
Pelangi dan Langit mencari sekolah yang terbaik buat Bumi. Pilihan Langit jatuh pada sekolah taman kanak swasta yang cukup terkenal dan mahal.
Pelangi keberatan jika Bumi harus bersekolah disana.. selain tempatnya agak jauh dari kantor biaya perbulannya mencapai UMR.
"Lang.. aku pikir nggak perlu lah Bumi bersekolah di sana.. biaya sekolahnya mahal banget"
"Angi.. biaya sekolah yang tinggi biasanya sesuai dengan standar pendidikan yang diberikan.. aku yakin juga bagus... "
"Tapi itu hampir setara dengan UMR kota ini"
"Nggak ada biaya mahal jika itu buat anakku.. semua yang terbaik akan aku berikan buat Bumi dan juga kamu.. Aku telah mendaftarkan asuransi atas nama kamu dan Bumi.. Asuransi kesehatan dan pendidikan. Besok aku berikan polis asuransinya"
"Lang... buat apa semua itu.. "
"Aku ingin kamu dan Bumi terjamin walau tanpa aku nantinya... aku sudah membayar lunas preminya"
"Lang... kamu nggak perlu melakukan semua itu... itu aku rasa pemborosan "
"Mengapa pemborosan.. aku membayarnya buat jaminan kamu dan Bumi"
"Terima kasih Lang..."
"Aku mencintai dan menyayangi kamu dan Bumi.. . aku nggak mau nantinya setelah aku tiada atau aku tak berada disamping kamu lagi, Bumi masih bisa mendapatkan pendidikan yang layak.."
"Lang....mengapa berkata begitu... seolah kamu akan meninggalkan aku"
"Aku tak akan meninggalkan kamu... jika itu bukan kemauan kamu.. "ucap Langit sambil mengusap kepala Pelangi
"Daddy.... Bumi mau ayam goreng dan es krim"
"Oke sayang... kita mampir dulu membelinya sebelum pulang.. "
Setelah membeli permintaan Bumi disalah satu restoran siap saji... Langit mengendarai mobilnya menuju kantor kembali. Karena ini masih siang.. masih jam kantor.
Karyawan sudah tak ada yang berani menggosipkan Pelangi lagi sejak ada salah satu dari mereka yang diberhentikan Langit karena ketahuan menceritakan Pelangi dibelakangnya.
Bumi langsung membuka bungkusan ayam gorengnya begitu sampai di dalam ruang kerja Langit, ia melahapnya dengan nikmat.
"Bumi... doyan banget ya dengan ayam goreng"
"Iya daddy.... dulu om Kevin sering beliin Bumi.. bunda.. om Kevin kemana... mengapa lama perginya"
"Om Kevin sekarang kerjanya jauh... jadi nggak bisa sering bertemu Bumi lagi"jawab Pelangi
"Bunda aku mau video call dengan om Kevin "
"Om Kevin pasti sedang kerja sayang... nanti mengganggu "
"Bunda... aku rindu.. "rengek Bumi
Pelangi memandangi Langit, takut ia tak mengizinkan. Langit menganggukkan kepalanya.
Pelangi mencoba menghubungi Kevin.. ternyata Kevin masih mau menerimanya.
"Om Kevin... Bumi rindu"
__ADS_1
"Om Kevin juga rindu kamu.. "
"Om.. sekarang kerjanya jauh ya.. kok nggak datang ke rumah Bumi lagi"
"Iya sayang... nanti jika om ada waktu.. om mampir ya"
"Om... Bumi mau sekolah besok.. "
"Oh ya... anak ganteng om sudah besar sekarang. Berarti nggak boleh cengeng "
"Iya om.. Bumi tak boleh menangis lagi... Om besok kalau Bumi sudah sekolah, om jemput ya"
"Iya sayang.. jika om ada waktu ya"
"Om lihat ini... Bumi makan ayam goreng yang seperti om sering belikan"
"Enak dong... om tak di kasi nih"
"Sini dong om... kita makan sama sama lagi"
"Iya sayang... sekarang Bumi habiskan dulu ayam gorengnya dan om juga harus kerja lagi. Selamat siang ganteng.. om sayang kamu"
"Bumi juga sayang om.. hati hati om"
Kevin mematikan sambungan ponselnya, ia tak mau lama lagi berbicara dengan Bumi, ia takut ia tak akan kuat menahan rasa kangennya dan mengeluarkan air matanya dihadapan Bumi.
