
Anak kecil itu tampak menunduk dan akan menangis sontak Jennie langsung memeluk anak kecil itu.Jennie mengusap bekas air mata anak kecil itu.
"apa karna pertanyaan kakak kamu jadi menangis?"tanya Jennie hati hati
Anak kecil itu mengangguk malu malu dan menyembuyikan tubuhnya didalam pelukan Jennie.
"kalo boleh tau gadis cantik ini menangis kenapa?"tanya Jennie
Anak kecil itu kembali menangis ,Jennie mencoba mencari cara agar anak kecil itu tidak menangis lagi,yah bisa dikatakan latihan jadi mama muda.Jennie mengendong gadis kecil itu dan membawanya ditoko cake yang sepi pengunjung.Jennie melangkah kekasir terlebih dahulu untuk memesan dan juga membayar makanan.
"selamat siang ,anda mau pesan apa?"tanya kasir ramah
"saya mau kue itu dan kue ini serta es cream dann juga jus alpukat"seru Jennie
Kasir itu mulai menulis pesanan Jennie dan menghitung uang yang akan dibayar Jennie."totalnya sembilan puluh ribu rupiah kak"ucap kasir itu.
"terimakasih."ungkap jennie dengan memberikan uang untuk membayar
Jennie membawa gadis kecil itu untuk duduk dipojokan cafe,kalian tau hal aestetik itu adalah dipojokan cafe,apalagi pas diputusin pacar kalo duduk dipojokan cafe berasa tenang.Jennie mendudukan gadis kecil itu ,sangat mengemaskan sekali.
"kalo boleh tau nama gadis gemas ini siapa?kakak penasaran"tanya Jennie dengan nada lembut
"Sabrina"jawab gadis kecil dengan pandangan mengarah keluar cafe
"wah nama yang cantik,lalu kemana orang tua kamu?"tanya Jennie
Sabrina mulai menangis hingga membuat Jennie kelabakan.Hadeuh ,jennie salah ngomong lagi.
"tidak apa apa Sabrina coba ceritakan saja"
__ADS_1
"Kata paman dan nenek orang tua ku meninggal kecelakaan 2 tahun yang lalu"ungkap Sabrina
Sabrina sepertinya anak cerdas karna sudah berbicara lancar.
"tidak apa apa ,tidak ada yang salah dengan anak yatim piatu seperti kakak,kakak juga tidak memiliki orang tua"hibur Jennie
Sabrina menatap wajah Jennie dan tersenyum "benarkan kakak begitu?"tanya Sabrina dengan nada riang
Jennie mengangguk sebagai tanda persetujuan "kalo boleh tau Sabrina umur berapa?"tanya Jennie
Sabrina membentuk jari 3 ,Jennie tersenyum dan pada saat itu makanan sudah diantar oleh pelayan.
"terimakasih"ucap Jennie kepada Pelayan
pelayan itupun pergi dan Jennie mulai memberikan Sabrina kue dengan cream dan coklat dan jus alpukat.Sedangkan Jennie sendiri kue dengan cream bercampur strowberry.Sabrina menatap makanan Jennie "kakak bolehkah es cream itu untukku?gantian dengan jus alpukat ini"seru Sabrina sambil mendekatkan jus alpukat kearah Jennie
Jennie mengeleng "kamu sudah makan kue coklat kalo kamu juga makan es cream pasti gigi mu ompong"canda Jennie.Sabrina kesal dan memberenggut lucu.
"padahal jus alpukat sangat baik untuk gadis kecil seperti kamu"ungkap Jennie
"aku memang suka jus alpukat tapi jus alpukat akan kalah dengan es cream"jawab Sabrina
Karna gemas Jennie mencubit pipi Sabrina membuat sabrina tertawa.
Jennie yang sedang sibuk makan terkejut karna ulah Sabrina yang memanggil seseorang dari luar cafe dengan panggilan "paman".Jennie membalikan badan dan menatap seorang pria bertopi dan bermasker datang mendekat kearahnya.Pria itu sudah didepan Jennie dan langsung memeluk Sabrina
"kamu kemana saa princes?"tanya pria itu
"aku tadi dari arah taman dan melihat kakak itu"tunjuk Sabrina keJennie
__ADS_1
Pria itu menatap Jennie dari atas sampai bawah ,Jennie yang dipandang begitu merasa gugup.
'cantik'batin pria itu
"maaf membuat mu kerepotan dengan keponakanku"ucap pria itu
"tidak apa apa ,aku juga merasa senang karna sabrina membuat mood ku membaik"
"apa dia nakal?"tanya pria itu
Jennie mengeleng menurut Jennie sabrina tipe anak penurut.
Sabrina mengerakkan jaket yang pria itu pake,pria itu mengalihkan pandangannya dari jennie keponakannya
"kenapa princes paman?"tanya Pria itu
'paman belum kenalan dengan kakak"ungkap Sabrina
Ouh baru nyadar dari tadi ternyata belum kenalan.Pria itu menjabat tangan dan diterima dengan jabatan tangan juga oleh Jennie.
"kenalkan aku Liam Brian Joe ,aku biasa dipanggil Liam ,apakah kau tau liam?"tanya liam kepada jennie
Jennie mengeleng "aku tidak tau kamu liam yang mana, salam kenal aku Rashami Mahira Jennieya aku biasa dipanggil Jennie"canda Jennie
Liam tampak kebingungan "kenapa tidak dipangill mahira ?"tanya liam
"apakah aku boleh duduk disini?"tanya liam sambil menunjuk bangku kosong
Jennie mengangguk dan mempersilahkan Liam untuk duduk.
__ADS_1
"Aku terbiasa dipanggil Jennie,jika dipanggil mahira sepertinya jarang"jawab Jennie
"apakah kau beneran tidak tau liam?"tanya liam