Gadis Milikku

Gadis Milikku
Chapter 33. Sampai di mansion


__ADS_3

...HAPPY READING...


Perjalanan Gabrian dan Arelea masih membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga mereka memutuskan untuk membeli makan di resort yang masih buka. Karena sekarang sudah pukul 11 malam dan ada resort yang sudah tutup sedari jam 9 tadi tapi juga banyak yang masih buka.


Sebenarnya sudah sampai di pinggiran kota karena banyak mereka gapai resort kalangan atas, berbeda dengan saat di tepi pantai hanya resort yang kecil namun cukup mewah.


''Kamu mau makan di resort apa sayang?'' Tanya Gabrian dengan mengusapkan tangan Arelea ke pipinya.


''Aku ikut kakak saja'' jawab Arelea


''Hmm... aku sedang ingin makanan khas Eropa, bagaimana kalau kita beli di sana saja?'' ucap Gabrian mengusulkan


Arelea nampak berfikir sejenak,'' Baiklah, aku juga belum banyak mencoba makanan khas Eropa mungkin hanya beberapa yang baru ku coba. Hehe'' ujar Arelea menyetujui


Akhirnya mereka singgah di sebuah resort bernama 'Bellry European dinner' yang cukup terkenal namun hanya orang yang memiliki kelebihan harta saja yang masuk ke dalam resort ini karena memang makanan di sini harganya sangat mahal namun terkenal rasanya yang khas. Dan juga buka hanya saat malam hari, sudah terlihat jelas di nama resort itu bahwa untuk makan malam saja jika siang hari akan tutup.


''Kamu mau pesan apa hmm?'' Tanya Gabrian setelah memesan VVIP room


''Terserah'' sudahlah jika perempuan menjawab seperti ini sangat sulit lelaki menentukan nya karena jawabannya antara ini dan itu iya dan tidak, pria itu hanya bisa pasrah dan memesankan menu favorit di resort ini.


Gabrian menghela nafas, ''Baiklah,'' jawab Gabrian lembut. ''Saya mau pesan menu favorit dan andalan disini,'' ujar Gabrian datar kepada waiters wanita itu


Waiters itu mengangguk sambil mencatat pesanan,''Baik tuan mohon ditunggu. Terimakasih sudah berkunjung'' lalu membungkuk dan pergi


Setelah kepergian waiters itu Gabrian tak henti-hentinya menatap Arelea tanpa berkedip dan terkesan lucu di mata gadis itu. Seperti macan, kadang menjadi garang dan menjadi imut dalam waktu sekejap berubah.


''Imutnya'' ucap Arelea langsung mencubit pipi pria itu.


Gabrian mengerucutkan bibirnya,''Gemas tidak denganku? hehe~'' tanyanya dengan wajah berseri-seri


''Iya-iya'' jawab Arelea dengan senyuman indah diwajahnya, dirinya memang belum mencintai Gabrian sepenuhnya tetapi ia akan mencoba untuk Gabrian tak pergi dari sisinya dan tetap menjaga dirinya sampai kapanpun itu. Bukan egois namun Arelea sudah ada rasa kepada Gabrian, takut saja jika dirinya sudah nyaman dengan perlakuan Gabrian yang begitu dan dengan tiba-tiba lelaki itu memutuskan hubungan mereka. Arelea tak suka dengan yang namanya penghianatan dan juga perselingkuhan, camkan itu Gabrian!.


Pria itu tak tahan dengan senyuman Arelea akhirnya dengan sekejap berubah menjadi garang, langsung saja pria itu menyambar bibir Arelea dan sedikit me*u*at dan Arelea pun hanya menikmati nya. Tak buruk juga berciuman! Dulu ia sempat mengira bahwa ciuman itu sangat menjijikkan nyatanya itu sangat tidak benar.


