
Mark membuka bungkusan roti dan mulai memanggang roti.
"Apa lo mau roti bakar?" Tanya Mark
Jennie menggeleng tapi dari tadi Jennie menginginkan rice browl. Mark menangkap gelagat Jennie yang seperti menahan mual.
"Toilet ada disebelah sana." Tunjuk Mark
Jennie sedikit mempercepat langkahnya dan setelah sampai ditoilet, JennieĀ memutahkan isi perutnya, mungkin benar kata Bidan bahwa Jennie mengalami morning sicknes, Susah juga menjadi wanita hamil. Setelah Jennie memutahkan isi perutnya Jennie keluar dari toilet dan netranya menangkap foto Mark yang sedang mengecup pipi JJ idol perempuan yang terkenal cantik. Rasanya Jennie bukan pasangan yang tepat untuk Mark.
"Udah lega?" Tanya Mark
Jennie mengangguk kemudian menglangkah menjauh dari Mark, hati Jennie terasa sakit ketika mengetahui bahwa Mark telah mempunyai pacar, bukannya seorang idol jarang sekali berkencan?
"Ayok kita sepakat untuk menggugurkan janin ini." Ucap Jennia sambil mengelus perutnya
Mark menoleh kemudian menyunggingkan senyum.
"Jika itu mau lo lakukan aja, lagian dengan gitu gue lebih untung." Ungkap Mark
Jennie terdiam benar juga kata Mark. Yang bakal lebih untung adalah Mark.
Mark memberikan roti bakar kehadapan Jennie.
"Makan lah anakmu butuh asupan." Ucap Mark
__ADS_1
Jennie tersenyum benar Mark tidak bakal menerima kehadirannya. Bahkan Mark mengatakan bahwa janin yang dikandung Jennie adalah anak Jennie sendiri bukan anak kita.
"Terimakasih." Ucap Jennie
Mark menelepon managernya sesudah makan roti bakar.
"Ouh halo Mark ada apa?" Tanya manager Yoo
"Apakah bulan ini ada jadwal kosong miliku?" Tanya Mark
Manager Yoo tertawa mendengar perkataan Mark. "Mark sudah kubilang bulan ini lo udah sibuk mau ngurus comeback, come on man lo harus fokus ke latihan comeback dan tidak ada jadwal kosong." Ungkap manager Yoo
Mark memijat keningnya.
Jennie yang mendengar perkataan Markpun bersyukur yang penting anaknya masih bisa punya seorang papa. Daripada Jennie dan Gabriel yang dari kecil tidak tau keluarga mereka siapa.
"Lo mau menikah tanggal berapa? nanti gue kosongin hari itu."
"Gue mau ngomong ke orang tua dulu, biar mereka gak kaget, lagian nenek tau kok masalah ini." Ucap Mark
"Baiklah gue tunggu kabar baiknya." Setelah itu Mark mengakhiri telepon dan memejamkan mata memikirkan bagaimana nasibnya jika sudah punya anak. Mark masih ingin berkarier didunia idol tapi jika Mark punya anak apakah Mark masih bisa sibuk dengan dunia idol?.
"Gue mau pulang." Ucap Jennie
Jennie sudah mencuci piring dan sudah menonton Mark melamun dari tadi. Mark mwmbuka mata dan menoleh kearah Jennie.
__ADS_1
"Sebaiknya lo nginep disini malam ini, diluar pasti banyak sasaeng yang mengintai lagian besok gue mau ngajak lo untuk ketemuan dengan keluarga gue." Ungkap Mark
Jennie ingin membantah tapi Mark mencegah dengan berbagai alasan. "Kalo baju gue nyimpen kemeja dan celana, pakaian perempuan juga gue punya dapet dari fans lo bisa pakai."
"Kenapa gak lo pakai aja hadiah pemberian fans?" Tanya Jennie
Mark menggeleng. "Kalo gue pakai semua dan buka semua kado, apartemen ini penuh"
"Lo bukak kado warna pink itu disana lengkap." Lanjut Mark
Jennie mengangguk kemudian melangkah mendekat kearah bungkusan kado berwarna pink, Jennie membukanya. Jennie menganga bukannya ini brand pakaian terkenal yang lumayan mahal? wah Fans Mark benar benar tajir melintir. Lagian kenapa beli baju perempuan padahal Mark kan laki laki.
"Lo beneran ngasih ini untuk gue?" Tanya Jennie
Mark mengangguk. "Lo seengak percayanya gitu sama kado dari fans gue sampai ragu? kalo itu pemberian fans?"
"Bukannya brand ini terkenal?"
Mark mengangguk. "Bahkan itu belum seberapa, gue juga pernah dapet dari brand celine sama gucci itu sudah terbiasa menurut gue."
"Kalo beli ini dari uang kerja sama aja tiga bulan buat beli baju ini." Gumam Jennie yang masih didengar oleh telinga Mark
'Apa Gabreil juga bakal dapet kado kayak gini? semoga kamu bahagia Gabriel karena mendapatkan banyak cinta dari penggemarmu nanti.' Batin Jennie
__ADS_1