Gadis Milikku

Gadis Milikku
Chapter 46. Getting the green light


__ADS_3

...Happy Reading...


Gabrian tengah berada di ruangan Daddy nya membahas entah itu pekerjaan atau hal lainnya. Sedangkan para wanita nya sedang berada di ruangan tengah membahas masa memalukan yang pernah Gabrian alami. Bahkan Kimberly sampai terbahak-bahak mengingat anaknya itu, Arelea hanya mendengarkan sesekali tertawa mendengar cerita seru dari mommy Gabrian.


''Dulu gabrian pernah jatuh dari kasur katanya dia saat tidur sedang memimpikan dirinya menjadi malaikat yang mempunyai sayap dan terbang, sungguh kejadian itu membuat Gabrian berangan-angan bahkan tidak tau sekarang masih atau tidak... hahaha'' Ungkap mommy Kimberly dengan tawa lepas


''Sampai segitunya ya mom, sampai terbawa mimpi... pfffthhh!'' Arelea sampai menahan tawanya mendengar cerita itu


''Anak itu dulu juga bahkan sering tidur dengan memeluk guling yang isinya saja tipis seperti tak ada isinya, bayangkan saja itu dia seperti memeluk angin kan... sangat membuat geleng-geleng kepala keinginannya dahulu,'' Ujar mommy Kimberly dengan wajah tertawanya


''Namun, sejak kejadian dahulu dimulai dari sikap dan perilaku nya mulai berubah. Dia suka berdiam diri dikamar, menjadi pendiam seakan tak mempunyai semangat hidup. Bahkan sampai sekarang.'' Ungkap nya lagi dengan nada sendu dan mata berkaca-kaca


Arelea tanggap karena pernah diceritakan oleh Gabrian, Ia memeluk tubuh Kimberly dari samping, guna menyalurkan semangat.


''Kak Ian sepertinya sedari dulu aku lihat orangnya bukanlah pendiam, dia sangat cerewet. Bahkan tadi ia sempat bergurau dan bercanda tawa dengan dad and mom,'' Ucap heran Arelea


Kimberly menoleh, ''Sepertinya baru tadi aku melihatnya seceria dulu lagi, mommy pun tadi sempat terkejut melihat perubahan drastis nya. Mungkin dia sudah menemukan kebahagiaan nya di dirimu membuat kegelapan dalam dirinya hilang dan diganti dengan kecerahan an.'' Ungkap nya dengan lembut


''Aku bahkan merasa bahwa kak Ian itu dahulu hidupnya sangat bahagia bahkan sampai besarpun bahagia, di besarkan dikeluarga yang harmonis seperti sekarang. Namun-- saat malam itu dia menceritakan kisah kelam nya membuat aku berpikir sebaliknya, mungkin memang benar seseorang yang terlihat arogan dan angkuh di depan masa itu hanya menutupi kesedihan yang dia alami.'' Ucapnya menjeda dan menghela nafas


''Aku pun sama dahulu aku berpikir kak Ian itu sangat dingin dan angkuh saat pertama kali bertemu dengan nya namun lama kelamaan aku melihatnya sangat baik dan ramah. Setelah beberapa minggu kemudian ia tak sengaja menceritakan sesuatu yang menurut Lea itu sangat membuat seseorang down. Kak ian rapuh namun tak mau memperlihatkan kepada orang lain.'' Ungkap Arelea melanjutkan


Kimberly yang mendengar penuturan Arelea langsung mengusap kepala Arelea dengan kasih sayang, sungguh tak terduga bila anaknya yang sangat ia sayangi itu bisa menjadi ceria seperti dahulu lagi karena di sembuhkan gadis setulus dan sebaik Arelea.


''Terimakasih sayang, semoga kamu dan Gabrian berjodoh. Mommy merestui kalian.'' Ucap mom berlly memberi lampu hijau terhadap hubungannya


''Waahh, benarkah mom?'' Pekik dad Drax berjalan dari arah belakang mereka


''Terimakasih mom,'' Ucap Gabrian memeluk mommy nya dan melirik Arelea yang juga tengah tersenyum menatapnya


''Boy, Daddy hanya meminta kamu jangan sekali-kali menyakiti atau menghianati pasanganmu. Pasanganmu itu wanita dan orang yang melahirkan mu juga wanita, jika kamu melukai perasaan pasanganmu maka kamu juga akan menyakiti perasaan mommy, benarkan mom?'' Nasihat dad Drax menatap istrinya


''Dengarkan itu gab, apa yang Daddy katakan itu benar adanya. Kamu harus menjadikan wanita-mu itu sebagai ratu dalam kehidupan, namun jangan sampai wanita-mu itu melupakan kewajiban nya di dalam hubungan setelah dijadikan ratu oleh mu. Arelea adalah orang yang berhati tulus dan mom lihat sikapnya sangatlah masih kekanak-kanakan sedikit, kamu harus menjaganya karena mom melihat dia adalah orang yang langka.'' ucap mommy seraya berbisik diakhir kata


''Gabrian janji kepada siapapun yang mendengar ucapanku kali ini akan selalu menjadi pria sejati dan pria yang bertanggung jawab.'' Tegas Gabrian mengecup pelipis Arelea


Mereka semua tersenyum haru mendengar ucapan serius dari gabrian. Sudah terlihat begitu cinta nya pria itu terhadap Arelea hingga begitu besar juga rasa ingin memiliki dan bertanggung jawab atas nya.


