Hasrat Terlarang

Hasrat Terlarang
Kesempatan Dalam Kesempitan


__ADS_3


Sesampainya dirumah ternyata mereka pulang terlebih dahulu dibanding dengan anak-anak Pak Rico. Mereka yang nampak kelelahan tidur dikamar masing-masing hingga terbangun karena suara gaduh yang ditimbulkan oleh kedatangan anak-anak Pak Rico saat memasuki rumah.


Saat terbangun tubuh Nana masih merasakan lemas hingga memutuskan untuk meminum vitamin yang telah disediakan Pak Rico untuk keluarganya. Nana yang dalam kesehariannya tetap mengerjakan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga, kini setiap malam harus menyiapkan diri jika Pak Rico tiba-tiba minta dilayani.


Pak Rico ingin setiap dia pergi kerja serta pulang kerja disambut oleh Nana. Setiap pagi selepas menyiapkan makanan Nana segera mandi dan berhias. Saat mobil jemputan sekolah anak-anak menjemput, Nana pun keluar dari kamarnya dan menemani Pak Rico makan pagi.


"Nah begitu dong!! kamu harus temani aku sarapan pagi dengan wajah yang sudah dimake up. Kamu cantik sekali lho Na!!" Ucap Pak Rico dengan memuji kecantikan Nana


Nana hanya tersenyum menanggapi pujian dari suaminya dan kemudian mengambilkan nasi serta lauk dipiring yang telah disiapkan untuk suaminya.


"Kamu bisa kan setiap sore menyambut aku pulang di depan rumah?? kemudian kamu bawakan tasku ke dalam kamar??!!" Pinta Pak Rico seraya menyuapkan nasi serta lauk yang telah diambilkan oleh Nana

__ADS_1


"Bisa dong!!" Jawab Nana singkat


"Nanti kamu tunggu saja saya di dalam kamar sampai saya datang!!" Perintah Pak Rico dengan nada menggoda seraya menaik-naikan alisnya.


"Kenapa saya harus nunggu dikamar?? Nanti kalau anak-anak curiga bagaimana??" Tanya kembali Nana kepada Pak Rico dengan nada sedikit khawatir


"Kamu sibukkan diri saja di kamar saya agar mereka tak curiga!!" Jawab Pak Rico


"Ya sudah kalau mau kamu seperti itu!!"Ucap Nana yang pasrah atas keinginan suaminya.


Tiba saatnya sang suami datang, Nana pun menyambut dan membawakan tas kerja suaminya ke dalam kamar sesuai dengan apa yang diinstruksikan kepadanya. Di dalam kamar Nana berbaring sejenak menanti kedatangan Pak Rico, namun karena Nana terlampau lelah akhirnya dia terlelap di ranjang Pak Rico.


"Na!!.. Nana!!" Ucapan Pak Rico membangunkan Nana

__ADS_1


"Maaf saya ketiduran!!" Jawab Nana


"Anak-anak pergi ke swalayan dengan mobil saya barusan!!" Ucap Pak Rico seraya membuka dasi dan beberapa kancing kemejanya


Setelah melemparkan kemeja yang dikenakannya ke dalam keranjang motor Pak Rico mendatangi Nana yang masih dalam keadaan berbaring.


"Kamu semakin cantik, membuatku ingin selalu cepat pulang saat bekerja. Andaikan tempat kerjaku dekat, aku akan pulang setiap jam makan siang!!" Lagi-lagi Pak Rico memuji dan membuat Nana merasa melayang


Semakin lama memandangi Nana dalam keadaan berbaring, rupanya membuat birahi Pak Rico terpancing muncul dan terlebih lagi didukung oleh keadaan yang sepi dari anak-anak membuat Pak Rico bertekad menyalurkan nafsu birahinya saat itu juga.


Nana yang baru mahami maksud Pak Rico menyuruhnya berhias dan membawakan tas kerjanya ke dalam kamar karena untuk melepaskan rindu selepas bekerja, kini setiap pagi dan sore dirinya selalu menyemprotkan parfum yang dibelikan Pak Rico.


"Kamu pakai ya!! Saya belikan parfum bukan karena kamu bau, tapi agar kamu cantik dan wangi!!" Ucap Pak Rico seraya memberikan minyak wangi yang masih dipacking dalam kardus

__ADS_1


Nana yang senang dengan pemberian Pak Rico kini mulai membiasakan diri mengucapkan terima kasihnya dengan menggunakan bahasa tubuhnya, yaitu dengan memberi ciuman bibir


__ADS_2