
...🌹🌹HAPPY READING🌹🌹...
Hari ini sudah hari Senin lagi dimana Arelea mulai bekerja lagi sehabis berlibur bersama gabrian. Entah mengapa gabrian selalu mendekati Arelea bahkan tak segan-segan menunjukkan bahwa ia sangat menyukai Arelea. Arelea yang belum pernah mencintai atau dicintai seseorang pun ia tak paham yang ia tau hanya lah jika Gabrian hanya merasa kasihan kepadanya karena tinggal dan hidup sendiri tanpa seorang pun keluarga. Tetapi bagaimana perasaan gabrian saat mengetahui Arelea hanya menganggapnya seorang malaikat tak bersayap, memang itu pujian sangat bagus tetapi ia seperti tak dianggap sebagai pasangan. Arelea sangat tak peka dalam hal itu.
Gabrian sudah ingin sekali rasanya memperistri Arelea karena setiap hari ia semakin cantik dan menarik perhatian masa yang lewat, bahkan ada yang tak tau malunya menatap Arelea dengan mata tak berkedip.
Sekarang Arelea sedang berada di perpustakaan untuk bekerja ia sedang menyambut para tamu atau pembaca aktif di perpustakaan.
''Selamat datang dan semoga membaca dengan nyaman,'' ucap Arelea menyapa pengunjung
''Terimakasih kakak.'' jawab salah satu pengunjung
Arelea hanya menunjuk kan senyum termanis nya kepada pengunjung pengunjung di sana. Arelea memang terkenal keramahan nya pada pengunjung dan bisa dibilang paling rajin juga dalam bekerja.
Arelea selalu melayani pengunjung dengan ramah dan wajah teduh hingga para pengunjung bisa menikmati pelayanan di perpustakaan ini.
Berbeda dengan Arelea, Gabrian sedang disuguhkan dengan setumpuk dokumen dan berkas penting untuk di tanda tangani dan di pertimbangkan. Karena sejak satu Minggu lalu ia sering tidak berangkat ke kantor tetapi mengerjakan di mansion pribadinya. Jika di kantor lebih cepat dikerjakan jika di mansion ia suka melamun dan tidak fokus.
Biasanya ia sangat suka bekerja bahkan keseharian Gabrian sebelum bertemu Arelea hanya terisi bekerja, bekerja, dan bekerja. Setelah bertemu Arelea ia sedikit demi sedikit berubah tetapi masih mem-prioritaskan pekerjaan yang pertama karena ia belum menikah. Maka dari itu ia lebih giat bekerja saat masih lanjang, dimasa masa ini lah ia bisa fokus bekerja untuk masa depan. Jika sudah menikah yang harus di-prioritaskan adalah istri dan anak jadi ia bisa mempunyai waktu luang untuk bersama mereka begitulah pikirnya.
''Huh... kenapa aku rasanya malas sekali mengerjakan dokumen sialan ini...'' ucapnya frustasi masih dengan mengerjakan dokumen hingga selesai.
''Akhirnya...'' Lalu ia mengambil telpon kantor yang terhubung di setiap ruangan
''Arav.. masuk ke ruangan ku.'' ucapnya dingin tak mau dibantah
''Baik tuan.'' lalu Gabrian mematikan telpon sepihak setelah mendapatkan jawaban
Selang beberapa menit Arav mengetuk pintu,
Tok.. tok.. tok..
''Masuk'' setelah mendapatkan ijin Arav lalu masuk ke dalam ruangan CEO milik Gabrian.
''Ada apa tuan muda?'' tanya nya setelah berdiri di hadapan tuan muda nya
''Ini dokumen dan berkas yang sudah aku tanda tangani, Cepat kau bawa pergi aku sudah sangat pusing melihat tumpukan dokumen berada di mejaku.'' ucapnya dingin sambil memijat pelipisnya
Arav langsung tanggap dan mengambil dokumen yang berada di atas meja dan menentengnya,''Masih ada yang bisa saya bantu tuan?''
''Tidak usah.. kau pergilah nanti jam makan siang kembali ke ruangan ku.''
''Baik tuan muda.'' lalu melangkahkan kaki nya keluar ruangan
Gabrian yang melihat sekertaris plus asisten pribadinya keluar langsung mendesah kasar
'Huuhh'
Tiba tiba saja ia teringat sosok gadis cantik yang bekerja di perpustakaan dan restoran nya, ''Sedang apa kamu sekarang baby?'' sambil menatap langit langit ruangan kerja nya
''Hahh... lebih baik ku temui saja semoga masih bekerja.'' lalu beranjak dari tempat kebesaran nya dan melangkah keluar.
__ADS_1
''Arav, setelah semua nya selesai kau langsing ke parkiran. Aku akan pergi sebentar sebelum ke mansion.'' setelah berkata demikian Gabrian berjalan dengan gaya cool memasuki lift khusus CEO.
''Huhh tak sabar nya aku menemui mu gadis kecilku.'' gumam nya.
Tingg
Pintu lift terbuka lalu ia melangkah melewati loby perusak ke area parkiran menuju mobil sport keluaran terbaru yang baru ia beli kemarin.
Setelah menunggu lebih dari lima menit Arav baru datang,
''maaf tuan tadi ada sedikit kendala di lift.'' ucap Arab merasa bersalah sambil membuka kenop pintu mobil lalu masuk.
