Gagal

Gagal
23


__ADS_3

"Riel yang mau didebutkan bareng satu band nya bukan?"


Jennie mengangguk, ternyata Mark memperhatikan adiknya.


"Bahkan Riel trainee diagensimu." Jelas Jennie


Rosean mengelus rambut Jennie penuh kasih sayang, baru pertama kali melihat Jennie Rosean sudah mengangap Jennie sebagai anak sendiri. "Tenang saja Jennie aku akan membantumu untuk menghidupi adikmu."


Jennie menolak tawaran dari Rosean. "Maafkan aku nek, tapi aku masih bisa cari uang walaupun aku hamil besar."


Rosean mengangguk. "Baiklah aku akan mengurus pernikahan kalian, aku menyarankan kalian menikah dihari senin depan."


Mark melotot kenapa cepat sekali, Mark belum pasrah dengan kehidupannya. Mark masih ingin menjalin hubungan dengan idol paling cantik yaitu JJ. Dibanding JJ, Jennie kalah telak. JJ memiliki visual campuran Asia-Eropa sedangkan Jennie visualnya biasa saja.


"Aku menolak nek, aku masih banyak jadwal untuk comeback." Tolak Mark


Rosean menatap tajam kearah Mark. "Kau masih ingin berkarier didunia entertaiment bukan?"


Mark mengangguk. "Maka menikahlah senin ini, aku bisa menghancurkan kariermu kapan saja Mark!" Ancam Rosean. Ingat bukan kalo orang kaya bakal lebih gampang untuk semua, ada uang pasti akan lebih mudah.

__ADS_1


"Bagaimana denganmu Jennie?" Rosean meminta pendapat Jennie


"Aku setuju saja nek."


"Baiklah sekarang aku akan memanggilkan wedding organizer yang terkenal."


"Nek aku rasa pernikahanku tidak harus mewah aku ingin pernikahan ini hanya untuk keluarga saja." Keinginan Mark


Rosean menggeleng. "Aku ingin mengundang para sahabatku yang belum meninggal, aku ingin memberitahu mereka bahwa cucuku satu satunya akan menikah."


"Tapi pernikahan ini tidak akan disiarkan dimedia bukan nek?" Tanya Jennie


Takutnya kalo disiarkan para fans Mark akan marah kepada Jennie. Dan jangan lupakan JJ yang sudah hampir 1 tahun menjalin hubungan dengan Mark tanpa diketahui oleh media.


"Sekarang kau istirahat saja Jennie, tidak baik wanita hamil banyak pikiran"


"Mark antarkan calon istrimu dikamarmu." Perintah Rosean


Mark tidak menunduk ataupun mengangguk, Mark malah melangkah meninggalkan Jennie terlebih dahulu tanpa berkata apa apa. Sontak Jennie berdiri dan mengekor Mark.

__ADS_1


Mark membuka pintu kamarnya, Jennie masuk kedalam. Suasana kamar Mark benar benar sunyi, apalagi cat tembok kamar Mark yang berwarna monokrom menambah kesan sepi tapi enak untuk berdiam diri didalam kamar karena warna monokrom membawa ketenangan. Dikamar Mark banyak sekali miniatur para hero, Jennie juga menyukai miniatur seperti ini, tapi Jennie belum bisa membeli miniatur seperti ini karena miniatur ini berharga sangat fantatic. Mark merebahkan tubuhnya disofa, Jennie hanya berdiri karena Jennie belum dipersilahkan tuan kamar untuk tidur ataupun merebahkan tubuh dikasur.


Mark menatap Jennie. "lo boleh tidur dikasur." Ucap Mark


"Tapi lo tidak apa apa tidur disofa?" Tanya Jennie memastikan


Mark mengangguk. "Saat aku Trainee sudah sering tidur disofa kau jangan mengkhawatirkanku karena gue dan lo tidak ada hubungan."


Jennie menganga, lalu apa yang dibicarakan Mark dengan kedua orang tuanya tadi semua hanya bullshit?


"Baiklah gue bakal tidur dikasur, hati hati yah punggung lo encok pas bangun." Ledek Jennie


Mark menggeleng. "Kan gue udah bilang kalo gue udah sering tidur disofa encok gak bakalan dateng."


Jennie menghiraukan perkataan Mark, Jennie merebahkan tubuhnya dikasur empuk Mark.


"Gue baru lihat ada orang yang cuek saat diajak ngomong sama idol."


Jennie menoleh kearah Mark, mata mereka beradu. Jennie akui mata Mark sangat indah dan menenangkan.

__ADS_1


"Jadi aku orang pertama yang cuekin idol?" Tanya Jennie


Mark menggeleng. "Bukan lo aja, karena diluar sana pasti masih banyak termasuk para haters."


__ADS_2