''Daddy dan mommy bangga boy,'' Ujar dad Drax

__ADS_1


''Aku memang membanggakan,'' Jawab Gabrian membanggakan diri


Hhhaaahh....


Mereka semua hanya dibuat geleng-geleng kepala. Setelah itu tidak ada satupun orang yang berbicara.


''Mom dad nanti sore aku dan Arelea akan pulang.'' Ucap Gabrian memecah keheningan


''Kenapa? bukannya kamu baru sehari disini! Apa kamu tak merindukan mommy ha?'' Seloroh mom Kimberly


''Bukan begitu mom, tapi aku akan mengerjakan pekerjaan ku dirumah. Dan saat badai salju berlalu kita akan mengadakan pesta pertunangan jadi aku harus mempersiapkan lebih awal.'' Ungkap Gabrian


''Aku sudah memikirkan matang-matang pesta pertunangan ku dengan Arelea itu hanya akan dihadiri keluarga besar kita saja. Dan untuk pernikahan ku nanti juga sama. Aku tak ingin wajah cantik Arelea akan menjadi buronan para pejantan diluar sana!'' Tegas Gabrian melanjutkan


''Kalau itu terserah kamu saja, Daddy dan mommy pasti akan selalu mendukungmu!'' Ujar mereka berdua


''Terima kasih mom dad. Kalau begitu Gabrian pamit.'' Ujar Gabrian pergi begitu saja setelah meminta Arelea mengikutinya


Arelea menyalami kedua tangan orang tua Gabrian secara bergantian lalu berpamitan. Pasangan itu hatinya menghangat, di sana sangat banyak gadis cantik dan juga berasal dari keluarga berada namun gadis cantik tulus dan juga ber attitude bagus sangat susah ditemukan.


Bahkan anaknya sendiri pergi begitu saja tanpa menyalami kedua tangan orang tua nya. Terkadang memang mereka yang lebih tua seakan lupa cara sopan berpamitan terhadap orang yang lebih tua.


''Dad juga merasa kok mom, kita lihat alurnya saja bagaimana kita tau nanti.'' Jawab Dad Drax


Mereka pergi ke dalam ruangan dimana banyak terpasang alat komputer dan juga beberapa orang sedang membaca dan meneliti di komputer itu.


Mereka menghampiri pria tak bernyawa tetapi memiliki sistem otomatis itu dan bertanya semua yang ingin mom dan dad ketahui.


.


.


.


.


.


Di-lain tempat tepatnya Gabrian dan Arelea berada. Mereka tengah mengumbar kemesraan di dalam tempat perbelanjaan pusat kota. Seakan lupa tempat mereka tak segan-segan mengucapkan kalimat-kalimat romantis dimana setiap orang yang melewati mereka pasti sangat iri.

__ADS_1


''Sayang mau beli apa saja?'' Tanya Gabrian melirik troli belanja nya yang masih kosong


''Apa saja kak, tetapi besok aku dan kak Atha akan belajar memasak lagi kan?''


''Jika wanita itu bersedia datang besok.'' Jawab singkat Gabrian, sebenarnya dia sedikit tak rela waktu berdua nya dengan Arelea diganggu orang lain.


''Oke kak, oh iya aku kemarin sudah menyimpan nomor telepon kak Atha di ponsel baru yang kakak beri.''


''Wah benarkah? coba perlihatkan ponsel mu.''


Arelea membuka tas selempang kecil nya dan mengambil handphone bermerk ***** itu dan menunjukkan nya kepada Gabrian.


''Kak, kita foto yuk. Kemarin belum sempat berfoto kan?'' Ajak Arelea


Merekapun mengabadikan momen dengan berfoto sedikit menjauhi kerumunan. Mereka berfoto pertama kali dan juga Arelea gunakan foto cantik itu di layar depan nya.


''Wahh cantik sekali kak,'' Puji Arelea melihat foto serasi mereka, ia juga memperlihatkan kepada Gabrian.


''Kamu memang sangat cantik sayang.'' ucap Gabrian menyelipkan anak rambut Arelea ke belakang telinganya.


Arelea tersenyum malu.


Bahagia mereka tidak bisa kita ukir dengan kata-kata namun bisa diungkapkan dari hati ke hati. Dengan senyum merekah mereka mulai memilih-milih makanan untuk beberapa hari ke depan.


Setelah selesai berbelanja makanan mereka pergi ke toko 'exhibicion' untuk membeli pakaian tebal. Selesainya membayar pasangan itu pergi dan pulang ke mansion dengan senyum tetap tersungging dibibir mereka.


.


.


.


.


.


Bersambung....


IG: @_fikria.ns

__ADS_1


__ADS_2