GADIS PEMILIK LESUNG PIPI

GADIS PEMILIK LESUNG PIPI
Presentasi Ameera


__ADS_3

"Buka bajumu.." kata Rumi membuat Ameera terkejut hingga membulat matanya.


"Mas.. kamu.."


"Bukaaa, atau jujur padaku kemana cincin pernikahan kita?" Kata Rumi.


Ameera terdiam, berat rasanya untuk membuka pakaiannya di hadapan Rumi meski Rumi adaah suami sah nya.


Sepertinya Mas Rumi benar-benar sengaja menjebakku.. pintar juga caramu mas.


"Baik, aku akan buka.. tapi di kamar." Kata Ameera lalu Rumi menolaknya.


"Buka disini atau jujur disini" Rumi semakin tegas memberi pilihan pada Ameera.


Kalo aku pilih membuka bajuku, mas Rumi akan pakai cara lain untuk membuatku jujur.. kalo aku jujur, apa dia akan memaafkan aku? - Ameera kembali di buat pusing dengan keputusan yang harus ia ambil.


"Baik, aku akan berkata jujur, tapi peluk aku.." ucap Ameera memberi penawaran.


Cerdik juga dia..


"Bagaimana? Malah melamun" kata Ameera membuyarkan lamunan Rumi.


"Okee" kata Rumi melangkah maju mendekati Ameera lalu memeluknya.


"Janji dulu kamu tidak akan marah" kata Ameera.


"Kenapa begitu?" Kata Rumi.


"Yaa pokoknya aku ingin kamu berjanji tidak akan marah.." kata Ameera sedikit memaksa Rumi.


Rumi menghela nafasnya..


"Karena rasa sayangku terhadap isteriku, maka aku berjanji tidak akan marah kepada isteriku Ameera.. " ucap Rumi sambil memeluk Ameera, Ameera tersenyum mendengar itu.


Awas saja, akan aku balas nanti.. - batin Rumi.


"Mas.. sebelum kita seperti ini aku berada dalam kesulitan yang tidak bisa aku pecahkan, aku buntu saat aku di teror beberapa teman-temanku yang ternyata menjadi korban Yarra.. Yarra meminjam uang kepada mereka dengan alasan untuk biaya pemakaman mama.."


"Jujur aku bingung sementara aku tidak punya uang sama sekali.." ucap Ameera sendu.


"'Mereka hanya tau ung yang di pinjam itu untuk biaya mama dirumah sakit dan untuk biya pemakaman.. aku merasa ini gak adil untuk mama yang sudah tidak ada"


"Maka saat itu harta yang aku punya dan dapat aku jual cepat hanya perhiasan yang kamu berikan... dan aku pikir yang paling murah adalah cincin mu itu.. jadi aku berfikir untuk menjualnya"


"Aku benar-benar minta maaf, aku masih simpan sisah uang itu dan aku sudah berniat untuk mengantinya.. ampuni aku ya Mas, aku minta maaf" Ameera medekap erat Rumi sambil meminta maaf berulang kali.


Terselip rasa kesal di hati Rumi, bukan terhadap Ameera, namun terhadap Yarra.


Rumi mengecup pucuk kepala Ameera.


"Aku tidak marah, aku hanya kesal" ucapnya.


"Astaga.. ampun mas, jangan kesal ya? Jangan kamu pukul aku" Ameera sudah di ambang rasa takutnya sampai tidak terasa kecupan di pucuk kepalanya itu.

__ADS_1


Apa dia juga trauma dengan sikap kasarku? Astga manusia macam apa aku ini, pada wanita lembut seperti Ameera aku pernah berlaku kasar..


"Aku kesal pda Yarra, ternyata dia memang licik.." kata Rumi memberi perasaan tenang Ameera.


"Mas.. aku gapapa kerja sama kamu, untuk mengganti uang cincin yang sudah terpakai.." kata Ameera penuh harap.


"Oke .. " kata Rumi dengan tegas.


Astaga, suami macam apa si dia ini? Harapanku dia akan membebaskan aku, tapi ternyata dia akan tetap mempekerjakan aku.


"Baik mas, kerja apa?" Kata Ameera .


Rumi melepas dekapan itu lalu ia menatap wajah cantik Ameera .


