Gadis Milikku

Gadis Milikku
Episode 11. Sunny Day


__ADS_3

...🌹🌹HAPPY READING 🌹🌹...


Hari ini adalah hari yang cerah bagi Arelea karena ia sudah bisa bekerja kembali dan mendapatkan uang untuk bertahan hidup. Ia sangat suka bekerja dan mencari teman saat bekerja, kadang memang mereka mengucilkan kan Arelea. Padahal Arelea hanya ingin berteman dengan mereka, ya begitulah pemikiran orang kota pasti hanya memandang rendah orang yang tidak mempunyai harta dan menjadikan orang menengah ke bawah sebagai bahan bullying.


Arelea yang sedari kecil memang hidup mandiri tentu sudah biasa dikucilkan dan di buat kasar oleh temannya. Ia sudah kebal dengan ejekan dan hinaan orang lain, tetapi ia sangat tidak menyukai orang yang menghina atau menyinggung soal keluarga atau orang tua. Pernah suatu hari ia mendapat hinaan dari teman teman nya saat bekerja ia sangat kacau saat itu. Ia memang sangat sensitif jika sudah berbicara dan menyinggung masalah keluarga maupun keluarga.


~Alur mundur on~


Pada hari itu saat remaja arelea sedang berjalan menuju dapur restoran lama tempatnya bekerja dahulu sebelum pindah untuk mengambil pesanan pelanggan, saat itu Arelea ber umur 16 tahun dan ia masih sangat sulit mengenali sekitar. Ia berjalan dengan senyum ramah menyapa para pelayan lainnya.


Ia tak tau salah apa tiba tiba salah satu pelayan yang bernama Rika datang langsung menjambak rambut Arelea dan langsung menghina nya


''Hei kau pelayan kurang ajar... kau anak tak diinginkan orang tua mu kan... hahaha seperti nya benar!. Atau orang tua mu seorang pel*nc*r?'' ejek Rika dengan tertawa puas, bahkan Arelea tak mempunyai masalah dengan wanita itu namun seenaknya menghina dan mencaci orang tuanya yang bahkan belum pernah ia temui.


Arelea yang mendengar orang tua nya di hina pun langsung menatap nyalang wanita didepannya itu, '' Siapa kau berani mengatakan seenaknya tentang orang tua ku!! memang benar aku tidak tau apa dulu sebelum aku lahir. Tetapi setidaknya aku sudah susah payah ingin mencari tau siapa mereka!! kau tau tidak hahh?'' bentak Arelea balik.


''Hehhh!!! beraninya kau membentakku...''


''Hahaha,. Memang benar kan kau anak seorang pe*an*ur!! benarkan teman teman'' ucapnya disusul gelak tawa teman teman Rika


Teman Arelea yang baik juga melihat pertengkaran mereka hingga Arelea duduk dengan menangis itu pun iba lalu membantunya berdiri. Sebenarnya Rika hanya tidak suka dengan keberadaan Arelea yang berada di restoran itu, Ia sedari dulu dibanggakan karena rajin dan gesit dalam bekerja namun setelah datang Arelea semuanya berbalik memuji Arelea dan ia pun dendam lalu menelisik apa yang membuat mental pelayan itu down lalu agar bisa pergi dari restoran ini lalu ia bisa dipuja puja kembali.


''Huhh... pergi saja sana dasar pel*nc*r kecil!!'' Hardiknya


Arelea yang sedang dalam kondisi tak baik pun mengundurkan diri dari pekerjaan di restoran itu tanpa pikir panjang karena sedang kalut oleh kata kata Rika yang ada benarnya juga kalau ia tidak mempunyai orang tua.


Sejak hari itu Arelea sudah kebal jika dibentak dan dicaci maki oleh temannya atau para pengunjung di tempat bekerja barunya. Namun tetap saja jika membicarakan tentang keluarga nya ia selalu diam dan merenung meski tidak ada yang menghinanya.


~Alur mundur off~


Arelea yang kembali mengingat itu pun kembali meneteskan air mata lalu mengusapnya dengan kasar,,'' Huhh aku tidak boleh cengeng... aku yakin orang tua ku sedang mencari ku tetapi tidak tau aku berada dimana''


''Hari ini kan hari cerah bagiku kenapa aku malah bersedih aduh aku ini kenapa sihh!!''


