
Pada akhirnya wanita itu pergi meninggalkan ruangan dengan raut wajah tak enak dipandang dan juga pikiran frustasi karena menghadapi gadis polos namun bermulut pedas yang berada disebelah Gabrian yaitu Arelea.
Banyak karyawan Gabrian yang melihat itu menahan tawa dan sedikit ada juga yang iba dengan nasib nya, ia yang biasanya arogan dan angkuh sekarang menjadi seperti gembel tak memiliki apa-apa sangat frustasi.
''Awas saja kau bocah ingusan, Gabrian selamanya milikku tidak ada yang bisa memilikinya selain diriku.'' Teriak Angelista dalam batin
***
Berbeda dengan wanita yang sedang uring-uringan diluar sana Arelea dan Gabrian bertos ria karena berhasil mengerjai si pelakor amatiran hingga wajahnya seperti pig kekurangan makan.
''Hahahaha sayang, kamu pintar sekali! Dia sampai frustasi menghadapi ucapanmu tadi. Hahaha'' Tawa Gabrian seraya memeluk pinggang gadis itu
''Iya kak, hahaha aku juga sangat puas dengan ucapanku sendiri!''
Tawa mereka berdua membuat siapapun yang melihat pasti akan iri, bagaimana tidak iri? seorang CEO besar tertawa dan tanpa segan menunjukkan sikap seperti ini kepada karyawan nya. Bahkan para investor yang tadinya ingin melanjutkan meeting pun dibuat tercengang kaget dengan sikap yang mereka berdua tunjukkan, rupanya pasangan ini sangat romantis dan saling menyayangi pikir mereka semua.
''Ehmmm.'' Deheman seorang pria paru baya namun masih terlihat muda itu membuat satu pasangan itu berhenti tertawa
Arelea segera menjauhkan dirinya dari tubuh Gabrian dan meminta maaf atas kelancangannya tadi membuat kekacauan di meeting penting ini. Sebenarnya ini bukanlah meeting yang amat penting, jika penting pasti mommy Gabrian sendiri yang akan menghadirinya namun kali ini mom nya itu menyuruh anaknya untuk memimpin acara bukan dirinya.
''Maaf tuan besar semua, maaf atas kelancangan saya tadi masuk ruangan tanpa izin. Maafkan saya sudah mengacaukan meeting hari ini dan juga maafkan saya tidak sopan.'' Ucapan Arelea begitu tulus dari hati ini membuat beberapa dari mereka terlihat tersenyum dan tersentuh, rupanya di dunia ini masih ada anak-anak muda yang berani meminta maaf saat tidak sopan kira kira begitulah isi pikiran mereka.
''Tidak apa-apa nona, mari kita sambung meeting tadi!'' Tegas mereka
''Kalau begitu saya permisi terlebih dahulu, terimakasih dan maaf.'' Ujar Arelea membungkuk kepada mereka semua dan Gabrian.
Ia pergi dari ruangan itu dan saat diperjalanan ia menemukan seseorang yang menurutnya sangat familiar di matanya. Arelea menghampiri orang tersebut dan ternyata adalah wanita yang beberapa waktu lalu ia tabrak saat sedang memikirkan nama bos nya.
''Hai nona?'' Sapa Arelea membuat wanita itu berbalik badan
''Ya?'' Sepertinya wanita itu sedang terpikir sesuatu,
''Oh kamu anak kecil yang waktu itu menjatuhkan ponsel ku ya?!'' Geramnya setelah mengingat wajah gadis didepannya
''Maaf kak, kalau boleh saya ganti sekarang bagaimana. Sewaktu itu saya tidak memiliki uang banyak untuk mengganti ponsel nona yang rusak,'' Jelas Arelea dengan tangan didepan dadanya tanda meminta maaf
''Sedang apa kamu disini?'' Tanya Devita mengalihkan pembicaraan, ya wanita ini adalah Devita Siregar model yang sekarang sedang famous dikalangan masyarakat karena produk ambassador dari perusahaan cabang Gabrian yang bergerak di bidang produk kecantikan.
Devita berada di perusahaan Gabrian ini dikarenakan menemani sang kekasih yang sedang ada meeting bersama Gabrian dan para rekan lainnya. Ia merasakan haus maka dari itu ia meminta seseorang untuk membelikan dirinya minum tanpa sengaja ia malah bertemu dengan gadis yang pernah menjatuhkan ponselnya hingga pecah. Vita sebenarnya tidak marah karena ponsel itu memang sudah agak error' namun dirinya malas untuk membeli jadi ia tak mempermasalahkan hal ini.