"Ini bukan pekerjaan seperti yang otak kamu bayangkan" kata Rumi membuat Ameera terkejut. Benar-benar cenayang suamiku ini.


"Pasti kamu membenarkan ucapanku, dan mengira aku ini seperti cenayang, iya kan?" Ucap Rumi sambil membentangkan senyumnya.


Astaga dia tahu lagi.. seram sekali.


"Lalu pekerjaan apa?"


"Ini tugas untuk nanti malam" kata Rumi.


"Nanti malam?" Tanya Ameera bingung.


"Iya nanti malam.." kata Rumi membenarkan.


Bagaimana bisa? Jam terbangku minim sekali.


"Mas mana aku bisa? Belajar nya gimana?" Kata Ameera mengeluh.


"Bisa.. harus bisa, atau aku akan ngambek selama sepuluh hari" ucap Rumi mengancam.


"Astaga.. iya iya baiklah.." kata Ameera terpaksa menyetujuinya.


"Kalo begitu aku belajar dulu.." ucap Ameera yang sudah tak tahan ingin menghubungi Faiz.


"Belajar? Butuh lawan ga? Jika butuh aku siap membantu" Kata Rumi dengan bersorak senang.


"Ah kamu ini, itu memang mau muu saja" kata Ameera kesal sambil ia berjalan meninggalkan Rumi yang tengah tertawa senang.


"Sayang.. jika butuh aku siap" teriak Rumi namun ameera mengabaikannya.


Ameera duduk di tepi kasurnya sambil mencoba menghubungi Faiz.


Faiz tertawa lepas mendengar cerita Ameera, Faiz mengakui betapa cerdiknya Rumi dalam urusan kepuasan. Maka dengan ilmu yang Faiz miliki dari tontonannya maka ia siap mengajarjan Ameera.


"Jadi, minyak wangi, baju haram, makeup tipis, menggoda Rumi, membelai lalu mengecup telinga hingga leher, lalu lanjut ke area tubuh, setelah puas langsung bermain di atas, belajar menjepit.. susah sekali sihh?" Ameera membaca kan hasil ajaran faiz yang ia catat di buku kecil miliknya.


"Menjepit? Baiklah sesuai arahan Faiz aku akan mencarinya di youtube" kata Ameera membuka aplikasi itu di ponselnya.


Ameera merasa sulit melakukan hal itu, ia coba berkali-kali namun entah bagaimana nanti hasilnya ia pasrah.

__ADS_1


*


Makan malam bersama kini menjadi makan malam tercepat yang Ameera rasa selama ia hidup.


"Papa ingin buah? Atau cemilan lain? Meera siapkan ya?"


"Tidak, tidak usah nak.. papa masih ada meeting di zoom.." kat Pak Rudi.


Ameera merasa semakin dekdekan kala itu.


Akalmu cerdik juga ya .. aku jadi tidak sabar.


"Kalo begitu, aku ke kamar dulu, ya? " panit Rumi setelah pak Rudi meninggalkan meja makan.


"Tumben kak" kata Rima.


"Iya aku ingin siap siap karena ada yang ingin presentasi tugas padaku.." kata Rumi semakin membuat tegang Ameera.


"Tugas? Macam dosen saja kamu kak" kata Rima terkekeh.


"Yaa begitulah" kata Rumi santai sambil berdiri.


"Sayang aku duluan" kata Rumi.


"Iya mas..." singkat Ameera menjawab dengan jantung berdebar.


"Kalo begitu aku ke kamar juga ya Meer" kata Rima pamit pada Ameera.


Aku tidak mungkin menghindar, aku takut mas Rumi marah..


Ameera memutuskan untuk bergegas ke lantai dua dimana kamarnya berada sambil mempersiapkan presentasinya malam ini..


*


Presentasi apakah kiranya?? Ada yang paham? Hehee


*


*


*


Terimakasih yang sudah membaca, like komen dan rate sebagai bentuk suport kamu terhadap karya ini ya.. vote, mawar dan juga kopi pun boleh..


Terimakasih, salam cintaku..


Mei 🥰


Informasi:


Bagi teman-teman khususnya pembaca setia. silahkan masuk ke Grup Chat yang ada di profil aku ya, dengan Nama MYNAMEI READERS.


Disana nanti akan ada admin yang akan informasikan beberapa dari kalian yang beruntung dapat GA. 😊

__ADS_1


__ADS_2