ELEGI CINTA LANGIT DAN PELANGI

ELEGI CINTA LANGIT DAN PELANGI
Bab. 7. Hari pertama mengajar les buat Langit


__ADS_3

Setelah selesai membantu bunda membersihkan panti asuhan Tali Kasih dan mencuci pakaiannya Pelangi mandi dan bersiap siap ke apartemen Langit untuk mengajarinya.


Setelah selesai berpakaian Pelangi sarapan dengan teh hangat dan biskuit.


"Assalamualaikum Pelangi... mau kemana nak, pagi pagi sudah rapi"


"Waalaikumsalam bunda... mau mengajar les buat Langit putranya bu Merry"


"Pagi benar ngajarnya... "


"Kemarin nggak sempat bun... hari ini akan aku mengajarkan lebih banyak, biar cepat mengerti"


"Semoga saja putra bu Merry senang kamu menjadi guru les nya"


"Semoga bunda... oh ya Pelangi pamit lagi bun... takut telat... keburu pergi keluar putranya.. "Pelangi mencium tangan bunda dan mengecup pipinya


"Hati hati nak... "


"Baik bunda... assalamualaikum... "


"Waalaikumsalam... "


Pelangi pergi dengan menggunakan bus. Karena jam masih menunjukan setengah sembilan.


Sampai di apartemen Langit jam sembilan lewat... Pelangi memencet bel. Beberapa kali dicoba belum ada yang membukakan pintu.


"Apa Langit sudah keluar. Tapi aku kemarin janji jam sembilan.. ini baru lebih sedikit. Nggak mungkinkan hanya telat sebentar saja dia sudah pergi... atau sebaiknya aku hubungi ponselnya saja... "


Pelangi mencoba menghubungi ponsel Langit, terdengar nada sambung. Tapi tetap tak diangkat. Pelangi mencoba sekali lagi, mau terdengar suara Langit


"*Assalamualaikum... Langit ini aku Pelangi guru les kamu.... aku sekarang sudah didepan apartemen kamu. Kamu dimana"


"Aku di dalam... masih tidur. Tunggu bentar.. "Langit pun mematikan ponselnya*.


Terdengar langkah kaki dan pintu apartemen dibuka. Tampak Langit hanya mengenakan boxer tanpa atasan...


"Langit... kamu bisa sopan nggak berpakaian nya jika akan menerima tamu"ucap Pelangi dan langsung membalikan badannya membelakangi Langit


"Hei... kamu nggak pernah lihat lelaki tanpa busana ya... kok gitu amat reaksinya"


"Memang nggak boleh kan melihat aurat lelaki yang bukan mahramnya"


"Apaan sih mahram itu... "


"Nanti aku jelaskan... sekarang kamu pakai baju dulu... aku tunggu diluar saja ."


"Masuk saja... nanti kamu dikira orang lagi minta hutang"


Pelangi masuk dengan memandang kebawah, dan duduk dikursi tamu.


"Sudah nih... gue sudah pakai baju... jangan memandangi lantai terus... nggak ada uang yang terjatuh"

__ADS_1


"Langit... aku ini guru les kamu, sebaiknya kamu memanggilku dengan ibu atau mbak... nggak boleh hanya bilang kamu kamu saja... aku ini lebih tua dari kamu "


"Memang umurmu berapa... "


"Aku sudah hampir dua puluh tiga tahun... "


"Cuma beda tiga tahun...Kamu masih kuliah"


"Langit... panggil aku kakak atau mbak Pelangi, boleh juga bu... lebih baik lagi"


"Malass... temanku juga banyak yang seusia kamu... kuliah dimana kamu"Langit mengulangi pertanyaannya..


"Aku sudah wisuda tahun kemarin.. dan sekarang berkerja di perusahaan X dan juga lembaga pendidikan sebagai guru. Tapi semenjak aku memutuskan akan menjadi guru les kamu... aku sudah berhenti jadi guru dilembaga itu"


"Cepat benar lu wisudanya... berarti kamu pintar.. cocok lah jadi guru... sebelum belajar aku boleh minta tolong"


"Langit... aku akan menolongmu... tapi panggil aku kakak atau mbak dulu"


"Baiklah kak Pelangi... aku minta tolong buatkan sarapan ya... perutku lapar"


"Sarapan... kamu belum sarapan.. "


"Bagaimana aku sarapan... aku saja baru bangun tidur"


"Oke... tapi setelah itu kamu harus belajar... sementara aku buat sarapan kamu bisa ambil buku pelajaranmu... "


"Oke bu guru yang cantik... "


Setelah selesai masak, ia menyediakan di meja bar dekat kitchen set.


