guru killer ternyata duda

guru killer ternyata duda
Ungkapan Cinta


__ADS_3

Hampir satu minggu Fajar masih tanpa kabar . Membuat Fia bahagia karena tidak ada lagi cowok yang melarang nya untuk melakukan ini itu . Kebebasan sekarang bisa Fia rasakan dengan nyata , senyata nyata nya .


Ketiadaan sosok Fajar juga membuat Fia bisa berinteraksi dengan semua orang termasuk Riki dan Adit bahkan laki-laki lain yang merupakan teman-teman nya dalam bermain basket atau teman biasa di tempat tongkrongan nya .


Dirumah Fia .


"Seger dah siang-siang gini minum orange jus abis berenang . Lebih enak lagi sih kalo ada makanan nya sih dit ."ucap Bimo yang sedang melepaskan dahaga nya di siang hari sambil memberikan kode etik ala basa basi minta makan gratis ke Fia sembari melonjorkan kedua kakinya .


"Alah bilang aja Lo laper ."sahut Fia yang mengerti maksud dari perkataan Bimo .


"Eh Mir , Lo gak panas apa berjemur begitu . Tar gosong Lo ."ucap Bimo sambil melempar anduk bekas dia pakai saat mengeringkan tubuh nya yang abis nyemplung ke kolam renang .


"Eh tiang bendera , jorok banget sih Lo lempar-lempar aduk bekas ketek Lo . Bau tau ."sewot Mira yang memang hobi nya berjemur . Soalnya cita-cita dia adalah bisa ketemu jodoh orang bule gitu . Kan kalo kata orang-orang 'orang bule kebanyakan suka sama orang yang kulit nya rada gosong gosong dikit gitu . Maka nya Mira intens berjemur tiap kali ada kesempatan .


"Fi , Lo gak renang ?"ucap Riki yang berada di dalam kolam dengan posisi mengambang .


"Gak kak aku gy gak mood berenang ."sahut Fia.


"Fi , pangeran Lo kemana kok jarang keliatan ?"tanya Adit dengan nada meninggi karena jaraknya lumayan jauh dari Fia .


"Lo udah punya pacar fi ?"tanya Riki yang mendadak menghentikan aktivitas renang nya yang baru saja dilakukan karena kaget mendengar ucapan Adit .


"Kenapa bang Riki ? Lo mo nembak Fia ? Telat Lo . Adit aja telat . Soalnya Fia yang nembak tuh cowok duluan didepan anak-anak sekelas lagi . Keren kan bro ."ujar Bimo .


"Apaan sih Lo Bim ."kesal Fia .


Fia kesal karena dari semua teman nya gak ada yang percaya kalo dia sudah berpacaran dengan Fajar sebelum kejadian di kelas terjadi . Usaha Fia meyakinkan teman-temannya berujung nihil .


"Yah padahal gw serius mo jadiin Fia cewek gw ."ucap Riki bernada serius sambil menunjukkan kotak yang berisi kan kalung dengan liontin heart pearl dengan raut wajah yang kecewa .

__ADS_1


"Eh kak mo diapain kalung nya ?"tanya Fia saat Riki hendak membuang kotak berserta isi nya .


"Ya dibuang lah fi , buat apa gak ada guna nya . Gw cabut guys ."ucap Riki sambil melemparkan kotak di tangan nya ke tempat sampah yang ada di hadapan Riki .


Mira , Bimo serta Adit hanya bisa melongo tanpa berbicara apa-apa . Rasa kaget melanda hati mereka semua . Hal yang tidak pernah terpikirkan oleh mereka yaitu bahwa Riki memiliki rasa ke Fia . Memang mereka tau jika Fia pun pasti mempunyai perasaan yang sama ke Riki . Tapi tidak ada satu pun yang tau bahwa Riki pun memiliki rasa yang sama dengan Fia . Mereka tau bagaimana perasaan Fia ke Riki itu semua terlihat dari sikap dan perilaku Fia saat bersama Riki . Sikap nya Fia yang menunjukkan kalau dia bahagia saat bersama Riki terpancar saat mereka semua jalan bersama , tingkah laku Fia berubah saat berkomunikasi dengan Riki jauh lebih manis dan lembut berbeda tingkah lakunya dengan Adit dan juga Bimo rada cuek . Beda halnya dengan Fajar , Fia seakan menutup diri nya dari mereka semua . Itu yang mereka rasakan saat ini .


Fia yang selalu tertawa lepas saat ngumpul terutama di saat ada Riki tapi tidak jika ada Fajar disampingnya Fia . Dirinya terkesan menutup diri .


Adit juga merasakan hal itu . Adit juga tidak ingin Fia merasa tertekan karena hubungan nya dengan Fajar . Segala upaya untuk membuat Fia tidak tertekan dirinya hanya memasang badan dikala mana Fia membutuhkan seseorang untuk menjadi tempat berkeluh kesah dan curcol nya , alias curhat colongan nya .


Awal mulanya Adit tidak rela sahabatnya berpacaran dengan guru nya . Tapi apa daya dia mesti berat hati harus menerima kehadiran Fajar diantara mereka berdua .


