
Jennie terkaget karena Gabriel membuka pintu dengan keras, bahkan mungkin tetangga apartemennya kaget karena ulah Gabriel. Gabriel menutup pintu dan langsung berlari kedapur.
"Mana pancake milik aku?" Tanya Gabreil
Jennie meletakan pancake milik Gabriel dimeja makan, Gabriel hendak langsung memakan pancake itu tapi ditahan Jennie, "kau baru masuk kerumah tapi hanya untuk pancake?" Tanya Jennie
Gabriel mengangguk dan hampir saja tanganya mengambil pancake tapi kini Jennie menghempaskan tangan Gabriel, "ouh ayo lah kak, aku sangat ingin mencicipi masakanmu yang super enak." Puji Gabriel
Jennie memincingkan matanya, pujian Gabriel itu kadang benar kadang salah, makanan enak aja kalo sama Gabriel kadang dikatain gak enak. Giliran makanan tidak enak dikatain enak. "Aku tidak akan memberikan pancake cuman gara gara pujian yang kamu lontarkan."
Gabriel mengerucutkan bibirnya, "kamu mau latihan aegyo? sebelum kamu benar benar debut?"
"Kan aku hanya ingin memakan pancake, apa aku harus diwawancara dulu?" Kesal Gabriel
Oke sekarang Jennie akan mengalah untuk Gabriel. Jennie memberikan piring yang berisi pancake itu kedepan Gabriel. Gabriel langsung memakan pancake itu, belum 5 menit pancake sudah abis ditelan Gabriel.
"Kau lapar atau memang suka makanan ku?" Tanya Jennie
"Dua duanya." Jujur Gabriel
"Jika kau terus makan pasti manager mu akan memarahi mu karena tidak menjaga berat badan."
"Sepertinya benar kata kakak, manager pasti akan memarahiku jika berat badanku tidak ideal, tapi aku harus makan pancake buatan kakak."
"Makan makanan seperti pancake ini jangan dimalam hari." Gabreil hanya mengangguk dan melanjutkan lagi makannya.
Jennie memandangi Gabriel, ingin bertanya tentang Mark, apa Gabriel tau?.
__ADS_1
"Gabriel." Panggil Jennie
Gabriel menoleh, "ada apa?"
"Apa kamu tau kesibukan Mark diagensimu?"
Gabriel menggeleng, "aku hanya tau sedikit, senior Mark sering membuat lagu distudionya kadang juga berlatih bersama senior grup NT, aku juga pernah melihat senior Mark jalan berdua dengan senior JJ,"
"Aku hanya tau itu, aku sibuk berlatih dan jarang bertemu dengan senior." Lanjut Gabriel.
Jennie mendengar Mark dan JJ sering bertemu diagensi membuat hatinya sakit, mungkin efek hamil jadi sensitive. Apa Jennie harus melamar kerja menjadi manager diagensi yang menaungi Gabriel dan Mark?. Tapi sepertinya itu tidak mungkin.
"Apa ada lowongan kerja menjadi manager diagensimu?" Tanya Jennie.
Gabriel mengendikan bahu, "Aku kurang tau tentang itu, tapi akan ku cari tau kak tentang lowongan kerja menjadi manager, apa kakak berniat resign dari manager hotel dan akan menjadi manager diagensi yang menaungi ku?"
"Aku hanya ingin mencari suasana baru." Jennie berbohong kepada Gabriel.
"Jangan resign dari pekerjaan itu kak, hidup kita sudah lumayan baik ketika kakak masuk bekerja dihotel itu,"
"Hidup kita bisa balik kesemula ketika kakak resign dari hotel itu." Gabreil langsung menunduk memikirkan jika itu terjadi.
Jennie menggeleng, "Jangan membayangkan seperti itu Gabriel, aku kan memiliki tabungan yang cukup."
"Apa uang bisa menjamin kehidupanmu kak?"
Jennie menggeleng, "memang tidak bisa."
__ADS_1
"Jadi kakak mending tetap jadi manager dihotel itu,"
"Apa karena kakak cemburu dengan kedekatan senior Mark dan senior JJ?"
Jennie yang tertangkap basah itu mengangguk pasrah, "kak cemburu itu hanya omong kosong, pernikahan kakak dan senior Mark belum tentu bertahan sampai ajal menjemput bukan?, kakak fokus aja mencari uang nanti pasti ada cowok yang mengantikan kakak, cemburu perlu tapi jangan berlebihan lebih baik lebih uang."
Jennie mengangguk dan mencubit pipi tembam adiknya, "semakin dewasa yah kamu, bahkan kakak hampir kalah dewasanya sama kamu."
"Aku ingin menjadi pelindung bagi kakak."
Member Grup NT semuanya sedang berlatih untuk comeback mereka yang semakin dekat. Mark sedang menghapal koreografi. Setelah lelah Mark duduk dikursi yang disediakan disana. Mark mengambil air mineral kemudian meneguknya, "Mark kenapa kau belum hapal koreo nya?" Tanya Lucas.
Mark menggeleng kemudian memakan cemilan, "Mark memang sangat sulit hapal koreo, kau pasti sudah tau bukan?" Liam menepuk bahu Lucas.
"Aku lebih suka ngeband dari pada menari."
"Aku dengar ada band dari cafe yang akan debut dibawa naungan agensi ini,"
"Kau bisa ikutan debut disana Mark." Canda Lucas
Liam memukul bahu Lucas kembali, Lucas tidak boleh bercanda tentang grup debut yang akan dirilis agensinya. Kalo sampai orang luar tahu dan dengar berita ini pasti grup band yang akan dirilis tidak jadi debut dan bisa jadi ganti member.
"Aku akan debut disana, tapi digrup ini pasti tidak ada lagi visual." Ejek Mark
"Enak saja aku dan Liam buat apa? begini juga aku masih termasuk ganteng walaupun tetap dibawah mu."
"Kau hanya pemanis."
__ADS_1
"Aku ingin bertanya, apa kau pernah melihat member member grup band yang akan debut?" Tanya Lucas.