Gadis Milikku

Gadis Milikku
End


__ADS_3

''Kenapa lama sekali kak?''


''Maaf sayang kakak tadi mencuci wajah dulu juga mandi,'' Jawab Gabrian


Kemudian mereka keluar kamar dan masuk ke ruang rias untuk melakukan rias wajah pesta senatural mungkin. See mereka sudah siap dengan gaun pesta dan keluar melewati beberapa anak tangga dengan gaya elegan dan anggun.


Para tamu undangan berdecak kagum dengan pasangan ini. Mereka bertepuk tangan meriah saat keduanya turun. Seperti Dewa dan Dewi yang turun dari khayangan, mereka disambut seperti raja dan ratu disana.


''Sebelumnya aku ingin mengucapkan kepada suamiku , aku tidak pernah berpikir bahwa akan menikah dengan orang seperti kakak. Yang sangat sayang dan lembut kepadaku, aku dulu pernah berpikir bahwa menikah seperti ini hanyalah di dunia dongeng. Ternyata diriku bisa merasakan nya sendiri, aku sangat bahagia kak, apalagi menikah dengan dirimu. Terimakasih tuhan sudah mempertemukan ku dengan orang sebaik dan setulus kakak. I Love You kak Ian''


Gabrian terharu dengan ucapan tulus Arelea yang dapat didengar semua para hadirin pesta. Mereka bertepuk tangan meriah.


''Aku juga sangat berterimakasih kepada istriku yang sudah mau membuat diriku sadar bahwa cinta itu indah, dan kali ini aku akan menjaga mu dengan sepenuh hati dan juga kali ini aku tak akan kehilangan orang yang ku sayang untuk kedua kalinya, Adikku pasti akan senang di sisi Tuhan karena aku sudah mendapatkan istri yang sebaik dirimu dan bisa menjagaku. Terimakasih sayang, I Love You more''


Setelah mengucapkan kalimat panjang tersebut keduanya bertautan bibir dengan begitu indah.


Para tamu dan Wartawan merekam semua dari awal hingga akhir dan kemudian mereka bertepuk tangan melihat keharmonisan dan ketulusan yang di pancarkan dari mata mereka berdua.


Kedua orang tua Gabrian dan Arelea ikut terharu dengan kisah cinta anak mereka yang begitu tulus dan juga sangat indah.


Malam ini mereka tidur dengan berpelukan tanpa melakukan kegiatan apapun karena memang keduanya sangat kelelahan melayani para tamu undangan.


Sudah lengkap kebahagiaan Gabrian dan Arelea dengan menikah dan dihadiri seluruh keluarga besar mereka masing-masing. Namun yang lebih indah lagi adalah pagi ini mereka akan berbulan madu di negara Indonesia, tepatnya di Pulau Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.


Mereka menginap di sebuah villa elegan yang dilengkapi dengan teras dan kolam renang pribadi. Dibawah villa terdapat resor mewah dengan pantai pribadi dan dua restoran yang akan memanjakan mata mereka berdua.


''Sayang, apakah kamu suka?'' Tanya Gabrian lembut


Arelea mengangguk, ''Sangat kak, disini suasananya sangat bagus. Kita akan berapa lama disini kak?'' Tanya Arelea


''Mungkin dua Minggu, kita bisa berkeliling di daerah sini. Nanti kita di arahkan oleh teman kakak yang kebetulan orang sini, pasti tahu tempat disini juga. Kita tidak akan tersesat.'' Jelas Gabrian


''Oh baiklah kak,''

__ADS_1


Mereka masuk ke dalam kamar dan merebahkan tubuh sebentar juga bercanda dan tertawa bersama sebelum mandi.


Di malam harinya mereka makan malam romantis di tepi pantai pribadi dengan suasana yang membuat orang lain terkesima.


Sungguh, ini malam yang sangat indah bagi kedua insan yang sedang menikmati makan dengan keromantisan nya.


''Sayang, nanti sebelum kembali ke villa bolehkan kita berkeliling kota ini denganmu?'' Tanya Arelea


Gabrian senang, ''Baiklah. Nanti jangan memakai pakaian apapun yang memakai rok! Pakai celana jeans dan sweater hoodie milik kakak saja, agar tidak ketat.''


Arelea mengangguk lalu tersenyum.


.


.


Sesuai dengan ucapannya, malam ini mereka memutuskan untuk berkeliling kota di malam hari. Sangat indah.


''Apakah senang sayang?''


''Huum, udara malam memang tidak baik untuk kesehatan namun aku suka'' Ujar Arelea


''Ha Ha Ha, jangan membuka mulut nanti angin nya masuk kedalam perut loh!'' Peringat Gabrian


''He he iya kak, Aku juga dari tadi tidak membuka mulut kok!''


Mereka berhenti di sebuah toko minimalis yang masih buka, ini adalah toko aksesoris. Pasti Mom Kimberly dan Bunda Tasya akan sangat suka. Dirinya dan juga kakak perempuan nya.


Kalau Gabrian Samuel dan para Ayah paling hanya tersenyum melihat kebahagiaan yang terlihat di mata para istrinya dan juga kehangatan mereka.


.


.

__ADS_1


Setelah puas berkeliling kota mereka memutuskan untuk pulang ke villa dan kemudian mereka membersihkan diri.


Gabrian tersenyum-senyum sendiri saat berada dikasur. Malam kemarin dirinya belum meminta hak nya sebagai suami kepada Arelea karena sama-sama kelelahan. Namun sekarang adalah malam yang ditunggu-tunggu oleh keduanya.


''A-aku takut kak, kata orang kalau pertama itu akan sakit''


Gabrian tersenyum.


''Tidak apa-apa, kamu santai saja. Kalau tidak kuat kamu boleh mengigit bahu ku.''


Mereka memulai saling mencium dan bergelut lidah. Selang beberapa menit pakaian mereka sudah tergeletak tak tentu arah di mana-mana.


Dan yeah, Gabrian berhasil memiliki Arelea seutuhnya. Sudah lebih dari dua jam mereka belum juga menyelesaikan permainan panas nya.


''S-sudah kak, a-aku s_aangat lelah'' Rintih Arelea saat Gabrian tak berhenti bergerak di atas nya


Gabrian tersenyum.


''Sebentar sayang, aku akan sampai''


Gabrian berucap dengan suara berat nya. Lalu setelah beberapa menit Gabrian menjatuhkan tubuhnya di samping Arelea setelah mencium kening gadis itu.


''Terimakasih sayang.''


Arelea mengangguk.


.


.


.


Akhirnya karya author yang pertama sudah tamat. Jangan lupa berikan vote dan dukungan kalian di karya author lainnya juga ya.. Terimakasih yang sudah mendukung karya author dari awal sampai tamat ini^-^

__ADS_1


__ADS_2