Gabrian menoleh ke arah Arav dan,''Hmm.'' hanya deheman yang keluar dari bibir Gabrian lalu kembali menatap ponsel genggam nya
''Maaf tuan muda kita mau kemana sebelum ke mansion?''
''Kita ke Atkinson G Library terlebih dahulu.'' jawab Gabrian dingin plus dengan wajah datar nya
''Baik tuan muda.'' lalu menjalankan mobilnya menuju AG Library.
Didalam mobil tidak ada pembicaraan sama sekali dan setelah satu jam berkendara mereka sampai ke dalam parkiran perpustakaan milik Gabrian.
''Arav, Kau tunggu saja di sini atau kau boleh kemana saja terserah mu. Nanti jika aku perlu maka kau akan tu telpon.'' Setelah mengucapkan kalimat itu lalu ia melangkah masuk ke dalam perpustakaan
''Selamat datang tuan, Silahkan masuk.'' ucapan itu membuat langkah Gabrian berhenti lalu ia menatap sang gadis yang ia cari sedang melayani para pengunjung.
''Arelea... kamu kah itu?''
''Angkatlah kepala mu jika ada yang berbicara.'' ucap Gabrian sambil mengangkat dagu Arelea.
''M-aaf bos..'' cicit Arelea
''Baiklah, sekarang kamu sudah waktunya istirahat kan?''
''Emm sebentar lagi bos, pengganti ku sedang beribadah.''
''Oke, Nanti setelah penggantimu sudah datang kamu segera keluar mencari mobil berwarna biru keunguan ya!'' lalu mengacak-acak rambut indah Arelea
''Baik bos.'' ucap Arelea patuh
Sudah sepuluh menit berlalu Arelea baru saja memperlihatkan batang hidungnya dengan celingak-celinguk mencari mobil yang dimaksud oleh Gabrian tadi.
''Mobil bos yang mana ya?'' tanya nya pada diri sendiri sambil melihat satu persatu mobil yang berjejer di sepanjang pakriran pengunjung
Gabrian yang melihat Arelea celingukan langsung membuka jendela mobil lalu melambaikan tangan nya kepada Arelea.
Arelea yang tidak sengaja melihat tangan melambai langsung menghampiri mobil itu dan Arav langsung membukakan pintu untuk calon nona muda nya itu.
''Silahkan masuk nona.'' ucap Arav membungkuk tanpa melihat wajah sang nona nya.
''Terimakasih tuan asisten.'' lalu Arelea duduk di sebelah Gabrian.
__ADS_1
Setelah Arelea masuk, Arav kembali menjalankan mobil untuk ke restoran dekat perpustakaan untuk makan siang tuan muda dan calon nona muda nya kelak.
Tidak ada sepatah kata yang keluar dari mulut Arelea maupun Gabrian dan sesekali Gabrian hanya melirik Arelea yang tengah memandangi mobil nya dengan pandangan takjub karena selalu berdecak kagum.
'Sepertinya aku tidak salah memilih calon pendamping ku kelak, bahkan biasanya orang akan jaim tetapi dia menunjukkan kekagumannya dengan terang-terangan. Mommy dan daddy juga pasti akan menyetujui jika aku dan dia memiliki relationship,' batin Gabrian
Setelah beberapa menit mereka sampai di depan restoran Jepang yang cukup mewah untuk makan siang.
''Pelayan'' panggil Arav kemudian ia duduk di jauh dari tempat yang di duduki sang tuan mudanya
Pelayan pun datang ke meja Gabrian, ''Silahkan tuan ini buku menunya'' lalu menyerahkan buku menu di restoran itu.
''Saya pesan Yakiniku, katsu dan minumnya Amazake.''
''Kalau kamu mau pesan apa? sayang.'' tanya nya pada Arelea
''Samakan saja bos.'' ucap Arelea
''Baik berarti dua Yakiniku katsu dan amazake, silahkan ditunggu.'' ucap pelayan lalu pergi
Setelah menunggu beberapa saat makanan pun datang dan mereka berdua langsung menyantapnya dengan lahap.
Setelah selesai makan siang mereka pun kembali ke perpustakaan agar Arelea bisa bekerja kembali.
''Terimakasih bos,'' ucap Arelea sembari keluar mobil
''Sama sama lea'' ucap Gabrian dengan senyuman termanisnya.
Lalu Arelea masuk kedalam perpustakaan untuk bekerja kembali. Lain halnya dengan Gabrian, ia pulang ke mansion untuk beristirahat dan berenang menenangkan diri.
...****************...
...'My simplicity makes me feel comfortable and I think that happiness is only us who can manage it where, when and time'...
...(Kesederhanaan ku membuat diriku merasa nyaman dan aku pikir kebahagiaan hanya kita yang bisa mengaturnya di mana, kapan dan waktunya)...
...🥀Love yourself...
Maaf ya kalo karya author masih agak kurang bagus atau kurang tepat kosa katanya/ tata letak, author juga masih belajar jadi kalo ada yang salah mohon kasih author saran untuk memperbaiki kata kata nya terimakasih>~<
Jangan Lupa untuk rate bintang 5
🌹LIKE
🌹VOTE
🌹COMMENT
🌹FAVORIT
IG: @_fikria.ns
__ADS_1
...🔥SELAMAT MEMBACA🔥...