Gadis Milikku

Gadis Milikku
Chapter 43. Siksaan namun Nikmat


__ADS_3

...HAPPY READING...


Penghinaan dan pencaci makian orang sudah terdengar tak asing di telinga kita. Walaupun banyak yang sudah tak seperti itu tetapi masih saja banyak terjadi, apalagi di kota-kota besar. Direndahkan dan juga di kucilkan bahkan menjadi hal yang sangat tidak penting bagi mereka namun nyatanya itu sangat berdampak pada kesehatan mental kita.


Jika kita di caci dan di maki seseorang maka jadikanlah semua itu sebagai bumbu-bumbu semangat kesuksesan untuk meraih apa yang kita inginkan. Kita bisa membungkam mereka dengan prestasi yang kita raih, dan kita juga bisa membanggakan kedua orang tua. Jangan hiraukan perkataan orang lain yang menurut kita tidak berguna, terus maju ke depan tanpa melihat kebelakang.


Seperti hal nya seorang pria berparas tampan yang duduk di balkon kamar nya dengan menghirup udara malam di negara C tersebut. Sudah sejak kecil dirinya dicaci hingga dihina sebagai orang buruk rupa, namun saat sudah dewasa seperti sekarang juga berparas rupawan hingga banyak orang yang selalu memujinya. Berbeda dengan dahulu yang sering di gunjing dan di rendahkan.


Nampak pria itu menghela nafas panjang, sudah lama tak menghirup udara bebas seperti sekarang ini. Hidup di tengah hiruk pikuk kehidupan kota membuatnya susah mencari udara yang bebas dari asap dan juga udara bersih.


Dunia ini terasa sangat begitu luas sampai-sampai dirinya tak mampu melihat dimana keberadaan gadis yang dulu selalu membantunya saat terkena bullying di sekolah.


''Dia dan aku akan menjadi kami,'' Gumamnya tersenyum miring melihat sinar bulan dan juga bintang


Pria ini menjadi warna negara C sudah cukup lama, dahulu sang ibunda tercinta nya selalu mengajak pria ini untuk pindah ke negara asalnya karena ibu nya tau bahwa pria ini sering terkena bullying dan menyebabkan mentalnya sedikit terganggu.


''Tak terasa sudah hampir tujuh tahun aku meninggalkan dirimu,'' Lirihnya dengan nada sedih


''Kamu akan menjadi milikku dan aku akan menjadi milikmu.'' Kata-kata ini selalu ia ucapkan sebelum akhirnya masuk kedalam kamar dan tidur.


''Wo ai ni,'' Gumamnya sebelum memejamkan mata dan terlelap dalam mimpi nya.


*****


Dibelahan dunia lain, dua insan sedang bermesraan di dalam kamar dengan si lelaki tertidur manja di pangkuan sang kekasih.


''Sayang, malam ini kamu tidur denganku lagi ya!'' Perintah sang pria dengan arogan nya


''Hmmm,'' Dan sang wanita hanya bergumam menjawabnya. Matanya sudah seperti diberi tarikan magnet sehingga membuat nya susah membuka mata.


''Kamu sudah mengantuk ya?'' Tanya pria itu dengan mendongak ke atas


''Belum kak.'' Jawab Arelea dengan bergumam


''Berbaringlah,'' Ucap Gabrian bangkit dan membaringkan Arelea


Sekarang masih pukul tujuh malam dan tentunya ini masih sore tetapi bagaimana juga cara menghadapi mata yang sudah ingin terpejam.


''Istirahatlah aku akan mandi, nanti kalau aku sudah selesai mandi kamu ku bangunkan ya?'' ujar Gabrian menarik selimut tebal hingga menutupi leher Arelea


Arelea mengangguk kecil.


Pria tampan itu akhirnya pergi menuju kamar mandi dan berendam di air hangat tentunya. Cuaca yang dingin ini membuat tubuhnya seakan tak terisi keringat seperti hari biasa. Mungkin nanti ia harus berolahraga mengangkat beban juga push up seratus kali.


''Haihh otot ku sudah tidak terbentuk lagi sepertinya, aku harus lebih giat berolahraga mulai hari ini. Masakan Arelea terlalu enak hingga membuatku lupa diri, huhu otot perutku~'' Batin pria itu menangisi kepergian perut sixpack nya.


Semenjak Arelea datang ke kediamannya, ia selalu lupa diri jika sudah makan masakan Arelea. Bahkan ia jadi jarang olahraga karena sibuk bekerja dan juga menemani Arelea. Bukan karena Arelea juga ia kehilangan perut bagus nya itu, tetapi karena masakan Arelea yang sangat enak hingga mengalihkan dunia nya.


''Setelah ini aku akan gym lagi!'' Tekad nya dengan mengeringkan rambut dengan hairdryer


''Seperti siksaan bagi perut bagus ku namun nikmat dalam lidahku.'' Gumamnya dengan penuh drama


Selepas mengeringkan rambutnya ia keluar mengunakan handuk yang hanya menutupi area pribadinya saja, ia berjalan dengan begitu santainya dan tak perduli jika ada orang yang melihatnya. Cuaca diluar sangat dingin dan dirinya hanya mengunakan sehelai kain ditubuhnya bukan kah itu hanya akan membuat kesehatan nya tidak bagus. Namun ia tak perduli.

