Gadis Milikku

Gadis Milikku
Episode 19. Feeling bored in Gabrian's room


__ADS_3

...HAPPY READING 💖...


Setelah mendengar cerita Arelea yang panjangnya bisa dikali lebar akhirnya Gabrian melanjutkan pekerjaan yang sudah sempat tertunda dan lima menit lagi ia dijadwalkan akan meeting bersama klien dan para karyawan di perusahaan nya.


Saat ini Arelea sedang bermain dengan ponsel milik Gabrian dan ia menonton kartun dua gundul milik kampung durian runtuh menggunakan subtitle bahasanya yang membuat tertawa sendiri hingga Gabrian gemas dibuatnya.


'aish.. sangat menggemaskan sekali jika sedang tertawa! aku jadi tidak fokus bekerja. Rasanya ingin ku bawa pulang saja, Huh! sabar.. sabar.. sebentar lagi setelah satu klien dan rapat karyawan ini beres aku akan pulang membawamu dan masuk ke dalam pelukanku ... hehehe' batin Gabrian mengulum senyum sambil menatap Arelea


T**ok tok tok..


Suara ketukan pintu membuat Gabrian mengalihkan pandangannya lalu menetralkan ekspresi wajah nya berubah menjadi dingin seperti biasa, lalu menyuruh orang itu masuk.


''Masuk.'' seru Gabrian dingin


ceklek..


Pintu ruangan terbuka dan masuklah sang asisten memberitahu jika klien sudah datang dan rapat akan dimulai dua menit lagi.


''Maaf presedir, Mr.William sudah menunggu di ruang rapat dan meminta anda untuk segera datang dan memulai meeting secepatnya karena tuan William akan segera pulang kembali ke negaranya.'' ucap Arav formal


''Baiklah... kamu temui dulu dan sampaikan aku dalam perjalanan kesana!'' ucap Gabrian datar dan Arav mengangguk lalu melangkahkan kakinya keluar ruangan. Selepas perginya Arav ia berjalan menuju dimana Arelea masih sibuk sendiri dengan ponsel-nya.


''Sayang..heii..'' lalu Arelea mengangkat kepalanya menatap Gabrian dan berkata, ''Ada apa kak? apa pekerjaan kakak sudah selesai?'' tanya Arelea


''Belum sayang... aku akan menghadiri meeting bersama klien luar yang kebetulan sedang berlibur bersama keluarga nya kesini dan mereka ingin cepat cepat kembali ke negara asalnya karena ada sedikit masalah di sana,'' jelas Gabrian men-jeda ucapannya


''dan aku harus cepat cepat menemuinya untuk membahas suatu kerja sama dengan beliau.. jadi kamu tunggu sebentar disini ya. Aku tidak akan lama!'' Jelasnya dengan mengusap kepala Arelea


''Baiklah kak... tapi apa boleh aku meminjam ponsel kakak untuk menonton kartun ini?''


''Boleh saja sayang.. kamu boleh melakukan apa saja sesukamu jika bosan.''


''Ya sudah aku pergi dulu ya.. aku tidak akan lama,''


''Jika menginginkan sesuatu kamu bisa keluar mencari OB atau cleaning servis yang berada di luar.'' ucapnya


''Baiklah.'' patuh Arelea


Gabrian tersenyum lalu mengambil berkas yang sudah ia siapkan dimeja dan melangkah pergi menuju lift dari lantai 25 ke ruang rapat yang berada di lantai Lima belas.


Setelah perginya Gabrian, Arelea langsung kembali menonton kartun dua gundul di layar ponsel Gabrian. Entah mengapa ia sangat suka film anak anak dibandingkan dengan film dewasa seperti drama Korea yang sering di tonton oleh gadis sebaya dengan nya.


''Hahaha... kenapa si gundul berbaju biru ini imut sekali, ingin sekali rasanya ku cubit pipinya yang gembul ini... hahaha,'' tawa Arelea melihat scene salah satu gundul berbaju biru jatuh ke lubang lumpur dan bangun mukanya menjadi seperti kucing dipenuhi lumpur.

__ADS_1


Saat sedang asyik asyik menonton film duo gundul tiba tiba ponsel Gabrian mati karena kehabisan daya baterai.


''Aduh kenapa mati segala sih.. kan aku belum selesai menonton nya. Mana aku lupa memasukkan ponselku kedalam tas lagi.'' gerutu Arelea sebal


Lalu Arelea berjalan menuju meja Gabrian untuk mencari pengisi daya baterai di laci meja tetapi tidak menemukannya.


''Aishh.. dimana kak Ian meletakkan pengisi daya sih!'' gerutu Arelea masih mencari cari benda itu


Lalu tidak sengaja ia melirik dimana ada stop kontak dan ada benda yang ia cari masih menancap di sana.


''Nahh.. akhirnya pencarian ku ketemu juga.'' Arelea langsung menancapkan ujung ponsel ke pengisi daya dan meletakkan di meja kecil didekatnya.


Arelea kembali duduk di sofa dan memainkan anak rambut nya yang berwarna coklat tua itu dengan mendengus sebal.


