ELEGI CINTA LANGIT DAN PELANGI

ELEGI CINTA LANGIT DAN PELANGI
Bab 55


__ADS_3

Mami jadi ikut tersulut emosinya mendengar Langit membela Pelangi. Sambil berdiri mami berkata...


"Apa yang kamu banggakan dari wanita seperti Pelangi. Kamu sudah dibutakan oleh cinta. Kamu tahu kami tak mungkin merestui hubungan kamu dengan Pelangi walau kamu membatalkan pertunangan dengan Shinta. Bagaimana mungkin aku akan merestui hubungan kamu dengan Pelangi.. wanita yang tak tahu asal usulnya... mungkin saja ia anak haram, sehingga ia dibuang orang tuanya... orang tuanya saja tidak menginginkan ia lahir... "


"Cukup... bu.. ibu tidak boleh menghina Pelangi seperti itu"ucap bu Yeni sudah mulai terisak


Langit dan mami nya memandangi tante Yeni dengan heran, mengapa tante Yeni seolah membela Pelangi.


"Tante.. mengapa tante menangis.. apa tante mengenal Pelangi "


"Ya.. Langit... kami mengenalnya"jawab om Dodi


"Jadi ibu dan bapak Dodi mengenal wanita yang pernah dihamili anakku Langit "ujar Papi


"Kami sebenarnya datang ,hanya ingin menanyakan tentang Pelangi pada Langit"


"Maksud om... "


"Langit... apakah kamu tahu dimana pelangi tinggal saat ini. Tante sudah mencoba menghubungi tapi ia tak pernah mau menerimanya. Dan ponselnya juga jarang aktif.. "


"Buat apa tante mencari Pelangi... "


"Tante ingin mengatakan sesuatu dengan Pelangi"


"Ibu Yeni... jika ibu ingin menemui Pelangi bertanya tentang hubungannya dengan Langit, saya rasa itu tak perlu. Pelangi dan Langit tidak ada hubungan apa apa lagi saat ini"ujar mami


"Ibu Merry.. bapak Andi dan terutama kamu Lang.. kami sebenarnya datang kesini ingin bertanya tentang keberadaan Pelangi, dan hubungan kamu dengan Pelangi. Kami ingin mengatakan jika Pelangi sebenarnya putri kandung kami yang hilang... dan jika memang kamu ada hubungan dengan Pelangi.. kami ingin memutuskan pertunangan kamu dengan Shinta"ucap pak Dodi


Mami yang mendengar ucapan pak dodi sangat terkejut sehingga tubuhnya terasa lemas. Ia menyandarkan badannya ke sandaran kursi.


"Bagaimana ini .. Pelangi anaknya pak Dodi..apa yang telah aku lakukan.. tapi aku tahu selama ini Pelangi tak memiliki orang tua... "


"Apa maksud bapak... "


"Seperti yang bapak dan ibu dengar.. kalau Pelangi ..wanita yang pernah dihamili Langit adalah putri kandung kami.. dan Shinta itu hanya anak angkat kami. Tapi walau begitu kami mencintai Shinta seperti anak kandung kami sendiri"

__ADS_1


"Jadi tante.. adalah teman dari ibu ibu yang sering menemui Pelangi"


"Bukan Lang.. tante lah ibu ibu yang Pelangi sering temui. Tapi tante tak berani mengatakan jika tante ibu kandungnya.. takut Pelangi tak bisa menerima kehadiran kami"


"Jika memang tante dan om adalah orangtua kandungnya Pelangi.. saya mewakili Pelangi ingin bertanya.. mengapa kalian tega membuang Pelangi... apa kalian tak pernah tahu bagaimana sedihnya Pelangi jika setiap mengingat jika ia anak yang tak pernah diharapkan kehadirannya.. sehingga orangtua nya tega membuangnya seperti sampah"


"Lang... tante dan om tak pernah membuang Pelangi. Kami juga baru tahu tentang keberadaan Pelangi.. karena selama ini kami mengira anak kami meninggal. Nenek Pelangi yang telah membuangnya dan mengatakan pada kami ia telah meninggal"


"Dan tante percaya...apa tante melihat sendiri mayat anak tante ...nggak kan.. mengapa langsung percaya ..... tante tak pernah ingin tahu dimana mayat anak tante, dimana ia dikuburkan... "


"Langit.. kamu nggak tahu apa yang tante alami.. .. tante seminggu tak sadarkan diri setelah melahirkan, sedangkan om lagi kuliah diluar negeri, ketika ibu tante mengatakan anak tante telah meninggal tante percaya.. apalagi ibu tante juga membuat kuburan palsu buat anak tante... "


"Ternyata ibu tante lebih kejam dari mami"


"Langit.. kamu bicara apa"bentak mami dengan emosi


"Aku bicara yang sebenarnya.. mami meminta Pelangi menggugurkan kandungan ketika bayinya belum lahir.. sedangkan ibu tante malahan tega membuang cucunya yang telah lahir.."


"Lang... tante akui.. memang ibunya tante kejam.. tapi percayalah kami benar benar tidak tahu jika selama ini Pelangi anak kami masih hidup, sampai pada hari hari terakhir hidupnya ibu tante.. ia mengakui perbuatannya yang salah.. mulai hari itu tante mencari tahu keberadaan putri tante. ..."


