
Ponsel Jennie bergetar, Jennie menoleh kearah ponselnya yang sedang berada diatas meja itu. Jennie mengapai ponselnya, kening Jennie mengeryit tapi hati Jennie sangat berbunga bunga. Semoga pesan Mark kali ini memang ditunjukan untuk Jennie.
Mark
Ayo kita beli cincin pernikahan.
Rasanya Jennie seperti tidak menyangka bahwa Mark menghubunginya duluan. Apa Mark mulai tertarik dengan Jennie?. Kalo Jennie kepedeaan jatuhnya seperti pelakor.
Jennie
Kau tidak salah mengirimkan pesan bukan?
Mark membaca balasan dari Jennie, tiba tiba senyum Mark mengembang. Tapi hanya bertahan sebentar sebelum JJ masuk kedalam studio milik Mark dan langsung memeluk tubuh Mark.
"Honey." Suara JJ terdengar sangat lembut dan manja.
Mark menoleh kemudian menyingkirkan anak rambut JJ yang berantakan, "kenapa? tumben kau bisa kesini? bukannya cantiku sedang sibuk mengurus comeback?" Saat mendengar Mark memanggil JJ dengan sebutan "cantiku" membuat hati JJ langsung berbunga bunga.
JJ mengecup pipi Mark, ponsel Mark tiba tiba berbunyi, ada pesan masuk dari Jennie. JJ menoleh dan membaca pesan itu, belum selesai membaca Mark langsung sadar dan segera mematikan ponselnya. JJ menatap tajam kearah Mark, "kau tidak selingkuh bukan Mark?"
Mark menggeleng, "aku sudah bilang bukan aku tidak akan berselingkuh karena sudah mempunyai bidadari seperti kamu." Puji Mark.
"Kamu memang selalu yang terbaik Mark." JJ kembali mengecup tapi bukan dipipi namun dibibir.
JJ ingin mengecup kembali bibir Mark, Mark mencegah JJ untuk mengecup bibirnya, "jangan seperti ini Jessie, aku takut kita melebihi batas." Baru kali ini Mark memanggil nama asli milik JJ.
"Tumben sekali kau memanggil nama asliku," tangan JJ melingkar dileher Mark. JJ mengesekan bokongannya dipangkuan Mark.
"Jessie jangan seperti ini." Mark mencegah pergerakan JJ dengan menekan pinggang JJ.
"Kenapa kamu tidak mau melakukan dengaku?" Tanya JJ dengan nada kesal.
Mark menggeleng, "aku hanya takut ada yang membuka pintu dan tau apa yang kita lakukan, itu bisa membuat kita dalam masalah." Ungkap Mark.
"Apa itu hanya sebuah alasan? karna kamu sudah tidak mencintai aku lagi?" Dramatis JJ.
Mark kembali menggeleng hatinya serasa sakit ketika melihat JJ sudah tidak percaya dengan perasaan Mark. "Aku harus menyakinkanmu berapa kali, honey?"
JJ kembali mengesekan miliknya dengan milik Mark. Hasrat laki laki Mark sepertinya terpancing.
__ADS_1
"Ayo ada aku disini Mark." JJ semakin liar.
Mark langsung mengecup bibir JJ, Mark masuk kedalam pancingan JJ. JJ tersenyum sambil membalas cumbuan Mark. Semoga Mark dan JJ melakukan lebih bukan hanya sekedar cumbuan. Pintu terbuka dan disana ada Lucas yang melotot kaget melihat pemandangan yang sangat mengotori mata suci Lucas, "tidakkk mata ku sudah ternodai." Teriak Lucas.
Mark menghentikan cumbuan dan menoleh kearah Lucas yang sudah duduk sambil menutup matanya, senegative itu kah kelakuan Mark dan JJ. Mark akan bangkit dan memindahkan tubuh JJ, tapi JJ mencegahnya, "Mark, jangan perdulikan dia."
Kini Mark akan tegas menolak JJ, "kamu kembali keruangan milik grupmu, aku ada kepentingan dengan Lucas." Bohong Mark, Lucas kan kestudio Mark biasanya karena ingin meminta uang kepada Mark. Lucas adalah kaum bokek.
JJ keluar dari ruangan Mark dengan menghentakan sepatu mahalnya, tidak lupa JJ memberikan tatapan tajam kepada Lucas yang menganggu kegiatannya. Lucas berdiri dan langsung memukul bahu Mark, "ayo lah man, masih saja gak bisa ngontrol,"
"Kalo tadinya aku gak buka pintu mungkin kalian sudah menciptakan sebuah zigot." Lanjut Lucas.