''Kenapa aku tadi melupakan ponsel ku sih?''ucap Arelea uring uringan


''Aku sangat bosan... huhh'' ucapnya


Dua menit berlalu....


Lima menit berlalu...


Sepuluh menit berlalu...


''Hahh... rasanya tenggorokan ku sudah kering saja,''


''Emm tadi kata kak Ian 'Jika menginginkan sesuatu kamu bisa keluar mencari OB atau cleaning servis yang berada di luar' hahaha...kira kira aku bisa menemukan ob dimana ya?'' ucap Arelea menirukan gaya bicara Gabrian dengan cekikikan


Lalu ia berjalan keluar ruangan dan tepat saat itu ada salah seorang paruh baya sedang membersihkan lantai didekat ruangan CEO.


Arelea menghampiri paruh baya itu,''Maaf Bu saya mau tanya kalau disini pantry kitchen nya dimana ya?'' tanya Arelea ramah


Ibu paruh baya itu mendongak, ''Maaf dengan siapa ya?'' tanya ibu paruh baya tersebut yang memang belum tau jika Arelea dibawa oleh Gabrian sang bos nya.


''Saya Arelea Bu.. tadi kata kak Ian saya boleh meminta bantuan seseorang didekat ruangan ini jika membutuhkan sesuatu'' ucap Arelea sopan dan memperkenalkan diri dengan senyuman dibibir nya


''Oh maaf nyonya saya tidak mengetahui jika anda orang nya tuan muda,''


''Nyonya ingin apa biar saya ambil kan.'' Tuturnya kepada Arelea


''Emm tidak apa apa Bu.. saya ingin mengambil sendiri saja karena saya bosan dari tadi menunggu didalam ruangan itu,'' ucap Arelea mengarahkan tangannya menunjuk ruangan Gabrian


''Baiklah nyonya,, nanti jika butuh sesuatu bisa meminta bantuan saya.'' jawab nya sopan

__ADS_1


''Bolehkah aku meminta bantuan ibu untuk menunjukkan dimana pantry kitchen nya?'' tanya Arelea


''Baiklah nyonya Arelea... mari saya antar kan'' ucap ibu paruh baya yang bernama Risti itu seraya menuntun Arelea berjalan menuju pantry kitchen dekat ruangan Gabrian.


Dua menit berjalan akhirnya sampai di pantry lalu Arelea berterima kasih pada Risti dan mengambil minuman yang ia butuhkan.


''Terimakasih ibu...''


''Risti nyonya.'' memberitahu namanya


''Baiklah terimakasih ibu Risti..'' ucap Arelea


''Sama sama nyonya,''


''Kalau begitu saya akan kembali bekerja... selamat siang nyonya'' membungkuk hormat lalu pergi meninggalkan Arelea yang sedang mengulas senyum hangat.


Arelea mengambil satu cangkir untuk mengambil air putih untuk menghilangkan rasa dahaganya. ''Akhirnya tenggorokan ku tidak kering lagi... emm setelah ini aku harus kemana ya? aku kan sangat bosan di dalam ruangan kak Ian dan juga aku belum tau bentuk ruangan dan jalan di sini..'' katanya pada diri sendiri lalu terpikir ide untuk menghilangkan kejenuhan nya,


''Ahaaa aku punya ide... aku akan bertanya lagi kepada ibu Risti dimana tempat yang biasa dipakai untuk bersantai,'' lalu Arelea berjalan keluar pantry dan menuju dimana ibu Risti tadi sedang bekerja.


Ternyata ibu Risti sudah selesai mengerjakan tugasnya di dekat ruangan Gabrian dan sudah berpindah tempat, kecewa sudah harapannya yang ingin bersantai dan mengobrol dengan ibu Risti.


Gabrian yang baru saja menyelesaikan meeting bersama klien nya pun langsung menghampiri Arelea bersama sang asisten nya.


''Hei sayang... kenapa kamu diluar hm?'' ucap Gabrian mengagetkan Arelea yang refleks langsung mengelus dada saking kagetnya


''Astaga kak ian!! kenapa kakak mengagetkan ku sih.. untung aku tidak memiliki penyakit jantung jadi aman aman saja hanya kaget huh!'' ucap Arelea masih menetralkan rasa kagetnya


''Hehe maafkan aku sayang,''


''membutuhkan sesuatu hemm?''tanya Gabrian


''Tidak kak.. aku tadi haus dan meminta ibu Risti mengantarkan aku ke pantry untuk mengambil minum nah setelah itu aku ingin bersantai menghilangkan rasa bosan ku tetapi saat aku kembali kesini ibu Risti sudah pergi. Jadi aku menunggumu diluar sini saja,'' kata Arelea jujur


''Kalau begitu ayo kita makan siang diluar saja bagaimana?'' tawar Gabrian


''Emm terserah kak Ian saja deh.'' lalu Gabrian menggandeng tangan Arelea turun menggunakan lift untuk makan siang bersama di sebuah restoran bintang lima.


...----------------...


JANGAN LUPA LIKE VOTE COMMENT FAVORIT OKE


IG: @_fikria.ns

__ADS_1


__ADS_2