__ADS_1


Ia mengayun kan kakinya menuju ruang ganti, ia memakai baju santai juga celana pendek yang cukup untuk menghangatkan badannya.


''Hmm tampan juga aku hehe,'' Ucapnya dengan percaya diri (Tapi memang tampan sih) Kemudian ia keluar dari kamar ganti dan berjalan menuju pintu yang dimana itu adalah ruang kerja pribadi nya.


''Hhuhh pekerjaan ku masih banyak sekali!! Padahal aku ingin tidur dengan Lea,'' Gerutu nya


Gabrian duduk dan menyalakan laptop nya dan mulai mengerjakan apa yang ia kerjakan.


 


Pukul Sepuluh GMT+3 Arelea terbangun dari tidurnya, ia melangkah menuju kamar mandi untuk mencuci muka dan juga menggosok gigi.


''Hmmm ternyata sudah pukul sepuluh, lama sekali aku tidur nya.'' Gumamnya ber monolog sendiri


Ia bergegas mencari dimana Gabrian berada, karena tidak biasanya ia ditinggal kan didalam kamar apalagi waktu tidur dengan sendirinya.


''Kak Ian kemana ya?'' Tanya nya dalam batin


''Apa mungkin sedang kerja ya?'' Gumamnya


Arelea keluar dari kamar dan mencari arav, ia ingin ke ruangan kerja yang biasa Gabrian gunakan. Ia tak mengetahui dimana letak nya.


''Hmm tuan arav?'' Panggil Arelea saat sudah di depan arav.


Arav yang sedang mengerjakan berkas di meja makan pun menoleh, ''Ya nyonya muda? Ada apa?'' Tanya nya


''Emm kak Ian ada dimana ya tuan?''


''Oh begitu ya, terimakasih tuan. Kalau begitu aku ke atas dulu ya...'' Ucap Arelea


''Baik nyonya,'' Jawab Arav lalu gadis itu pergi ke atas lagi.


''Kata tuan arav ruang kerja kak Ian ada di samping ruang tidur, berarti di pintu yang itu ya?'' Gumamnya menunjuk satu pintu yang belum pernah ia tahu dalamnya apa sama sekali.


Seraya bersenandung kecil ia berjalan lebar ke arah pintu itu dan mengetuk nya.


Tok tok tok


''Kak? Apa kakak di dalam?'' Panggil Arelea


Di dalam ruangan tepatnya Gabrian sedang mengerjakan sesuatu teralihkan perhatiannya ke pintu yang sedang diketuk juga terdengar suara perempuan dari balik pintu.


''Kak? Apa kakak di dalam?'' Terdengar suara perempuan dari balik pintu


Gabrian menyahut, ''Ya sayang, aku ada didalam!'' Teriak Gabrian


''Aku masuk ya?'' Tanya Arelea dari sana


''Yaa!!'' Seru Gabrian


Ceklek~


Suara pintu terbuka membuat senyuman kecil tersungging di bibir pria tampan itu.

__ADS_1


''Kemari,'' Perintah nya seraya menepuk-nepuk paha nya meminta Arelea duduk di sana


Arelea tersenyum manis membuat Gabrian sedikit salah tingkah, ia duduk di pangkuan nya sesuai perintah dan bertanya.


''Kak ini sudah malam kenapa tidak tidur saja?'' Tanya Arelea


''Aku masih ingin mengerjakan berkas ini, takut besok pagi tidak bisa menyelesaikan nya takut terlalu menumpuk.'' Jawab Gabrian dengan tangan bertengger di pinggang Arelea


Gadis kecil itu mengangguk kecil, ''Kamu tidak tidur saja lagi hmm?'' Tanya Gabrian


''Aku sudah tidak mengantuk kak,'' Jawab Arelea mengerucutkan bibirnya


''Bagaimana kalau kita menonton film saja?'' Usul Gabrian


''Pekerjaan kakak bagaimana?'' seraya melihat tumpukan berkas yang masih belum ditanda- tangani oleh Gabrian


''Besok saja tidak apa-apa,'' Jawab nya


''Baiklah,''


***


Mereka menuju ruangan dimana terdapat bioskop kecil namun juga ada makanan-makanan ringan tersedia di dalam, dulu Gabrian membuat bioskop kecil ini agar saat dua adik sepupu perempuan nya datang tidak perlu menemani jauh-jauh cukup dirumah juga bisa melakukan pekerjaan lain.


''Waahh! Rumah kakak lengkap sekali,'' Kagum Arelea


''Bagaimana kamu suka tidak? kalau tidak biar aku ganti desain nya,'' Tanya Gabrian mengecup kening Arelea dengan sayang


''Suka kak,''


''Kita akan menonton film apa kak?'' Tanya Arelea


''Film Horor bagaimana?'' Usul Gabrian


.


.


...~Sometimes we need an opinion to do something~...


...``Terkadang kita perlu pendapat untuk melakukan sesuatu``...


.


.


.


.


Bersambung....


IG: @_fikria.ns

__ADS_1


__ADS_2