
Dua Bulan Berlalu..
Keadaan Rumah Tangga Rumi semakin membaik, Ameera sudah cukup tenang menjalani hari-harinya.
Selama dua bulan, Rumi juga berusaha memperbaiki diri untuk jadi lebih baik dan terbuka.
Akhir-akhir ini Ameera tengah di sibukkan dengan persiapannya membuka sebuah toko rotinya kembali, Rumi memberikan hadiah dengan memperbaiki keadaan toko roti menjadi lebih nyaman dan modern,
Ameera juga sudah menyelesaikan Studynya hanya tinggal menunggu waktu wisuda di jadwalkan.
Sementara itu, Keadaan Tante Sonia kali ini cukup memprihatinkan, ia berada di kota kelahirannya di jawa tengah bersama dengan suaminya tanpa di fasilitasi beberapa barang mewah, itu merupakan hukuman mutlak dari sang suami.
Sikap Tante Sonia terhadap Keylapun masih sama, masih sangat ketus dan tidak menghargai hubungannya dengan Argha, baginya Keyla tidak akan membawa kebahagian pada sosok Argha di masa mendatang.
Sebagai seorang laki-laki yang tulus mencintai Keyla, Argha tetap mempertahankan dan membuktikan apa yang sepantasnya ia perjuangkan.
-
Sore itu Ameera baru saja tiba dari toko roti yang sudah beroprasi beberapa hari, seperti biasanya ia langsung bergegas untuk mandi, malam itu Rumi mengajaknya untuk makan malam bersama dengan Ibu mertuanya, Ibu Anjani.
Ameera sudah bersiap diri setelah tiga puluh menit menghabiskan waktu di dalam kamar mandi, lalu ia merias diri dengan makeup tipis natural.
Ameera masih menunggu suaminya yang tak kunjung datang, karena sedikit merasa lelah ia memutuskan merebahkan tubuhnya di atas kasur dengan dua tumpukkan bantal di kepalanya.
__ADS_1
Tak lama berselang, Rumi datang dan mengecup kening Ameera.
Ameera masih harus menunggu Rumi bersiap.
"Pakaianmu, Mas.." kata Ameera yang sudah menyiapkan pakaian santai untuk suaminya.
"Makasih ya? Kamu cantik malam ini" kata Rumi memuji Ameera yang hanya mampu tersenyum penuh bahagia.
Satu jam menunggu keduanya bergegas menuju kediaman Ibu Anjani yang terletak di pusat kota tak jauh dari kediaman Rumi saat ini. Ameera juga membawakan beberap roti khusus untuk ibu Anjani yang ia buat sendiri dengan tangannya.
Rumi pilu melihat sang ibu, yang hanya mampu bergerak di atas kursi roda karena kondisinya yang drastis menurun.
Ibu Anjani hanya tinggal bersama satu asisten rumah tangga dan suster pribadi yang mengurusnya.
"Tidak" tolak ibu Anjani.
"Mama sudah gak kuat makan banyak, mual terus" ucapnya mengeluh.
"Iya mah, Rumi tau.. tapi mama sedikit-sedikit harus makan, ya?"
Ibu anjani hanya mengangguk.
"Mama itu ingin sekali melihat seorang bayi kalian gendong. Sebelum mama pergi jauh sekali.."'kata Ibu Anjani membuat hati Ameera tersayat pedih.
__ADS_1
"Mah.. mama doakan aja yaa.. lagi pula apa mau kembali ke jepang? Mama stay disini saja" ucap Rumi menanggapi.
"Entah.. yang jelas mama ingin pergi jauh saja" ucapnya seakan ada hal yang tengah ia rasakan.
"Mama.l baca berita sekarang banyak sekali ya yang melakukan proses bayi tabung, apa kalian tidak mau mencobanya?" Tanya Ibu Anjani.
"Nanti aku dan Amerra bicarakan lagi ya mah, kami sempat membahas itu, tapi mama kan tau ameera masih asik di toko roti akhir-akhir ini.." kata Rumi sementara Ameera merasa aedih akan kekuranggannya saat ini.
"Kalian coba dulu, longgarkan pekerjaan kalian sedikit saja untuk menambah kebahagiaan kalian, hanya itu harapan mama.." kata Ibu Anjani mengungkapkan.
Ameera merasa sedih namun ia mencoba untuk berbesar hati menerima saran itu sebagai bentuk perhatian mertuanya.
"Maafkan Meera ya mah.. maaf Merra tidak sempurna.." ucapnya dalam kesenduan diri.
"Hushh jangan bicara begitu, semua sudah ada jalannya kamu dan Rumi kan bisa berusaha semaksimal mungkin, atur bagaimana baiknya dan yang penting nyaman untuk kalian..maaf juga jika mama terkesan menuntut tapi rasanya mama hidup tidak akan lama, maka mama hanya ungkapkan saja apa yang ingin mama ucapkan.." ucap Ibu Anjani sambil mengenggam tangan menantunya.
"Iya mama, aku dan Mas Rumi akan ikhtiar untuk itu.. aku ingin bayi kembar mah" ucap Ameera dengan riang gembira melebarkan senyumnya.
"Aamiin.. mama doakan itu akan segera terkabul.. mama hanya mampu memberikan doa untuk kalian" ucap ibu anjani.
Ameera pun memahami segala ke inginan setiap orang tua, ia pun demikian adanya.
Hii guys maaf banget td sempet ke cut, dan maaf juga yaa lama ga up.. kegiatan RL lg super padat hrap memaklumi..
__ADS_1
🙏🏻🙏🏻