"Bumi... om kangen banget sayang.. kangen makan bersama... memeluknya dan menggendongmu. Om kangen semua yang ada pada dirimu nak.. "
Kevin meneruskan pekerjaan nya yang tertunda, ia ingin mengerjakan semuanya agar ia bisa resign secepatnya dari perusahaan papa Langit yang juga om nya.
Sementara itu di ruang kerja Langit,Bumi kembali menyantap makanannya.
"Bunda... om Kevin juga mau makan ayam goreng Bumi.. nanti sisakan buat om ya bunda "ucapnya polos
"Sayang... om Kevin itu sekarang tinggalnya jauh.. nggak bisa datang ke tempat Bumi secepatnya.. nanti jika disisakan bisa basi dong jika menunggu om Kevin datang"
"Oh... gitu ya bunda"
"Iya sayang... "
"Buat daddy nggak disisakan... masa buat om Kevin saja ingatnya... "
"Daddy mau... daddy juga suka ayam goreng ya"
"Iya dong.. daddy mau"
Bumi langsung berlari ke tempat meja kerja Langit dengan membawa sepotong ayam goreng dan menyuapi ke mulut Langit.
"Enakan daddy.. Om Kevin suka ayam goreng juga, ia akan senang jika Bumi suapin "
"Daddy juga senang Bumi suapin"
"Besok kalau makan biar Bumi suapin Daddy ya.. "
"Iya sayang... "ucap Langit dan membawa Bumi kedalam pangkuannya
__ADS_1
"Sayang... kamu anak daddy... tak ada yang boleh kamu sayangi melebihi bunda dan daddymu. Kamu adalah milik kami berdua.. "
##################
Hari ini, hari pertama Bumi masuk sekolah. Langit dan Pelangi ingin mengantarnya.
"Bunda.. apa Bumi sudah ganteng.. "ucapnya dengan memutar badan
"Tentu saja sayang... kamu anak bunda yang paling ganteng "
"Bunda ...Bumi mau lihatkan dengan om Kevin, kalau Bumi sekarang sudah sekolah"
"Ini masih pagi sayang... takut om Kevin sibuk, nanti mengganggu lagi"
"Tapi Bumi mau lihatkan pakaian sekolah Bumi dengan om Kevin"
Bunda coba dulu ya.. Pelangi mengirim pesan buat Kevin, mengatakan jika Bumi ingin video call. Tak lama setelah pesan terkirim, ia mendengar ponselnya berdering. Dilihatnya ternyata dari Kevin.. Pelangi langsung menerimanya.
"Om Kevin... coba lihat.. apa Bumi ganteng"
"Ganteng banget sayang.. Memangnya Bumi mau kemana "
"Bumi mau ke sekolah om... "
"Anak pintar... Bumi harus rajin belajar ya.. biar bunda bangga memiliki anak pintar seperti Bumi.. "
"Baik Om... Om kapan kesini... nanti om bisa kesekolah Bumi"
"Jika om nggak lagi sibuk ya... sekarang om kerjanya lagi banyak "
"Iya om.... selamat pagi.Bumi sayang dengan om"
"Om juga sayang Bumi"
Langit yang dari pertama Bumi video call sudah berada di apartemen Pelangj, memandangi Bumi yang asyik bicara dengan Kevin.
"Daddy... lihat... Bumi ganteng ya... "ucapnya sambil membalikan badannya.
"Ganteng dong... kan Bumi anak nya daddy"
"Sarapan dulu Lang... sebelum berangkat "ucap Pelangi dan mendudukan Bumi dekat kursi Langit.
"Angi... aku tak mau Bumi sering sering video call dengan Kevin.. kapan aku bisa dekat dan merebut hatinya jika Bumi masih sering berkomunikasi secara intens dengan Kevin "
"Itu kemauannya Bumi.. Lang"
"Kamu bisa kan nggak menurutinya... Angi.. beri aku waktu dan kesempatan untuk lebih dekat dengan buah hatiku"
"Baiklah Lang... "ucap Pelangi akhirnya
Setelah selesai sarapan Langit dan Pelangi mengantar Bumi kesekolah.
*******************************
__ADS_1
Terima kasih buat semua pembaca setia novel ini