''Ini perusahaan mommy kak Ian,'' jawab Arelea jujur
''Hah? siapa kak Ian? mom?'' Beo Vita
''Emmm aku tidak tau nama lengkap kak Ian,'' Ucap Arelea murung
''Baiklah-baiklah, tapi yang aku tahu pemilik perusahaan ini adalah Nyonya Kimberly Yovanka dan yang mengelola sekarang adalah asistennya dan juga terkadang anaknya yang bernama Gabrian Gamaliel Atkinson CEO perusahaan G'A Groups.'' Ungkap Vita panjang lebar
''Gabrian Gamaliel Atkinson?!'' Lirih Arelea
''Apa kamu sudah ingat?'' Tanya Vita
''Tidak!'' Jawab Arelea membuat wanita didepannya itu tersenyum tertekan
__ADS_1
''Ya sudah, aku mau pergi dulu mencari tempat yang hangat. Disini udaranya sangatlah dingin jangan berkeliaran ke luar gedung ini!'' Ucap Vita mengingatkan lalu melesat pergi setelah mendapat anggukan dari Arelea
.....
Arelea yang tadinya ingin kembali ke dalam ruang kerja Gabrian teralihkan perhatiannya pada sebuah pintu yang tertutup oleh lukisan yang sangat besar. Ia sangat penasaran ada apa dibalik lukisan besar itu namun ia tak berani membukanya apalagi menyentuh lukisan itu. Ia hanya menatap lukisan bergambar Monalisa itu sangat lama, sampai seseorang memanggil nya baru ia berbalik.
''Arelea?'' Panggil seseorang itu
Arelea segera berbalik, ''Ya sia- kak Marisa??'' Ucap nya berlari memeluk seorang yang ia panggil Marisa tersebut
Ternyata tebakannya benar.''Iya leaa, sedang apa di perusahaan nyonya Kimberly?'' Tanya Marisa, ia adalah kakak kelas Arelea saat sekolah menengah dahulu
''Aku sedang emm bekerja, ah iya bekerja.'' Jawab Arelea gugup
Meskipun Marisa sedikit curiga dengan gelagat Arelea yang dibilang sedikit aneh namun ia tak mempermasalahkan hal ini, ia senang bisa bertemu dengan adik kelasnya dahulu.
''Kalau kakak sedang apa disini?''
''Aku sedang menunggu dad ku yang berada di dalam ruangan meeting padahal tadinya beliau ingin mengajakku ke mall tetapi ada meeting dadakan katanya jadi aku harus menunggu, aku bosan ya sudah berjalan jalan disekitar sini. Ternyata malah bertemu denganmu, i miss you Arelea kecilkuu'' Jawab Marisa bersyukur
''Too kak, kakak sekarang tambah cantik dan tinggi. Apakah kakak sudah menikah?'' Tanya Arelea saat melihat jari telunjuk Marisa yang mengenakan cincin seperti dirinya
Pertanyaan Arelea membuatnya tersenyum manis, ''Aku sebentar lagi akan menikah nanti aku undang ya!'' Ucapnya
''Iya kak,'' ujar Arelea memeluk tubuh Marisa
''Kamu masih kuliah ya?'' Pertanyaan Marisa kali ini membuat wajah Arelea sedikit masam, Marisa yang menyadari perubahan raut wajah adik kelasnya itu meminta maaf karena takut pertanyaan nya menyinggung perasaan Arelea.
''Iya kak tidak apa-apa.'' Jawab Arelea
''Oh iya kamu sekarang bekerja disini ya?'' Tanya Marisa
Sebelum Arelea menjawab ia dikejutkan dari arah belakang oleh seorang pria yang memeluknya tanpa izin.
