
"bagaimana jika kamu sebagai laki laki itu?apakah akan menerima aku ?"tanya Jennie
Pertanyaan Jennie benar benar menjebak Gabriel.Tentu jika Gabriel berdiri sebagai Mark maka akan memilih pilihan sulit yang akan mengorbankan banyak waktu dan peluang masa depan jika nanti akan ada seorang bayi diantara kehidupannya.
"tentu sulit kak aku tidak bisa membayangkannya"jawab Gabriel
"apakah mark sipria brengsek itu sudah mempunyai istri?"tanya Gabriel kepada Jennie
Jennie meletakan jarinya dipipi seperti berpikir ala balita.
"tidak ,Mark masih terlihat sangat tampan dan muda."jawab Jennie
Pertanyaan demi pertanyaan pun telat lewat dipikiran keduanya kenapa juga mark berani meniduri gadis yang tidak secantik Park shin nye ini.
"aneh gak sih kak?kenapa mark nidurin kakak yang gak apa apanya sama Park Shin Nye"celutuk Gabriel
"tadi aja muji muji sekarang malah jatuhin,dasar laki laki gak pernah satu pendirian"kesal Jennie
"yah gitu lah laki laki,yakali adikmu ini banci kak"
"amit amit"jennie mengetuk meja
"aku harap mark bisa jadi lelaki sejati yang bertanggung jawab"Jennie ikut mengangguk setuju dengan harapan Gabriel.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
__ADS_1
Brak
CEO hotel masuk kedalam ruangan Jennie dengan muka garang,entah masalah apa lagi yang akan datang setelah yang lalu lalu,sebagai manusia yah harus siap.
"ada keperluan apa tuan masuk kedalam ruangan saya?"tanya Jennie baik baik
"ini hotelku tentu saya berhak masuk kemana saja"sombong CEO
'dasar orang kaya,nanti kalo jatuh miskin jadi ngemis belas kasih'batin Jennie
Oke Jennie sabarlah dengan CEO mu yang baik hati ini,kalo kamu dipecat nanti gak bisa bayar sewa bulanan apartemen.
CEO duduk disofa dan melipat kakinya menyilang,sungguh terlihat sangat cool tapi sudah punya istri dan anak gak jadi digebet Jennie.Jennie duduk didepan CEOnya dan menyuruh asisten nya untuk menyiapkan teh untuk CEO.Setelah teh sudah disajikan Jennie mulai membuka percakapan.
"kamu tau aku bukan ceo yang rewel ,aku akan turun tangan jika sudah membuat hotelku menelan kerugian'kejam CEO dengan menatap Jennie dengan tajam
"seperti masalah restoran itu sudah terdengar sampai tuan"celutuk Jennie
"Benar pradugamu selalu benar Jennie,jadi aku mau mengecek apakah pradugamu akan benar sekali lagi?Apakah restoran itu akan membantu menutupi kerugian?"tanya CEO
"aku harap mereka akan membantu meringankan kerugian"
"akan aku usahakan"lanjut Jennie
"bagus,aku suka sikap optimismu Jennie"puji CEO
__ADS_1
"aku juga mendengar keluhan dari manager seseorang bahwa kamu tidak memberi izin mereka untuk mengecek cctv?"tanya CEO
Jennie mengepalkan tangannya pasti manager mark itu berbicara secara pribadi kepada CEOnya.
"maaf pak ,tapi saya sudah mengatakan rekaman cctv akan diproses satu atau dua hari tapi mereka malah meminta secepatnya pada saat saya sudah membuat janji dengan restoran"ungkap Jennie jujur
CEO itu menganggukan kepala dan memijat keningnya dengan jari
"aku mohon Jennie jangan buat CEO mu marah,dia seorang manager yang terkenal reputasi hotel ini akan jatuh jika dia mengungkapkan sikapmu kepada publik"
"dia akan datang satu minggu lagi kuharap kamu bersikap normal seperti seorang GM."
Setelah mengatakan itu CEO pun keluar dari ruangan Jennie.Memang jika bawahan ketemu atasan maka jantung pasti tidak akan tenang rasanya dag dig dug ser .
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Jennie berjalan dipinggir taman ,indah sekalli ciptaan tuhan.Tidak perlu jauh jauh untuk menikmati tinggal yang terdekatmu saja engkau syukuri.Ada anak kecil mendekat dengan sebuah boneka yang ia peluk.
"kakak apa kakak mau bermain denganku?"tanya Anak kecil itu dengan mata membulat sempurna
Jennie turun menyamakan tingginya dengan tinggi anak perempuan itu.
Jennie melirik sekitar kenapa anak sekecil ini tidak dijaga?
"kemana bundamu ?hemmm anak kecil manis"tanya Jennie sambil mengelus pipi gembul anak perempuan itu.
__ADS_1