Penyatuan dua bibir itu terhenti ketika dua orang waiters mengetuk pintu room mereka. Dengan terpaksa Gabrian harus melepas tautan bibir mereka dengan kesal.


tok ... tok.. tok


Gabrian mendengus sebal karena kegiatan kesukaan nya diganggu. Dengan lembut ia mengusap sudut bibir Arelea dengan jari nya dengan sensual dan berbisik ditelinga Arelea, membuat pipi Arelea merona.


''Kita lanjutkan nanti ya!'' ucap Gabrian berbisik ditelinga nya dengan nafas panasnya.


''Masuk!'' Kata Gabrian Dingin dengan sedikit berteriak

__ADS_1


Kedua pelayan itu masuk dengan dua troli makanan dengan sedikit takut apalagi hawa sekitar menjadi dingin, mereka yang tak mengetahui apa-apa hanya sedikit canggung karena Gabrian menatap mereka berdua dengan sangat sengit seakan mereka membuat kesalahan yang sangat fatal, kemudian mereka menunduk.


''Maaf tuan mengganggu, ini pesanan anda sudah jadi'' ujar mereka berdua dengan sedikit gugup


''Terimakasih kakak, '' sahut Arelea dengan senyuman manisnya


Mata mereka berdua membelalak lebar melihat gadis imut itu dengan senyuman dibibir indahnya, hampir saja kedua wanita itu mimisan karena saking imutnya wajah Arelea saat ini. Walaupun mereka sesama wanita namun entah kenapa senyuman Arelea itu mampu menyihir mata setiap orang yang melihatnya tak hanya lelaki namun juga perempuan.


''Hei jangan tatap istriku seperti itu! Sudah sana keluar!'' Hardik Gabrian tak suka


Dua waiters wanita itu menunduk, ''B-baik tuan, kami permisi'' ucap mereka bersamaan lalu keluar dengan menutup pintu.


Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, Gabrian segera meminta Arelea menyuapi nya hidangan ini. Arelea pun hanya menurut dengan Gabrian.


''Sayang, mau disuapin dong'' ucap Gabrian manja


''Oke'' jawab Arelea singkat, kemudian ia mulai memotong daging steak itu dan menyuapkan kepada Gabrian tentunya dengan wajah berbinar.


''Bagaimana? enak tidak?'' tanya Arelea menatap Gabrian


''Heummm... ini sangat enak, kapan-kapan kita kesini lagi boleh juga ya!'' jawab Gabrian


''Besok aku akan belajar membuat daging panggang seperti ini, sepertinya mudah membuatnya dan mendingan tidak usah beli. Aku akan membuatkan kakak steak seperti ini jika ingin, hehe hemat kak!'' usul Arelea seraya menyuapkan potongan daging itu ke Gabrian dan di makan langsung oleh Gabrian.


Terlihat Gabrian sedang melamun memikirkan sesuatu, 'Kalau Lea yang memasak itu biasanya sangat enak, ini sih rasanya gak seberapa. Iya-in aja deh, hehe my wife's steak i'm coming' Batin Gabrian bersorak gembira


''Boleh juga, masakan mu pasti lebih enak daripada ini'' ujar Gabrian menggoda sekaligus memuji Arelea


Bluss~ pipi Arelea merona, lagi-lagi Gabrian menggodanya.


''Kenapa hanya aku yang makan? ayo aku juga suapkan kamu'' kata Gabrian


''Baik'' selalu saja gadis ini menuruti kata Gabrian. Gabrian pun juga ikut menyuapkan potongan-potongan kecil steak ke Arelea.


''Kalau rasanya begini resepnya gimana ya Kak?'' Tanya Arelea ketika merasakan sesuatu rasa baru dimulut nya.


''Kita bisa mencari resep membuat makanan ini di mesin pencarian, sayang'' Jawab Gabrian


''Ouh baiklah, besok aku juga ingin membuatnya,''


''Boleh saja sayang, tapi sepertinya bahan-bahan makanan ini tidak ada dirumah. Bagaimana kita membelinya terlebih dahulu besok jika ingin membuatnya?''