''Hahahaha... ayo semangat Arelea.'' ucapnya menyemangati dirinya sendiri sambil tertawa


Arelea bergegas keluar rumah dan berjalan kaki menuju halte bus dan menunggu jika bus sudah datang...(ehe). Ia sudah berada didalam bus untuk menuju ke perpustakaan. Tempatnya bekerja sekarang.


Arelea sangat senang karena ini hari ia mendapat gajiannya yang keempat kalinya di perpustakaan itu, Mengapa ia dapat gaji sudah empat kali tetapi baru bekerja dua bulan? karena memang di sana setiap dua Minggu sekali digaji oleh wakil pemilik nya juga perintah pemilik perpustakaan nya.


Entah hari ini ia seperti spesial di mana mana karena ia mendapat kan gaji dari dua pekerjaan sekaligus apalagi ini awal bulan jadi tidak salah dong ia digaji (Maaf kalau salah soalnya blm pernah kerja sy nya hehe,)


Arelea berjalan menuju perpustakaan dan di sana sudah ada Gabrian Arav dan Tristan si wakil bos dan semua pekerja termasuk satpam dan tukang kebun. Ia lalu berbaris di ruangan rapat di samping teman temannya.


''Hallo semua...'' sapa Tristan


''Hallo juga pak'' jawab semua pekerja

__ADS_1


''Hari ini sudah tau yaa mengapa dikumpulkan ya??''


''Sudah pak,''


''Belum pak,'' Sebagian menjawab belum dan juga sebagian menjawab sudah


''Oke jadi hari ini kita akan perkenalan dulu ya dengan pemilik asli perpustakaan ini! bagi bagi gaji nya nanti akhir saja'' ucapnya sedikit bercanda


''Baiklah semua selamat pagi menjelang siang perkenalkan beliau ini pemilik perpustakaan AGL ini bernama Gabrian Gamaliel Atkinson pemilik perusahaan G'A Groups. Ada yang tau atau mau ditanyakan?'' Gabrian yang memang disebelah Tristan dan Arav langsung melambaikan tangan tanda 'hallo semua' dengan tampang datarnya


Mereka semua nampak syok,


''Selamat datang tuan muda Atkinson'' sapa mereka semua dan Gabrian hanya mengangguk kan kepalanya tetapi masih dengan aura dingin dan wajah datarnya


Setelah itu terdengar suara bisik bisik dan gaduh didalam sana setelah mengetahui pemilik asli perpustakaan AGL (Atkinson Gabrian Library)


'wah ternyata pemilik asli perpustakaan ini tuan muda Atkinson'


'wah aku beruntung sekali hari ini bisa bertemu langsung dengannya...'


'aa tuan muda Atkinson tampan sekali'


''Baiklah sekarang adalah hari penerimaan gaji jadi silahkan datang dan mengambil di ruangan saya!!'' ucap Tristan Tegas dan dengan suara lantang menghentikan keributan para pegawai


''Baik pak''


Setelah penerimaan gaji semua memang hanya bekerja setengah hari dan Arelea sudah berencana akan pulang lebih awal agar bisa bekerja di restoran juga.


''Oh.. jadi kamu bekerja di dua tempat milikku sekaligus ya sayang!! pekerja keras sekali kau orangnya'' gumamnya bangga sambil melirik Arelea yang sudah mulai melayani pembeli.


Gabrian memang suka berbisnis, tetapi ia hanya memerintahkan anak buah atau orang terdekatnya yang mau mengelola ia hanya sibuk dan tekun dalam Perusahaan dan Perpustakaan yang ia bangun belum lama.


Perusahaan G'A Groups merupakan warisan dari sang ayah nya dan ada lagi satu perusahaan yang di urus oleh adik sepupu nya adalah warisan dari ibunya dahulu.


Mereka sudah sangat bersyukur memiliki semua yang mereka inginkan. Terkadang memang di dunia ini banyak yang tidak suka pada kita tetapi apa salahnya kita mencoba lebih baik dalam mengembangkan sesuatu yang lebih baik dari mereka.


