guru killer ternyata duda

guru killer ternyata duda
Tiba


__ADS_3

Tidak lama kemudian Fajar , Rio dan Fia kini telah tiba di sebuah lokasi yang terletak di Bandung . Sebuah rumah bergaya sederhana terlihat sangat nyaman dan asri .


"Jadi saya diajak kesini sama kamu sampe bolos sekolah ? Terus ini rumah siapa ?"tanya Fia yang melihat sekeliling nya terlihat sangat sepi .


"Karena tadi pagi kamu buat aku takut kehilangan kamu . Dari pada kamu pergi ke sekolah , aku kehilangan kamu mending aku bawa kamu kemana pun aku pergi karena aku tidak bisa tanpamu Fia ku sayang."ucap Fajar yang mengingat kembali ucapan Fia .


"Aish , aku di gombalin . Bukan nya jawab pertanyaan aku tadi."ledek Fia.


"Terserah kamu mau bilang apa , intinya kata-kata barusan bener-bener dari hati."serius Fajar dalam mengucap .


Fia pun tak menghiraukan ucapan Fajar . Baginya hubungan ini hanya lah sebatas paksaan Fajar ke Fia . Bagi Fia yang namanya hubungan status pacaran harus dilandasi suka sama suka dan ketertarikan satu sama lain nya . So untuk hubungan nya dengan Fajar guru nya hanya untuk meredam emosi nya Fajar saja sekaligus menghindari hal-hal yang tidak Fia ingin kan .


Mengingat apa saja yang Fajar bilang itu tidak pernah main-main . Maka dari itu Fia menuruti permintaan Fajar . Salah satu nya menjadi kekasihnya.


"Ye ahil na Lio maen ke pila agi ."


"Selamat datang tuan."sapa seorang perempuan berpakaian seragam pelayan dengan rapih .


"Rio kamu main sama Christina dulu ya."pinta Fajar .


"Nda au pah . Lio mo aen ama mama ajda."


"Rio mo punya dede bayi gak ? Kalo Rio mau biarin mama sama papa berduaan dulu sayang . Udah gitu nanti mama bakalan bisa tinggal bersama kita sayang . Tapi kamu jangan bilang bilang ya . Ini rahasia lelaki."bisik Fajar ditelinga Rio . Rio pun mengangguk penuh semangat sebagai jawaban iya nya karena memang itu salah satu impian nya . Bisa bersama Fia yang ia anggap mama nya adalah keinginan terbesar Rio .


"Kamu ngomong apaan sama Rio ? Pake bisik-bisik segala?"ucap Fia yang penasaran kenapa Fajar ngomong nya bisik-bisik sama Rio.


"Kepo."singkat Fajar menjawab.


"Lahacia ong . Mama , Lio aen ama kak klistin ulu ya . Mama angan angen Lio ."


"Lah kok kamu malah main sama kak Christina sih Rio ? Udah gak mau main sama mama?"ucap Fia yang muncul pikiran negatif nya . Pasti Fajar biang dalang dari ini , di hati dan dipikiran Fia ada hal yang terselubung dari Fajar . Walaupun belum tau maksud dan tujuannya .


"Ali ini Lio mo ama kak klistin ulu . Mama ium dong ."

__ADS_1


Fia pun menuruti kemauan Rio . Saat Fia hendak ingin mencium bibir Rio . Dihalangi tangan Fajar.


"Ih papa kok alang-alangin mama ium Lio cih."


"Sayang bibir mama hanya boleh cium bibirnya papa dong . Kan kamu udah banyak tuh dapet ciuman di sini , sini , sini dan di sini . Kalo semua nya nanti papa dapet ciuman di mana?"ucap Fajar sambil menunjuk ke kening , pipi kanan , pipi kiri serta kuncup kepalanya rio.


Ets dah nih orang ya kali cemburu sama anak sendiri . Kalo anaknya udah seusia dewasa , it's oke gak masalah lah ini anaknya umur kurang lebih dua tahun dia cemburuin ? Gila kali nih bapak-bapak ucap Fia dalam hati . Wajar kali gw nyium nih bocah , kan lagi lucu-lucu nya 'batin Fia .'


Christina pun yang mendengar ucapannya Fajar selaku tuan rumah nya terkekeh geli . Baru kali ini dia melihat perempuan yang bisa membuat Fajar cemburu sama anak nya sendiri .


