumah. Aku lagi mengurus surat pernikahan kita... mungkin seminggu lagi kita menikah... pesta nya nanti menyusul nggak apakan"


"Lang... apa nggak terlalu cepat pernikahan itu"


"Cepat apa nya sayang... aku sudah menunggu lebih dari enam tahun untuk bisa menikahi kamu"


"Tapi jika aku pindah hari ini... aku belum beri tahu mas Kevin"


"Sebelum ke rumah kita... nanti kita temui Kevin dulu"


"Lang..aku tak tahu harus berkata apa... aku merasa semua ini mimpi"


"Ini bukan mimpi.... kamu dan aku tak akan pernah terpisahkan lagi"ucap langit sambil memegang kepalanya Pelangi


"Daddy... kita pindah rumah yang mana.."


"Rumah yang akan kita tempati bertiga.. kamu.. bunda dan daddy"

__ADS_1


"Daddy juga tinggal sama Bumi"


"Ya... sayang..."


"Angi... nanti habis menikah papi mau bawa Bumi jalan ke luar negeri bersama Mami selama sepuluh hari... boleh ya"


"Dengan mami... "


"Angi... aku tahu kamu kuatir mami akan menyakiti Bumi. Tapi kan ada papi.. papi ingin mami lebih dekat dengan Bumi dan kita bisa bulan madu berdua.. "


"Tapi Lang... "


"Angi... percayalah.. mami tak akan menyakiti Bumi... kemarin juga mami tak menyakiti Bumi kan.. apa lagi ada papi"


"Bukan begitu Lang... aku tak pernah pisah dari Bumi"


"Kita akan buat adik Bumi.. "ucap Langit cengengesan


"Lang... apa aku bisa nanti tidur tak ada Bumi"


"Kan ada daddy nya Bumi... "


Pelangi menyantap sarapan sambil berpikir. Setelah sarapan Pelangi menyusun pakaiannya dibantu Langit.


"Angi... aku sudah nggak sabar membayangkan kita berdua ada dalam satu kamar seperti saat ini.. tapi bebas melakukan semuanya.. "


"Lang... kamu mau cepat menikah sebenarnya karena mencintai aku atau karena ingin tidur berdua aku"


"Dua duanya sayang.. "


"Modus... "


"Sudah Lang...sekarang kamu bisa keluar. Aku mau ganti pakaian.. "


"Ganti saja.. Memangnya kenapa "


"Lang... jangan bercanda ah"


"Seminggu lagi setelah pernikahan kita ,aku juga bisa melihat semuanya... apa bedanya sekarang "


"Laaannggg..... "teriak Pelangi. Membuat Langit tertawa. Dan setelah Pelangi mendorong tubuhnya barulah Langit keluar


#################


Langit menghentikan mobilnya disebuah bangunan ruko. Tempat Kevin membuka usaha barunya. Ia membuka sebuah percetakan.


Langit menumui Kevin di dalam ruangan kerjanya.


"Selamat pagi Kevin... "


"Selamat pagi Lang"


"Bisa kita bicara sambil minum kopi. Pelangi dan Bumi juga ada.. mereka menunggu di mobil"


"Boleh Lang.. tunggu aku beresin ini semua dulu ya.. "


"Oke... aku tunggu di luar ya.. "Langit melangkah keluar dan menunggu Kevin didepan mobilnya bersama Pelangi


"Bagaimana Lang... apa mas Kevin ada waktu"


"Ada.. sebentar lagi ia keluar. Kevin beresin meja kerjaannya dulu"

__ADS_1


"Selamat pagi Pelangi.. "sapa Kevin yang telah berada diantara Langit dan Pelangi


"Selamat pagi mas... maaf pagi pagi sudah mengganggu mas Kevin"


"Nggak apa Pelangi.. kita mau kemana nih Lang"


"Kafe yang dekat dekat sini saja Kev.. "


"Om Kevin... selamat pagi"ucap Bumi dari jendela mobil. Kevin menghampiri Bumi.


"Selamat pagi ganteng.. "ucap Kevin sambil mengecup pipinya


"Om Kevin sudah sarapan.. mengapa nggak sarapan ke rumah tadi. Bunda buat mie goreng aceh loh"


"Enak banget dong... om Kebun jadi lapar nih"


"Enak lah om... Daddy saja sampai tambah makannya"


"Kalau tahu enak begitu, om Kevin sarapan disana tadi"


"Makanya besok om harus sarapan dirumah ya.. Bumi mau pindah nih"


"Pindah kemana......"tanya Kevin kaget


"Bumi... sudah ngobrolnya sayang. Nanti ngobrolnya dilanjutkan ya.. "ujar Pelangi


"Baik bunda.. "


"Kamu bawa mobil sendiri atau ikut dengan kami.. "ucap langit


"Aku bawa mobil sendiri saja biar nanti jika kamu mau pergi kemana.. nggak perlu mengantar aku dulu.. "


"Baiklah.. jadi kita sekarang ke kafe O ya"


"Oke.. Kamu duluan saja Lang.. kita ketemu di sana"


"Oke... aku pamit dulu ya.. "


"Mas.. aku pamit dulu.. "


"Ya.. hati hati"


Langit dan Pelangi masuk ke mobil mereka. Kevin memandangi kepergian mereka sampai sedikit menjauh,barulah Kevin mengambil mobil nya yang terakhir.


**********************


Bonus Visual Langit, Kevin Dan Pelangi.





Terima kasih untuk semua pembaca setia novel ini. Mampir ya ke novel aku yang berjudul SAHABATKU MADUKU ( AIR MATA MELATI).


Novel ini aku buat berdasarkan kisah hidup seorang teman. Aku hanya menambahkan sedikit ceritanya menurut versi ku sendiri.


Melati yang memiliki sahabat bernama Lani yang sudah dianggap seperti saudara sendiri tidak pernah menyangka jika Lani tega mengkhianati dirinya dengan menikah secara diam diam dengan suaminya.


Sakit hati yang kini Melati rasakan.. karena sahabatnya sendiri yang telah menghancurkan rumah tangganya.

__ADS_1


__ADS_2