(back to story')


Gabrian yang sudah tau bahwa Arelea bekerja di salah satu restoran miliknya langsung kembali ke dalam perpustakaan dan berjalan menuju ruangan pribadi nya disusul oleh Arav yang baru saja keluar dari kamar mandi.


Saat ini Arelea sedang duduk di tepi pantry sambil berbincang bersama rekan nya.


''Oh ya Arelea ku dengar tadi pemilik perpustakaan seberang itu datang ya! siapa dia kenapa keluar dari mobil memakai masker yah?'' tanya Gaby sambil mengetuk ketuk dagu nya berfikir


''Itu katanya pemilik perusahaan G'A Groups namanya kalau tidak salah Gabrian Gamaliel Atkinson! nahh iya itu namanya'' ucap Arelea karena ia hanya mendengar suara nya tanpa melihat orang yang ia bicarakan


''Omgg... perusahaan raksasa itu.. oh no, yang ku dengar rumor mengatakan bahwa dia pria tampan aaaa jadi ingin bertemu dengannya nanti'' ucap Gaby syok, Gaby sangat suka melihat berita-berita yang tersebar luas kan di sosmed. Dia hanya memperlihatkan deretan gigi nya.

__ADS_1


''Sebenarnya aku tidak tau seperti apa rupa nya karena aku tadi berdiri paling belakang dan kau tau kan mereka semua tinggi tinggi dan aku merasa sangat pendek'' ucap Arelea mengerucutkan bibirnya. Arelea memang terbilang pendek karena memiliki tinggi tubuh 163 cm dan rata rata yang berkerja di sana tingginya berkisar antara 175 an lebih.


''Hahahaha kamu tidak rajin olahraga sih jadinya pendek kan'' ejek Gaby pada Arelea


''Aku itu olahraga tauk.'' jawab Arelea sebal


''Oh ya?? olahraga mulut sambil makan cemilan haahaha.'' ucap Gaby terbahak-bahak


''isssh... aku setiap hari selalu jalan kaki jadinya aku oleh raga lah.. wlekkk.'' ucap Arelea menjulurkan lidahnya mengejek Gaby


''Iya..iyaaa.. kau berolah raga.''


''Oh ya bagaimana sih rupa nya si boss ku itu, kau sepertinya mengenali nya?''


''Aku mempunyai photo nya, tapi aku nanti lihat kan jika ponsel ku sudah penuh.''


''Memangnya ponselmu separuh yah?'' tanya Arelea polos


''Ishh astaga ponselku masih di cas soalnya baterai nya habis sayangkuuu... itu tuh lihat kan?'' sambil menunjuk ke arah colokan yang memang ada ponsel milik Gaby yang sedang di cas.


''Ohh... baiklah''


''Ayo kita bekerja lagi... itu sudah di panggil lagi oleh chef Loly''


''Iya... nanti kita lanjutkan lagi mengobrol nya''


Lalu mereka berdua kembali melayani pembeli dengan menyuguhkan berbagai makanan yang mereka pesan dengan sopan.


Sore hari sudah tiba tetapi maupun Arelea ataupun Gaby sama sama lupa dengan janji nya. Arelea yang sudah lelah langsung pulang kerumahnya untuk mengistirahatkan fisik maupun batinnya.


...****************...


...'Work is fun but it's even more fun when working with good and friendly friends to us.'...


...(Bekerja memang menyenangkan tetapi lebih menyenangkan lagi jika bekerja dengan teman-teman yang baik dan ramah pada kita.)...


Maaf ya kalo karya author masih agak kurang bagus atau kurang tepat kosa katanya/ tata letak kata, author juga masih belajar jadi kalo ada yang salah mohon kasih author saran untuk memperbaiki kata kata nya terimakasih


Jangan Lupa untuk rate bintang 5


🌹LIKE


🌹VOTE


🌹COMMENT


🌹 FAVORIT

__ADS_1


IG\= @_fikria.ns


...🔥SELAMAT MEMBACA🔥...


__ADS_2