''Sia-?'' Belum sempat bertanya wajah Gabrian muncul dari ceruk lehernya
''Sayang! Sedang apa kamu disini?'' Tanya Gabrian manja, ia sampai melupakan bahwa Arelea tidak sendiri disitu melainkan juga ada Marisa yang sekarang tengah terkejut
Arelea jadi kikuk sendiri,'' Ehmm maaf kak Risa,'' Ucapnya
'Tunggu-tunggu... siapa risa?' Batin Gabrian syok
''I-iya tidak apa-apa,'' Betapa kagetnya Marisa saat mengetahui bahwa teman kecilnya itu adalah kesayangan dari seorang CEO apalagi sangat manja kepada temannya itu
Gabrian menegakkan badannya,''Ehmm... sayang ayo masuk ke dalam!'' Dengan wajah Gabrian datar
''Iya kak, em kak Risa aku pergi dulu ya! Semoga kita bertemu lagi'' Ucap Arelea mengikuti langkah Gabrian
''Iya!'' Balas Marisa
''Ternyata teman kecilku sudah ada yang punya, padahal dulu dia adalah kepunyaan ku sekarang sudah mempunyai teman hidup. Semoga tuan muda Gabrian menjagamu seperti dulu aku menjagamu!'' gumamnya mengingat betapa beruntungnya dirinya itu mempunyai teman kecil seperti Arelea yang sangat friendly dan ia sangat menjaga teman kecilnya itu seperti menjaga keluarganya sendiri.
''Sudahlah, kemana ya dad kok lama banget padahal tuan muda sudah keluar'' Herannya lalu pergi dari tempat itu
__ADS_1
***
Ditempat lain tepatnya diruang Gabrian, Terlihat seorang pria tampan dan berbadan kekar sedang merebahkan kepalanya di pangkuan sang kekasih dengan elusan hangat di keningnya. Ia sangat nyaman dengan posisi seperti ini, Gabrian dan Arelea itulah pasangan yang sedang mabuk asmara.
''Sayang'' Panggil Gabrian mendayu-dayu
''Hmm?''
''Perempuan tadi siapa mu?'' Tanya Gabrian dengan memejamkan matanya
''Dia adalah kakak kelas saat aku sekolah menengah pertama dan dia sekolah menengah atas dulu kak, dia sewaktu itu kelas 12 dan aku kelas 8. Dia sangat baik kepadaku, dia selalu menjagaku seperti ia menjaga adiknya sendiri. Sekarang kak Risa sudah mau menikah semoga suaminya kelak bisa menjaganya melebihi dia menjaga dirinya sendiri.'' Ungkap Arelea dengan mata memerah menahan tangis
Gabrian membuka matanya mendengar cerita Arelea, ia paham mengapa gadis ini sangat menyayangi wanita diluar tadi. Ternyata wanita itu berjasa banyak di kehidupan gadisnya itu saat masih kecil dahulu, ia segera merogoh kantong celana nya mengambil ponsel.
''Tolong invite perusahaan Mr.Rio ke perusahaan saya G'A Groups.'' Ucap Gabrian datar kepada seseorang diseberang saat panggil terjawab lalu mematikan sepihak sebelum orang itu menjawab ucapannya
***
Disisi seseorang itu:
''Sialan, untung kamu adalah sahabat ku!!!'' Umpatnya kesal
''Perusahaan Mr.Rio? bukankah perusahaan milik dad nya Marisa?'' Monolognya sendiri
***
Gabrian yang sudah menyelesaikan pekerjaannya di perusahaan mommy nya bergegas mengajak Arelea pulang karena semakin siang semakin dingin udaranya bukannya semakin hangat. Ia keluar menggunakan jas formal nya dan Arelea dengan jubah tebalnya, mereka menjadi sorotan para karyawan karena pakaian yang dikenakan sangat mewah apalagi desain tangan dari desainer terkenal di Amerika yang mana sangat mudah dibeli dalam menjentikkan jarinya bagi para billionaire sepeti Gabrian ini.
''Sayang, mau membeli makan dahulu tidak?'' Tanya Gabrian saat sudah dalam mobil
''Tidak usah kak, aku akan membuatnya nanti. Bahan makanan dirumah masih cukup banyak mungkin aku nanti bisa membuat makanan banyak hehe'' Jawab Arelea
''Baiklah, sesuka mu sayang'' Ujar Gabrian mencium kening Arelea
Dalam mobil itu kehangatan bertebaran dimana-mana, bahkan arav yang sebagai supir itu pun iri dengan keromantisan pasangan dibelakang nya itu.
'Kapan aku bisa seperti mereka... hikss Athaya datang ke sini sayang, aku menjadi nyamuk disini' Batin Arav menjerit-jerit
.
.
.
.
.
Bersambung...
IG: @_fikria.ns
Up nya di selang-seling hari, terimakasih sudah menunggu ❤️ jangan lupa like comment and vote yaa🤩
__ADS_1