Mark mengacak rambutnya frustasi mungkin setelah ini JJ akan ngambek.
"Kau ini!" Mark kesal dengan Lucas.
"Kenapa?" Lucas bergaya menantang Mark.
Mark mendelik tajam, Lucas yang lebih tua dari Mark ternyata masih memiliki sifat seperti anak kecil. "Aku tau kenapa saat pembentukan grup kau tidak lolos menjadi leader, ternyata begini sifatmu."
Lucas menatap tajam Mark, "yah karena aku kurang pendukung,"
Mark berpikir apakah akan setuju dengan tawaran Lucas atau menolak. "Kau lanjutkan adegan panas itu dengan wanita lain gimana?" Seru Lucas.
Lucas bisa jadi dalang kehancuran hubungan Mark dengan JJ. Lucas memang mengungkapkan tidak menyukai JJ, tapi bisa jadi dalam hati Lucas mencintai dalam diam seorang Jessie Jasmine. Mark menatap menyelidik, "aku ingin kau jujur tentang perasaan mu!" Sentak Mark
Lucas balik menatap Mark dengan mata menyipit kenapa tiba tiba Mark berbicara seperti marah kepada Lucas. "Kau kenapa?"
"Apakah benar benar katamu dulu jika kamu tidak mencintai JJ?"
Lucas tertawa, "aku hanya mencintai satu wanita yaitu mamaku, jangan berpikiran buruk tentangku hanya karena kejadian tadi,"
"Kejadian tadi benar benar tidak terencana Mark."
"Aku belum sepenuhnya percaya." JJ cantik pasti banyak yang suka.
Mark duduk diatas meja studio rekaman, rasannya untuk menyakinkan hatinya tentang perkataan Lucas sepertinya tidak bisa. Lucas dulunya adalah teman dekat JJ, Lucas sudah sedarri dulu berada disisi JJ, tidak mungkin Lucas tidak menyukai JJ. Ingat tidak ada kata pertemanan diantara laki laki dan perempuan.
Mark menghela nafas turun dari meja dan mengambil air mineral.
__ADS_1
"Kau tidak mau ikut?"
Ponsel Mark berdering kembali, Mark membuka notifikasi ternyata pesan dari Jennie.
Jennie
Aku telah menghubungi mu tapi kau tidak membalas, kau beneran mengajaku membeli cincin?
Bukan salah ngirim?
Mark tersenyum, kenapa tiba tiba hatinya banyak berterbangan kupu kupu. Lucas mendekat kearah Mark kemudian menepuk bahu Mark. "Kau beneran punya simpanan?" Tanya Lucas.
"Aku akan memberitahumu nanti pada saat waktu yang tepat."
"Artinya kau benar benar selingkuh? bermain wanita lain dibelakang JJ?" Nada bicara Lucas meninggi.
Mark menggeleng, "jangan berpikiran aku seperti bajingan, aku tidak akan bermain wanita dibelakang JJ." Bohong, kenyataannya Mark akan menikah dengan Jennie karena suatu kejadian. Tapi itu tidak bisa dikatakan Mark bermain wanita bukan? Mark sama sekali tidak mencintai Jennie.
Lucas merendam emosinya jangan sampai ribut diagensi. Mark kembali membuka ponsel dan akan membalas pesan Jennie.
Mark
Besok aku punya waktu luang, kita akan membeli cincin.
Jennie tersenyum mendapatkan balasan dari Mark setelah sekian lama menunggu, Jennie mengusap usap perutnya, "lihat nak nanti papa kamu juga bakal mencintai mama." Jennie seperti antagonis karena egois, ingin membuat Mark menjauh dari JJ. Jennie akan menjadi istri Mark jadi seharusnya yang berada dihati Mark adalah Jennie.
"Maafkan aku JJ, kau cantik dan masih perawan,"
"Pasti banyak yang akan menikahimu nanti, biarkan aku menikah dengan Mark." Gumam Jennie.
Jennie merebahkan tubuhnya disofa ruangan kerja. Jennie membayangkan jika Mark sudah mencintai Jennie apakah hubungan pernikahan mereka akan baik baik saja?. Cara apa yang harus Jennie lakukan agar Mark jatuh cinta kepada Jennie?.
Maturnuwun sudah membacanya.
Hehe maaf jika tidak fell karena saya baru belajar membuat novel. Doakan yah semoga novel Idol On My Heart ini tamat tanpa halangan apapun.
IG:griliyy
FB: Alfae Kpop Ikonic.
__ADS_1