"Langit... ini sarapannya... cepat dimakan, biar kita bisa mulai belajarnya "


Langit melangkah ke meja bar, dan melihat semangkok mie rebus..


"Kelihatannya enak... "Langit menyantap dengan lahapnya...


"Kamu tidak menyediakan beras ...biar aku masak nasi buat makan siangmu.. "


"Hhaaa... apa"Langit bertanya kaget


"Aku melihat ada magic com,tapi beras nggak ada.. sementara kamu sarapan aku masak nasi dulu, jadi nanti pas jam makan siang aku tinggal bantu kamu buat lauknya... "


"Ini cewek nggak sadar ya.. aku tadi kan bermaksud mengerjainya dengan meminta buatkan sarapan... eh malah ia pengin bantu buatkan makan siang pula... kamu pembantu apa guru les.. "


"Aku tak pernah masak nasi di apartemen, aku biasanya beli saja... "


"Oh kalau begitu nanti pas sabtu aku bawa beras biar aku masak nasi... karena setiap sabtu kita belajar pagi seperti ini terus.. "


"Terserah.... "ucap Langit menghabiskan mie instannya.


Setelah selesai makan ia duduk diatas karpet dekat ruang keluarga... Pelangi menanyakan sampai dimana pelajaran disekolah.

__ADS_1


"Saat ini kamu sudah sampai bab berapa pelajaran matematika nya.. aku akan menerangkan pelajaran saat ini... nanti jika kamu sudah mengerti kita akan mengulang pelajaran bab sebelumnya, mana yang kamu nggak paham.. "


"Aku nggak tahu... "


"Langit aku serius... kamu belajar sudah sampai dimana"


"Aku juga serius.. jika aku tak tahu sudah sampai dimana pelajaran disekolahku. Apa kamu nggak lihat, buku buku ku masih baru banget... karena aku nggak pernah bawa ke sekolah... "


"Langit... kamu bisa nggak menghubungi salah stu temanmu menanyakannya... "


"Aku nggak mau... dan tak akan mau bertanya"


"Baiklah... aku tanya dengan adikku saja, kebetulan ada yang duduk dikelas XII sperti kamu"


Pelangi menghubungi Mawar dan menanyakannya. Setelah mendapat jawaban Pelangi memulai pelajarannya..


Langit memandangi wajah Pelangi dengan intens. Ia bukannya mperhatikan pelajaran tapi hanya memperhatikan raut wajah Pelangi.


"Bagaimana kamu sudah paham cara penyelesaiannya... "


"Belumm... "ucap nya dengan tetap memandangi Pelangi tanpa berkedip.


"Langit... kamu mendengar nggak aku menjelaskan tadi... jangan wajahku yang dipandang tapi dengarkan penjelasan dari ku"


"Cantik... "lirih Langit


"Langiitttt... dengarkan aku"


"Iya kak... "


"Aku akan menerangkan sekali lagi, setelah itu aku akan memberikan kamu soal buat kamu jawab"


"Oke... sekarang kamu ulangi lagi penjelasan nya.. "


Pelangi menerangkan sekali lagi, tampak Langit sudah mulai sedikit mengerti, ia bertanya jika dirasakannya kurang mengerti.


"Sekarang aku beri kamu lima soal... kamu harus coba menyelesaikan nya... Hari ini kita khusus belajar matematika dulu"


"Baik bu guru yang cantik... "goda Langit sambil mengedipkan sebelah matanya..


"Jangan genit genit... aku ini guru kamu"


"Habis bu guru cantik banget.. "


"Sudah... sekarang kamu selesaikan ini"Pelangi menyodorkan buku yang telah ia tulis beberapa buah soal.


Sementara Langit mengerjakan soal matematika, Pelangi membuka pelajaran yang lain... ia menelpon mawar lagi buat menyakan sampai dimana pelajaran saat ini. Pelangi menandainya disetiap buku.


*************************


Terima kasih buat yang telah membaca novel ini. Mampir juga ya dinovelku ANTARA AKU, KEKASIHKU DAN SAHABATNYA

__ADS_1


__ADS_2