Selama ini Fajar tidak pernah cemburu sama mantan pasangan nya . Ya Fajar sudah memiliki hubungan khusus dengan wanita lain beberapa kali . Tapi sayang nya selalu kandas karena Rio yang tak pernah menerima mereka . Ada juga yang suka sama tampangnya , ada yang suka sama harta nya , ada pula yang menyelingkuhi nya . Tapi Fajar tak pernah ambil pusing , dimana seharusnya dia marah-marah sama itu perempuan . Ini malah dia bersikap biasa saja . Bagi nya jika perempuan itu memilih selingkuh atau bermain-main dengan nya berarti perempuan itu bukan perempuan tidak serius dan baik untuk dia serta anaknya .


"Aaauuuwww sakit fi kok kamu nyubit perut aku sih."


"Kamu tuh ngomong nya jangan begitu Rio masih kecil . Awas ngomong nya gitu lagi ."


"Iya gak lagi-lagi . Tapi kamu jangan cium Rio kelwat batas . Kamu tuh milik aku seorang."ucap Fajar yang menganggap dirinya pemilik Fia seutuhnya.


"Iya sayang nya aku . Fia ini hanya untuk Fajar seorang."bisik ditelinga Fajar.


"Astaga keren banget ."kagum Fia dengan apa yang dia lihat .


"Kamu suka ?"


"Suka banget pak . Malahan ya dulu aku pernah punya cita-cita pengen punya rumah sendiri yang ada halaman luas . Biar bisa aku tanamin semua jenis bunga."


"Aku pikir kamu gak suka bunga."


"Kenapa bapak bisa ngejudge begitu sama aku ?"


"Karena kamu bukan cewek."


"Aku tuh cewek pak gak percaya ?"

__ADS_1


"Gak lah . Orang kamu saya ajak nikah aja nolak . Berarti kamu takut kan nanti ketahuan pas kita malem pertama ternyata kamu laki-laki."


"Ya ampun pak . Masalah nikah lagi yang masih dibahas ? Aku tuh mau pak . Nih Ya meskipun harus nikah sama bapak . Saya terima , tapi gak sekarang . Ada saatnya pak , aku juga pernah kok kepikiran mau jadi istri seperti apa kelak . Jadi bapak gak perlu khawatir . Kalo memang bapak bisa buat aku mempunyai rasa cinta sama bapak , saat bapak meminta saya untuk menikah besok pun saya bersedia kok pak . Asal ada cinta di antara kita ."ucap Fia menatap wajah nya Fajar dengan serius .


"Jadi kamu belum mencintai aku dari hati mu ?"tanya Fajar.


Fia mengangkukkan kepalanya tanpa ragu .


Fajar pun yang melihat anggukan kepala Fia . Dia pun bertekad untuk bisa membuat Fia jatuh cinta pada nya . Bahkan membuat Fia tidak bisa lepas dari dirinya batin Fajar.


"Tapi tenang pak , selama aku berstatus pacarnya bapak . Saya tidak akan pernah selingkuhin bapak ."


"Ya itu harus . Ya kali kamu bisa cari cowok yang bisa ngalahin saya . Itu gak mungkin . Saya itu udah termasuk cowok perfect , ganteng maksimal , pinter lagi , kerjaan ada , apalagi soal kejantanan saya udah terlihat hasilnya . Saya bisa menghasilkan Rio yang ganteng nya gak jauh beda dari papa nya . Kamu itu beruntung bisa milikin saya ."


"Aish pede banget sih pak ."


"Ya buktinya kamu tau sendiri kan hampir semua murid cewek-cewek di sekolah ngejar-ngejar saya ."


Iya juga sih dalam hati nya Fia . Salah satunya sahabatnya pun menganggumi Fajar bahkan pada bilang rela jika jadi selingkuhan nya juga.


"Ye geer ... Lagi pula ya pak , bapak ada juga yang beruntung dapetin saya . Saya ini ratu di sekolah . Fans saya sama banyak nya kaya Adit di sekolah ."


"Masa kok saya gak pernah denger ya?"


"Liat aja nanti . Kalo bapak tau dan liat dengan mata kepala sendiri , jangan salahin saya ya . Kalo sampe bapak cemburu akut sama saya terus jadi ala-ala protective gitu ke saya ."ucap Fia .


Memang benar Fia adalah salah satu cewek yang the most wanted disekolah nya . Bukan hanya fisik saja yang dikagumi murid cowok-cowok . Tapi sifat nya yang easy going juga dikagumi oleh semua cowok-cowok termasuk murid cewek-cewek yang sudah mengenal nya .


"Itu gak mungkin . Orang aku tau nya kamu ngintil terus sama Adit."


"Kebalik pak yang bener tuh Adit yang ngintilin saya terus-menerus."


"Masa ."

__ADS_1


"Ya udah kalo gak percaya mah . Saya gak maksa."ucap Fia ke Fajar sambil melangkah kan kaki mengelilingi kebun bunga milik Fajar.


__ADS_2