
Liam mengangguk begitupun dengan Mark, artinya mereka pernah melihat member grup band yang akan debut.
"Aku juga melihat mereka, mereka semua ganteng ganteng, mungkin melebihi Mark, visual mereka tidak membosankan." Lucas terus memuji member grup.
"Aku tidak terkalahkan." Elak Mark.
"Sudahlah pamor kita akan turun jika ban itu muncul kepublik."
"Artinya kita selalu comeback, biar fans kita tidak berpaling dari kita." Usul Mark.
Liam menggeleng, "tidak semudah yang dibayangkan Mark."
"Betul dikira comeback gampang apa!" ketus Lucas.
Mungkin yang bukan idol pasti melihat comeback itu sebuah kebahagiaan padahal bukan sama sekali, para idol harus berlatih keras, jika ada tubuh yang tidak proposional pasti akan dimarahi oleh sang manager ditambah memikirkan lagu yang akan dinyanyikan. Comeback itu bikin pusing.
"Jika ada pilihan interview atau comeback pasti aku langsung menjawab interview." Ungkap Lucas.
"Kita baru saja debut dan baru lima kali comback itupun karena dikejar kejar agensi." Ucap Liam.
"Tapi mengapa aku berbeda?, aku sangat suka comeback dengan begitu telingaku mendengar lagu baru."
Menurut Mark, musik itu membawa ketenangan, bahkan didunia ini banyak penyuka musik dari berbagai genre. Jika musik itu pop pasti pembawaanya senang dan selalu tersenyum beda lagi jika ballad penyanyinya pasti akan memasang wajah sedih, dan kita yang mendengarnya pun akan terasa sedih. Musik juga bisa sebagai sarana belajar, contohnya kita memutar lagu dari negara lain otomatis bahasanya juga berbeda, dan kita mendengarkan serta mencari tau artinya, sedikit tapi bermanfaat banyak.
"Itu hanya terjadi padamu Mark,"
"Beda lagi dengan aku dan Liam, benar begitu bukan Liam?" Liam menganggukan kepalanya, benar kata Lucas comeback itu sangat susah.
"Apalagi jika udah mendekati comeback, seperti sekarang kita disibukan entah dengan kegiatan apa, yang penting kita mengikuti kemauan agensi,"
"Kita terlalu diatus seperti boneka oleh agensi, tapi memang seperti pekerjaan kita." Lanjut Lucas.
Liam segera menutup mulut Lucas dengan tangan, "jangan sembarangan bicara, nanti kalo ada orang luar yang denger kita selesai."
Liam bertindak seperti itu untuk melindungi anggota grupnya, sebagai ketua Liam harus memperhatikan apapun tentang anggotanya. Jangan sampai Liam lalai dan membuat grup NT bubar.
"Sorry." Ungkap Lucas
Mark tersenyum jail, "apa Lucas punya dendam terpendam untuk agensi?"
__ADS_1
Lucas menggeleng panik, "enak aja, aku enjoy disini."
Manajer grup NT masuk kedalam ruang latihan, "kita cukupkan latihannya sampai sini, kalian bisa rekaman atau bisa menghafal gerakan dance tanpa staf."
Liam, Lucas dan Mark mengangguk. Manajer keluar dari ruang latihan bersama dengan staf staf lain. Mark meraih tas ranselnya, "guys aku duluan yah." Mark pamit dan keluar dari ruang latihan.
Mark mengetuk pintu studio. Mark membuka knop pintu, ternyata studio sedang kosong pas sekali untuk Mark healing. Healing bukan hanya jalan jalan, bisa dengan kegiatan lain seperti Mark sekarang mengeluarkan masalah dipikirannya menjadi sebuah lagu yang enak didengar, memang karena bakat Mark yang patut diacungi jempol.
"Apa aku harus membuat lagu dengan berbahasa inggris?" Gumam Mark.
Mark mulai mengoreskan pena diatas buku yang masih polos. Tangan satunya Mark juga sibuk diatas piano, sepertinya Mark akan membuat lagu ballad.