"Apa tante yakin Pelangi anak kandung tante... "


"Jadi sekarang kalian mau apa menemui Pelangi"


"Kami ingin mengakui semuanya.. kami tak peduli apakah Pelangi mau memaafkan kami atau tidak.. yang penting kami ingin berkata jujur.. "


"Pelangi wanita yang baik.. aku yakin ia memaafkan kalian.. tapi yang aku takuti kalian akan menyakitinya lagi... "


"Maksud kamu apa Lang..."


"Apa kalian bisa membuat Shinta menerima kehadiran Pelangi dan tidak menganggap Pelangi sebagai ancaman... aku tak mau Shinta sampai menyakiti atau melukai Pelangi dan anakku... "


"Lang... Shinta tahu jika ia hanya anak angkat kami"


"Tapi Shinta tidak tahu jika Pelangi wanita yang aku cintai dan kami telah memiliki anak... "

__ADS_1


"Om janji akan membuat Shinta dapat menerima semuanya Lang"


"Maaf bu Merry... mengapa ibu sangat membenci Pelangi.. apa karena ia tidak memiliki orang tua yang jelas.. bagaimana dengan Shinta... kami juga tidak tahu siapa orang tua kandungnya.. berarti ibu juga tidak bisa menerima kehadiran Shinta...."


"Maaf.. bu Yeni.. aku masih tak percaya dengan apa yang baru saja aku dengar dan ketahui.. beri aku waktu buat menjawabnya..apakah Pelangi atau Shinta yang lebih pantas mendampingi Langit atau tidak keduanya... . "ujar mami lemas karena ia masih tak percaya kenyataan jika Pelangi anak kandung dari om Dodi


"Maaf bu.. tapi kami juga tak butuh jawaban dari ibu.. aku hanya butuh jawaban dari Langit..karena Langitlah yang lebih berhak menentukan siapa yang pantas buatnya... "ujar tante Yeni sedikit marah


"Maksud tante... "


"Langit... tante ingin kamu menjawab jujur.. apakah kamu mencintai Pelangi"


"Tentu saja.. tante sudah dengar kan dari tadi aku bicara"


"Dan bagaimana dengan Shinta... apakah itu berarti kamu ingin membatalkan pertunangan kalian.. "


"Ya.. aku memang akan melakukannya... "


"Lang... tante mohon.. kamu dapat menyelesaikan pertunangan kamu dengan Shinta sebelum tante membawa Pelangi kembali kerumah...agar nanti Shinta bisa menerima Pelangi. Tante tak mau terjadi kesalah pahaman antara Pelangi dan Shinta.. karena tante menyayangi keduanya... tante tak akan pernah bisa memilih mana yang paling diutamakan.. makanya semua pilihan tergantung dan terserah padamu.. kamu mau memilih Pelangi atau pun Shinta.. asal kamu dapat menyelesaikan dengan baik... "


"Tante.. aku tak tahu akan melakukan apa.. Pelangi saat ini tak mau menemui aku.. kami lagi ada sedikit masalah... dan aku takut jika Pelangi tahu jika Shinta adik angkatnya.. ia akan lebih menolak kehadiran aku.. ia tak akan pernah mau menyakiti dan melukai hati orang.. Pelangi selalu memikirkan perasaan orang lain dari pada perasaan nya sendiri. Aku jadi lebih takut sekarang.. mengetahui kenyataan jika Shinta adik angkatnya Pelangi. Ia pasti akan mengalah jika Shinta memintanya mengalah.. tapi perlu tante ketahui.. walaupun Pelangi akan menolakku karena tahu Shinta adiknya.. aku tetap tak bisa bersama Shinta.. karena aku tak pernah mencintainya. Aku tak mau lagi menyakiti perasaan Shinta.. . aku tak bisa lagi berpura pura.. aku tetap ingin membatalkan pertunangan kami... "


"Kami tak bisa memaksa kamu menerima Shinta.. jadi jika memang kamu ingin membatalkan pertunangan dengan Shinta.. kamu bisa selesaikan berdua nanti saat Shinta kembali dari Singapura"


"Aku tahu bagaimana Shinta tante.. ia manja dan keras kepala.. ia pasti tak akan menerimanya.. jadi aku mohon pada tante.. bisa bantu aku.. bicarakan ini dengan Shinta.. aku takut nanti aku berbuat kasar jika Shinta ngotot tak ingin membatalkan pertunangan kami. Ini saya kembalikan cincin pertunangan kami.. saya juga nggak pernah memakainya.. hanya tersimpan di dompet "


"Langit... apa apa ini.. kamu tak bisa lepas tangan begini.. kamu harus bicara dengan Shinta.. "ujar Papi emosi


"Papi.. bukankah aku sudah bicarakan sama orang tua Shinta.. apa lagi. Papi nggak tahu siapa Shinta.. ia terlalu manja.. mungkin karena om dan tante terlalu memanjakan Shinta dulunya"


"Maaf Lang, kami akui Shinta memang anaknya sedikit egois karena kami dulu terlalu memanjakannya. ..maafkan jika Shinta pernah melakukan sesuatu yang kurang kamu suka... kami akan bicara dengan Shinta dan menerima pembatalan pertunangan kalian.. . tapi kami minta jika Shinta ingin menemuimu ....tolong temui ia dan perlakukan dengan baik"


"Baiklah tante... "


Ibu Merry hanya dapat mendengar tanpa berkata apapun. Tampaknya mami sangat kaget dengan kenyataan yang didengarnya.

__ADS_1


***************************


Terima kasih untuk semua pembaca novel ini


__ADS_2