
Mark membuka pintu apartemennya. Ternyata didalam sudah ada managernya yang sudah stand bye. Managernya berlari mendekat kearah Mark kemudian menjewer telinga Mark. Mark kaget kenapa Managernya seperti ini?
"Ada apa dengan lo? kenapa seenaknya narik telinga gue?" tanya Mark kepada Managernya
Jika bersama Managernya, mark tidak akan berperilaku sopan, Mark juga memanggil managernya dengan Lo- Gue.
"Maknae laknat." manager tetap melanjutkan memelintir telinga Mark hingga memerah
Mark menghempaskan tangan managernya. "Kenapa lo dateng dateng langsung jewer telinga gue?"
"Aku sudah berusaha keras untuk sampai diapartemen mu tepat waktu, tapi apa setelah aku sampai? tidak ada orang yang berada diapartemen, katanya lo nyuruh gue kesini? tapi apa malah ditinggal, dari mana saja kau anak muda?" kesal Manager
"gue baru saja bersama JJ jalan jalan" jawab Mark
Manager kembali menjewer telinga Mark. "Dan ada masalah apa kalian hingga membatalkan latihan untuk comeback tiga bulan kedepan? kalian tau kami para manager dimarahi oleh CEO, pergi tidak ada yang memberitahu, kalian pembuat onar saja." kesal Manager
"Lucas dan Liam kesal dengan perkataan gue." jujur Mark
"Memang lo ngomong apa? kenapa mereka bisa marah sama lo?"
__ADS_1
"Mereka berkata gue harus hati hati jika berkencan dengan JJ karena media sudah mengungkapkan inisial digrup kita yang kena skandal dengan grup Red. Liam menyuruh gue untuk tidak berkencan dulu dengan JJ.Tapi gue malah nuduh Liam masih suka sama JJ." jelas Mark
Setelah mengatakan itu Mark mendapatkan pukulan dari managernya.
"Lo goblok atau tidak tau diri?"
"Liam pasti marah karena dituduh seperti itu? apa lo merasa super bintang karena telah mendapatkan hati JJ?" lanjut manager bertanya kepada Mark
"Gue gak pernah merasa superstar diantara mereka, karena gue tau gue yang seharusnya belajar untuk mengimbangi mereka berdua yang skill dan vokal yang tidak bisa diragukan, gue masih merasa kurang jika berada didalam grup NT."
Manager menganggukan kepala mengerti arah pembicaraan Mark.
"Gue capek mau istirahat." Mark melangkah kedalam kamarnya dan langsung membaringkan tubuhnya diatas kasur yang empuk.
Manager Yoo membuka pintu kamar Mark dan memberikan Mark buah buahan serta sereal dan juga vitamin agar tubuh Mark tetap vit.Manager Yoo meletakan makanan itu diatas meja yang ada disamping tempat tidur. Mark terbangun kemudian menatap makanan yang disediakan Manager Yoo.
"Manager sepertinya gue gak mau makan itu dulu." ungkap Mark
Manager Yoo menatap Mark bingung, biasanya Mark paling suka dengan menu makanan seperti ini. "Kenapa? bukannya lo sudah terbiasa makan dengan lauk lauk ini?" tanya manager Yoo
__ADS_1
"Gue lagi pengin roti bakar selai anggur dan melon, bisakah manager yang ganteng ini memasakan roti bakar untuk aku?" Manager bergedik ngeri mendengar nada bicara Mark yang berubah sopan.
"Kenapa lo berubah seperti ini,seperti bukan Mark biasanya." Manager Yoo bingung
"Atau jangan jangan benih yang lo tanem diperut general manager itu berkembang? dan lo ngidam?" lanjut manager Yoo
Mark melototkan matanya. "Apakah bisa seperti itu? aku hanya melakukannya sekali"
Manager mengangguk. "Bisa terjadi pembuahan cepat karena kalian sama sama dimasa subur, sebaiknya kamu tanyakan kepada general manager korbanmu itu" perintah manager
"Baiklah aku akan menanyakan kepadanya"
Jangan lupa mampir diwattpad saya:Amalia Alfa
Gramedia Writing Project :Dea Amalia
IG: griliyy
akan ada update updatean menarik. Terimakasih semuanya.
__ADS_1