I know we are a mistake (aku tau kita adalah kesalahan)
I don't want to leave diamonds (aku tidak ingin meninggalkan berlian)
Likewise with pearls (begitu juga dengan mutiara)
But I can't hold it at the same time (tapi aku tidak bisa menggengamnya secara bersamaan)
They are beautiful but bring danger (mereka cantik tapi membawa bahaya)
Mark menelungkupkan wajahnya pada lipatan tangannya, kenapa lagu yang Mark tulis bukan seperti lagu tapi jatuhnya adalah curhat. Mark pasti belum terlalu fokus.
Tiba tiba Mark tersenyum, Mark tersenyum bukan karena Mark kemasukan makhluk halus tapi karena Mark mengingat hubungannya dengan JJ yang semakin sweet. Seorang JJ bisa membuat gila karena cinta.
"Kenapa aku tiba tiba merindukannya?" Gumam Mark
Mark meraih ponselnya dan mengetikan sesuatu untuk JJ.
Mark
Aku merindukanmu
Rasanya aku akan gila jika tidak bersamamu
Mark mengirimkan pesan itu. Tidak lama pesan itu centang biru tumben JJ langsung membaca pesannya biasanya membutuhkan 4 jam JJ hanya untuk membaca pesan Mark. Walaupun JJ lama membalas pesan tapi Mark selalu akan menunggu.
Jennie kaget setelah melihat notif diteleponnya, Mark mengirimkannya pesan yang sangat membuat Jennie bahagia, tapi sepertinya Mark salah mengirimkan.
__ADS_1
Jennie
Ada apa Mark?
Jennie akan pura pura tidak tau agar Mark tidak marah kepadanya.
Mark melototokan matanya, bukannya tadi Mark mengirim pesan untuk JJ, tapi sekarang malah yang menjawab Jennie. Mark mengecek telepon pintarnya dan benar ternyata Mark salah mengirim pesan, tumben tumben Mark salah mengirim pesan.
Mark
Maaf aku salah mengirim pesan
Pesan itu untuk JJ bukan untuk kamu
Jennie tersenyum melihat jawaban Mark diponselnya, benar fellingnya bahwa Mark memang salah sasaran seperti judul lagu Ayu Ting Ting salah alamat. Hubungan Mark dengan JJ ternyata masih saja berlanjut, semakin sweet dan bisa jadi Mark dan JJ akan menikah. Apa ada celah untuk Jennie selalu bersama Mark membesarkan anak anak mereka?. Jennie harus siap hati untuk hidup bersama Mark. Bukan hanya JJ saingan Jennie, ada fans wanita yang bisa jadi akan merebut Mark.
Jennie
Tidak apa apa Mark, maaf aku menganggu waktumu.
Jennie melengkupkan wajahnya dikedua tangan Jennie yang diselanjarkan. Shura mengetuk pintu ruang kerja Jennie, tapi sepertinya Jennie tidak sadar kedatangan Shura. Shura membuka sedikit pintu dan mengintip dari celah pintu, Shura langsung membuka pintu lebar setelah melihat Jennie sedang menelungkupkan wajahnya. Shura melangkah mendekat kearah Jennie, "kau ketiduran?" Tanya Shura.
Jennie langsung membuka matanya namun masih menelungkupkan wajahnya, "aku tidak akan ketiduran."
"Kukira kau ketiduran, baru kali ini aku melihat Jennie manajer yang selalu tegas tertidur dikantor."
"Tidak apa apa aku hanya ingin rebahan."
"Kau kelihatan sekali tidak mood bekerja minggu minggu ini." Setiap pekerjaan Jennie harus Shura cek ulang setelah ceo hotel memeriksa laporan kerja Jennie, banyak kesalahan pada lembar kerja itu, otomatis yang disalahkan adalah Shura.
Biasanya yang membuat laporan kerja adalah Shura, tapi karena Shura memang sibuk dengan kerjaan lain Jennie berniat membantu Shura. Bukannya terbantu malah tetap saja Shura yang mengerjakan lembar kerja Jennie.
"Jika memang kau sedang stres jangan berangkat kerja dulu." Nasehat Shura
"Stres? aku masih waras."
"Kau tau aku terkena masalah gara gara laporan kerja mu yang banyak salahnya." Ungkap Shura.
Gimana dengan part ini?
__ADS_1
Jangan lupa vote dan likenya yah terimakasih.