''Baiklah, '' Arelea melanjutkan acara suap-suapan nya hingga makanan di piring hotplate itu tersisa bumbu-bumbu saja.

__ADS_1


Mereka mengambil dua gelas minuman yang disajikan dengan hurricane glass itu dan cepat-cepat meneguknya hingga tandas.


Akhirnya acara makan malam lebih tepatnya makan kemalaman itu selesai. Mereka berdua keluar dari VVIP room dengan gaya elegan, dengan cepat juga keluar dari resort setelah membayar makanan tadi.


''Bagaimana senang tidak?'' Gabrian bertanya setelah masuk kedalam mobil


''Sangat senang kak.'' jawab Arelea girang namun matanya sudah seperti lem hanya ingin menempel terus, sama dengan Gabrian hanya ingin menempel dengannya terus menerus setelah menjadi tunangan bahkan sampai-sampai manjanya ke ubun-ubun.<3


Gabrian yang menyadari bahwa Arelea sudah mengantuk dengan peka ia menarik bahu Arelea agar mendekat ke arah nya.


''Tidurlah jika mengantuk,'' ucapnya


''Heumm'' Arelea langsung menyandar di dada bidang Gabrian dan menikmati aroma tubuh khas lelaki itu hingga memejamkan matanya.


Karena kelelahan gara-gara tadi pagi yang hingga siang hari bermain-main di pantai bersama Gabrian membuat dirinya cepat memejamkan mata. Terbang lah dirinya ke alam mimpi~


Jika Arelea terlelap maka tidak dengan Gabrian, ia sibuk menikmati indahnya wajah Arelea ketika tidur sangat polos seperti bayi yang baru lahir dan sama sekali tak ada dosa dan sangat cantik.


'Imutnya cantikku ini, jadi semakin tak sabar untuk memperkenalkan dirimu ke mommy dan daddy agar bisa menikahi mu dengan cepat. Ahh membayangkan nya saja sudah bahagia apalagi itu terjadi dengan jarak yg cepat ini pasti aku adalah lelaki paling bahagia memiliki gadis sepertimu. Pandai dalam segala hal, namun aku juga tau banyak kekuranganmu tapi apa salahnya kita saling melengkapi pasti akan menjadi pasangan yang bahagia hingga mempunyai anak dan cucu nanti dan juga sampai Tuhan mengambil nyawa kita.' Gabrian membatin dengan menerawang kehidupan kedepannya dengan Arelea dan memiliki anak yang sangat imut mirip dengan Arelea dan membayangkan menua bersama dengan gadis itu.


***


Sesampainya di mansion Gabrian yang tak tega membangunkan sang pujaan hati pun akhirnya menggendong Arelea dengan bridal style hingga masuk kedalam kamarnya.


Gabrian meletakkan Arelea dengan sangat hati-hati seperti meletakkan suatu barang yang sangat berharga.


''Selamat malam gem of my heart'' ucap Gabrian mengecup kening dan bibir Arelea dengan cepat takut sang empunya bangun.


Gabrian kemudian bangkit dari duduknya dan beranjak ke kamar mandi untuk merilekskan tubuh nya dibawah guyuran air dingin dan setelah selesai acara mandinya Gabrian ikut memejamkan mata nya dengan memeluk erat tubuh mungil gadisnya.


...----------------...


...'I think the sky will be happy to see you smiling happily~' ...


...'Kupikir langit akan senang melihatmu tersenyum bahagia' ...


...~Gabrian Gamaliel Atkinson...


...----------------...


Jangan lupa like comment favorit and vote.


IG: @_fikria.ns

__ADS_1


...****************...


Lagi pengen rajin update biar tambah rame ceritanya... makasih banyak yg udh dukung karya ku ini❤️🤩


__ADS_2