
Gabriel menepuk nepuk pipi Jennie agar terbangun dari mimpi indah. Jennie menggeliat kemudian terbangun karena tepukan dari Gabriel. Rasa pusing pun masih terasa dikepala Jennie.
"Gabriel, kenapa kamu bisa disini?" Tanya Jennie
"Bukannya aku tadi bersama Liam?" Lanjut Jennie
Gabriel mengangguk dan membantu Jennie untuk bangun. "Senior Liam menitipkan mobilnya kepada ku kak, senior Liam takut ketahuan media mengantarkan seorang perempuan keapartemennya." ungkap Gabriel
Jennie mengangguk setuju. "Aku tidak bisa bayangkan jika kamu juga menjadi idol, apakah akan dilarang untuk berkencan?"
Gabriel membuka pintu apartemen kemudian menggeleng menangapi pertanyaan Jennie.
"Diagensiku dan senior Liam kita boleh berkencan setelah 3 tahun debut, walaupun lama tapi tidak apa apa." ucap Gabriel
"Kau membiarkan kakakmu menikah dulu? dan kau menjomblo lebih dari tiga tahun?" tanya Jennie
Gabriel membantu Jennie untuk berbaring keatas kasur. "Aku memang ingin dicintai oleh seseorang kak, aku melihat idol banyak dicintai fans nya, dulu kita saja tidak mendapatkan cinta dari orang tua kita."
Jennie tersenyum miris ternyata dibalik cita cita Gabriel tersimpan luka yang tersimpan dari dahulu.
"Aku hanya takut kamu terlalu dipaksa agensimu Gabriel."
Gabriel menggeleng."Ini memang kemauanku jadi semua akibatnya akan aku tanggung."
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
__ADS_1
Mark masuk kedalam apartemennya. Hari ini rencana berlatih tertunda karena Liam dan Lucas mode ngambek karena perkataan Mark. Mark menghubungi managernya dan melanjutkan istirahat, hari hari libur tanpa agenda itu sangat jarang bagi Mark. Waktu istirahat seorang idol juga sangat sedikit apalagi ketika akan comeback setiap hari latihan dan membuat music video.
Mark masih memikirkan bagaimana keadaan Jennie, apakah semuanya memang sudah direncanakan oleh Jennie. Jennie tahu bahwa Mark yang pernah memaksanya dan berakhir berusaha mencegah Mark untuk mengecek rekaman cctv.
"Wanita cerdik." gumam Mark
Handphone Mark berdering sepertinya ada yang meneleponnya.
"Halo." sapa Mark
"Aku dengar kalian membatalkan latihan?" tanya JJ
"Iya." jawab Mark
Mark memijat keningnya padahal waktu kosong seperti ini sangat jarang, Mark ingin beristirahat tapi apalah daya JJ mengajaknya untuk keluar, mungkin dengan jalan jalan Mark bisa mengurangi stres bekerja dan juga stres memikirkan Jennie.
"Baiklah aku akan menjemputmu diagensi, tunggu aku."
JJ masuk kedalam mobil Mark ,Mark segera melanjutkan perjalanan ketoko kue langganan mereka berdua.JJ sedang fokus kepada handphonenya.
"Aku dengar bahwa Liam telah menemukan tambatan hati?" tanya JJ kepada Mark
"Aku tidak tau, tapi sepertinya itu benar."
"Akhirnya aku senang Liam mencintai perempuan yang memang pantas dengan Liam."
__ADS_1
"Kau tidak kecewa dengan Liam bukan? Karena sudah tidak mencintaimu dan mengangumi mu?" tanya Mark kepada JJ
JJ menggeleng. "Kenapa aku harus kecewa dengan Liam?"
"Karena kau menderita syndrome superstar bukan?"
JJ kaget bagaimana Mark tahu tentang skandalnya, padahal dulu bukannya agensi sudah memberikan uang untuk media agar menutup mulut.
"Bagaimana kamu tau?" tanya JJ
Mark tertawa. "Berita itu booming dikalangan remaja, JJ yang tidak mau memakan makanan kecuali dari merk Am, yang menjadikan mu Brand Ambasador, dan JJ pernah melakukan kekerasan kepada salah satu penggemar karena sudah tidak menjadi fans JJ, JJ yang tidak pernah hormat kepada senior, kukira itu semua hanya candaan agar kamu jatuh, tapi ternyata itu semua benar."
"Kau bahkan membayar agensi untuk menyembunyikan skandalmu bukan?" lanjut Mark
JJ menggeleng. "Semua itu memang taktik mereka untuk menjatuhkan aku, kamu tau bukan aku bisa makan denganmu apa saja, tidak harus dengan merk Am." bantah JJ
"Kau memang denganku seperti itu karena tidak ada kamera yang memantau, bagaimana jika ada kamera yang memantau?" tanya Mark
JJ menggeleng. "Kau kenapa Mark? kenapa seperti ini denganku apakah hubungan kita sekarang membosankan?" tanya JJ
"Tidak aku hanya ingin tau."
"Kamu pasti ada masalah bukan? kalo begitu kita pulang, kita bisa kesana lain hari." perintah JJ
Mark langsung memutar kemudinya. Hari ini mood Mark benar benar buruk seperti perempuan yang kedatangan bulan.
__ADS_1