
Jennie melangkah masuk kedalam cafe yang sudah dipesan oma. The real sultan, cafe ini sudah dibooking oma selama 2 jam, Jennie masuk kedalam cafe sudah sepi. Para pelayan membungkuk hormat kepada Jennie, wah kalo Jennie jadi orang terpandang pasti bakal dihormati seperti ini. Apa keputusannya menikah dengan Mark membawa keuntungan tersendiri untuk Jennie?. Jennie duduk dikursi yang memang sudah dipesan. Sekitar 30 menit Oma Rose datang, dibelakang oma ternyata ada bodyguardnya.
"Selamat siang oma." sapa Jennie dengan tersenyum
"Kamu terlihat lebih cantik sekarang." Jennie membalas pujian oma dengan tersenyum, "oma menyuruhku kesini untuk membicarakan apa?"
"Apa kalian sudah mempersiapkan cincin pernikahan?"
"Kami akan mengurus cincin besok oma." jawab Jennie
"Apa Mark tidak niat?" Jennie tersenyum menanggapi, "aku tidak tau kalo itu oma, mungkin Mark belum rela dirinya menikah dengan saya."
"Aku tau itu, tapi daripada menikah dengan JJ aku lebih setuju Mark menikah dengan kamu Jennie." ungkap oma Rose
"Mungkin memang ini yang terbaik buat kita berdua oma,"
"mungkin kalo bukan malem itu semuanya tidak akan terjadi." sesal Amalia
Oma Rosean mengeleng, "jangan seperti itu kamu dan Mark memang ditakdirkan bersama."
Jennie hanya menanggapi dengan tersenyum, entahlah Jennie semakin hari merasa bahwa takdirnya kurang beruntung.
Rosean mengelus rambut Jennie, "aku tau kamu perempuan baik Jennie, jadi oma meminta kamu untuk selalu berada didekat Mark,"
"Mark selalu kesepian, Mark kurang kasih sayang dari kedua orangtuanya."
__ADS_1
"Tapi kenapa Mark kelihatan bahagia?"
"Karena Mark tidak mau kelihatan sedih, Mark selalu dipaksa untuk menjadi seperti kemauan Kate, tapi Kate tidak pernah menuruti kemauan Mark, bahkan Kate selalu marah jika Mark tidak seperti yang diinginkannya."
"Aku baru tau kalo tante Kat seperti itu."
Rosean menoleh kearah Jennie, "belajar lah memanggil Kate dengan sebutan mama."
Jennie sedang bersiap siap keluar bersama Mark untuk mengurus cincin pernikahan. Tapi Mark belum ada tanda tanda akan menjemput Jennie, Jennie berusaha menunggu mungkin Mark sedang sibuk. Jennie dengar katanya grup NT akan comeback mungkin Mark sibuk mengurusi comeback.
Dilain tempat Mark akan keluar menjemput Jennie, tapi ponselnya berdering ternyata JJ menelepon Mark, "ada apa?"
"Mark aku ingin jalan jalan." ungkap JJ
JJ mendengus kesal, dengusannya terdengar ditelepon Mark, "aku merasa sekarang kamu tidak terlalu peduli dengan aku, apa ada fans yang lebih cantik dari aku yang membuatmu berpaling?" sewot JJ
"Terakhir kali aku bertemu dengan fans adalah kemarin tapi aku tidak suka para fans yang terlalu dekat denganku, ingat aku hanya menyukaimu JJ."
Hening sepertinya JJ sedang salting, membayangkan JJ salting membuat Mark tersenyum.
"Kamu bisa hari ini mengantarkan aku jalan-jalan?"
Mark tampak diam, Mark telah berjanji kepada Jennie. Tapi untuk apa bersama Jennie mending bersama JJ, Mark akan lebih bahagia.
"Baiklah aku akan keapartemen mu."
__ADS_1
Mark memutus panggilan kemudian mengetikan pesan untuk Jennie
me
Maaf aku tidak bisa, mengurus cincin pernikahan apa bisa diganti hari lain?
Tidak lama Mark mendapatkan balasan dari Jennie.
Jennie
minggu
Mark tersenyum Jennie tidak akan marah bukan? karena memang dari pertama hati Mark hanya untuk JJ.
Jennie lemas seketika membaca chat Mark yang membatalkan kegiatannya, padahal Jennie sudah rela mengambil cuti hanya untuk sepasang cincin. Apa Jennie begitu tidak pentingnya untuk Mark? padahal kan hari pernikahan mereka berdua sudah dekat. Jennie harus bagaimana?.
Jennie memutuskan untuk pergi jalan jalan sekedar merefreskan pikirannya. Jennie mengendarai mobilnya sendiri, mobil yang memang diberikan Rosean untuk Jennie.
Untungnya Jennie hidup diapartemen yang orangnya kebanyakan sibuk, jadi walaupun mobil pemberian tidak akan diomongi oleh tetangga. Jennie masuk kedalam mobil. Jennie memutar musik, lebih asik kalo Jennie pergi berwisata dengan temannya atau adiknya, berwisata sendiri jadi sepi. Jennie memilih untuk kepantai, mumpung masih belum terlalu panas.
Jennie memilih pantai yang sepi pengunjung, Jennie lebih suka pantai sepi lebih enak untuk healing. Jennie keluar dari mobil, dan menoleh kearah parkiran.
Sepertinya aku pernah lihat mobil itu, bukannya mobil mark? batin Jennie
Tapi yang punya mobil seperti itu bukan hanya Mark.
__ADS_1