Pasalnya Adit berpikir bahwa dirinya tidak mempunyai hak untuk mengatur soal asmara nya Fia mau berjalan dengan lelaki manapun . Itu hak nya Fia untuk memilih dan sebagai sahabat Adit hanya bisa mendukung dan selalu ada di samping nya disaat Fia butuh tempat bersandar .


Tapi saat Riki muncul di dalam dunia nya Fia . Riki membawa sesuatu yang beda . Fia bisa tertawa lepas seperti dulu disaat bersama teman-temannya , tidak seperti saat sahabat nya bersama dengan Fajar .


Adit juga bisa melihat bahwa Fia menyukai Riki dari cara bicara dan cara menatap nya lebih terpancar aura ketertarikan . Namun dia tidak ada hak untuk memilih siapa yang pantas untuk menjadi pasangan nya Fia .


"Lo mo gimana fi ?"ucap Adit dibelakang Fia sambil mengusap pundaknya Fia .


Hiks... Hiks .... Hiks.... Nggggggg


"Gw suka dit sama Riki dari dulu sampe sekarang . Tapi mo gimana ? gw gak bisa sama Riki dit . Gw sayang sama Riki dit . Gw sayang ."ucap Fia sambil menangis memegang kalung yang Riki buang tadi .


"Jangan nangis fi . Gw mohon . Gw gak bisa liat Lo nangis ."pinta Adit karena hati nya teriris melihat sosok wanita yang dia sayang menangis .


Mira dan Bimo pun tak ingin mengganggu mereka berdua . Pasalnya mereka juga tau perasaan Adit ke Fia . Apalagi Bimo yang paham dan mengerti isi hatinya Adit secara Adit sahabat dekatnya .


"Lo tuh gak ngerti dit kenapa gw bisa nangis . Karena Lo gak tau rasanya dimana Lo sayang sama orang tapi orang itu gak bisa Lo milikin dit ."teriak Fia membentak Adit sambil menangis . Bagi Fia , Adit tidak tau bagaimana perasaan nya Fia saat ini karena dia tidak pernah mengalami hal yang sama seperti Fia .

__ADS_1


"Ya Lo perjuangin lah kalo emang Lo sayang sama Riki . Kejar orang yang bisa buat Lo bahagia . Jangan sampe Lo nyesel karena dia udah pergi meninggalkan Lo jauh ."saran Adit ke Fia .


"Gw gak bisa dit ."ucap Fia dalam isak tangis dipelukan Adit .


"Gw juga gak bisa fi , liat Lo menangis . Sakit hati gw fi , ngeliat orang yang gw sayang nangis-nangis di depan gw ."


"Maksud Lo dit ?"ucap Fia menyeka air matanya yang masih kurang paham sama ucapan nya Adit .


"Gw sayang fi sama Lo . Makanya pas Lo bilang gw gak ngerti perasaan Lo . Lo tuh salah besar . Gw ngerti fi rasanya . Disaat gw menyadari kalo gw sayang sama Lo . Gw gak rela Lo sama pak Fajar berduaan . Tapi apa daya fi , gw terima dengan berat hati kenyataan bahwa Lo milik nya pak Fajar . Tapi di saat gw tau perasaan Lo ke bang Riki . saran gw kejar fi sih Riki , karena gak enak yang namanya menahan rasa sayang hanya di dalam hati . Karena itu yang gw rasain selama ini ke Lo ."saran Adit ke Fia .


"Tapi dit ..."


"Lo tenang aja fi . Gw gak minta Lo buat ngebales rasa sayang gw ke Lo . Bagi gw yang namanya cinta itu gak harus selalu memiliki . Melihat orang yang kita sayangi itu bahagia juga bisa membuat kita bahagia . Seenggaknya gw udah ungkapin perasaan gw ke Lo fi . Soalnya sakit fi , gw nyimpennya entah sampe kapan . Tapi gw juga gak rela kalo cewek yang gw sayang nangis kaya gitu ."ucap Adit sambil tersenyum.


"Maaf ya dit ."ucap Fia yang ngerasa bersalah.


"Pan sih Lo pake minta maaf segala ? Kaya punya salah aja sama gw ."


"Ya mang gw punya salah sama Lo ."


"Salah apaan ?"


"Salah karena nolak secara gak langsung dan gak tau perasaan Lo ke gw . Dan ditambah tadi gw bilang Lo gak ngerti gimana perasaan gw ternyata Lo lebih ngertiin perasaan gw dit ."jelas Fia .


"Ah Lo bikin gw baper kan . Bikin gw gak terima kenyataan kalo Lo lagi nolak gw sekarang ."ucap Adit seolah-olah tidak merasakan apa-apa .


"Pamor turun pamor turun ."teriak Bimo . Mira pun tertawa bersama Bimo dikolam renang karena mereka bete melihat adanya adegan drama Korea secara live .


Fia pun beranjak dengan Adit kekamar nya Adit untuk menenangkan pikiran nya . Apa yang disarankan oleh Adit dia lakukan .

__ADS_1


Tapi apa kabar nya Fajar nanti saat dia tau bahwa dirinya mengkhianati Fajar . Bukan cuman itu pasti akan membuat Rio juga membenci nya karena keputusan nya Fia secara sepihak .


__ADS_2