Hasrat Terlarang

Hasrat Terlarang
Udara Malam


__ADS_3


Reza yang mengajak Bunga keluar rumah dengan tujuan mencari angin segar tenyata mempunyai maksud lain, yaitu agar Bunga terlihat lebih segar saat berhubungan dengannya nanti malam.


"Kamu mau kopi gak say?" Tanya Reza


"Emang ada yang jualan kopi di sini yank?" Tanya kembali Bunga kepada Reza


"Temenku bawa kopi, istrinya tadi bikinin pas aku ke kamar dia. Enak lho!" Ucap Reza yang mencoba meyakinkan Bunga


"Kalau kamu mau nanti kita kesana." Ucap Reza melanjutkan pembicaraan sebelumnya.


"Mau deh! Aku juga pengin cari minuman seger yank biar badan fit." Ucap Bunga yang masih merasa sedikit lemas


"Ah cocok banget!!" Ucap Reza dalam hati


"Biar fit terus bisa nambah ya??" Tanya Reza menggoda Bunga


"Ih, apaan sih!" Jawab Bunga dengan sedikit malu


Saat hendak menuju ke kamar Ronald, Bunga melihat sekerumunan pemuda yang duduk diatas tikar dengan memainkan gitar serta bernyanyi bersama. Bunga yang seketika teringat masa-masa SMU meminta Reza berhenti tidak jauh dari kerumunan tersebut


"Yank, duduk di batu besar itu yuk!?" Pinta Bunga seraya menunjuk batu yang tidak jauh dari kerumunan anak muda


Bunga yang menikmati udara pantai dengan ditemanin alunan musik serta nyanyian terlihat sangat santai namun bersemangat. Kepalanya bergoyang mengikuti alunan musik dan sesekali terdengar ikut menyanyikan lagu yang iramanya sedang dimainkan.


Melihat Bunga dengan kondisi tersebut, Reza mengurungkan niatnya untuk mendatangi Ronald.


"Say.. enakan disini ya??!" Tanya Reza seraya mendekatkan posisi duduknya dengan Bunga


"Iya yank." Jawab Bunga seraya terus menggoyangkan kepalanya mengikuti alunan musik


"Say.." Ucap Reza yang terlihat ada keraguan untuk meneruskan ucapannya


"Apa yank?" Tanya Bunga


"Kamu baru keluar sebentar udah keliatan seger banget." Ucap Reza seraya meraih jemari tangan Bunga


"Iya, aku juga ngerasa udah seger yank!" Jawab Bunga


"Say.." Ucap Reza kembali ragu


"Kenapa sih yank?? dari tadi kayaknya mau ngomong tapi ragu-ragu." Ucap Bunga

__ADS_1


"Aku tadi di kasih kond*m sama temenku say" Ucap Reza


"Temen kamu niat banget yank sampe bawa gituan." Ucap Bunga


"Katanya gara-gara istrinya belum sempat KB" Jawab Reza menirukan ucapan Ronald


"Oh, pantas!" Ucap Bunga singkat.


"Kata dia kond*m ini bergerigi lho say" Ucap Reza memancing Bunga bertanya kegunaannya


"Itu kond*m atau rader yang buat jahit?" Tanya Bunga menggoda Reza


"Ya kond*m lah say!" Ucap Reza


"Terus kenapa kalau bergerigi?" Tanya Bunga yang seolah tidak paham dengan maksud Reza


"Kata dia ini bisa bikin nagih!" Ucap Reza dengan semangat menyampaikan informasinya kepada Bunga


"Ya terus kenapa yank??" Tanya Bunga yang masih seolah tidak paham dengan maksud Reza


Reza yang merasa malu untuk berterus terang terpaksa harus mengurai kata agar lebih panjang. Namun karena lelah dengan sikap Bunga yang masih tidak paham dengan maksudnya, Reza pun segera menyampaikan maksudnya


"Ya kamu cobain dong say!!" Pinta Reza


"Iya, kamu harus cobain buat buktiin omongan dia." Pinta Reza seraya mengambil barang tersebut dari saku bajunya


"Yank.." Ucap Bunga yang kali ini terlihat ragu meneruskan ucapannya


"Kenapa say??" Jawab Reza


"Tadi pagi aja aku udah gak sanggup, gimana kalau pakai tambahan aksesoris??" Jawab Bunga


"Tapi kamu mau coba kan??" Tanya Reza sedikit memaksa


"Hmmm.. aku gak janji ah yank!" Jawab Bunga yang sedikit membuat harapan Reza pupus


Namun dengan sifatnya yang pantang menyerah, Reza terus berusaha merayu Bunga. Dia terus merapatkan posisi duduknya hingga tak ada cela diantara mereka.


"Aku dingin say!" Ucap Reza mencari alasan agar Bunga bersedia segera pulang ke kamar


"Yah, aku masih pengin disini yank!" Jawab Bunga yang terlihat masih menikmati suasana pantai.


"Peluk aku dong say, kali aja bisa menghangatkan." Ucap Reza seraya menggenggam jarinya agar terlihat seolah dalam keadaan kedinginan

__ADS_1


Atas permintaan Reza tersebut, Bunga segera mendekapnya hingga tubuhnya merasakan kehangatan.


"Anget say, kencengan lagi dong!!" pinta Reza dengan manja kepada Bunga


Terdorong rasa cintanya, Bunga mengikuti seluruh keinginan Reza hingga dia merasakan ada sesuatu yang seharusnya tidak sampai terjadi.


"Say.. aku pengin cepat ke kamar!!" Bisik Reza di telinga Bunga


"Aku gak kuat sama angin malam" Ucap Reza melanjutkan pembicaraan sebelumnya


Tak tega melihat Reza tersiksa, Bunga pun mengalah dan memilih kembali untuk menemani Reza di dalam kamar


Reza yang seolah masih merasakan suasana pantai segera naik ke atas ranjang. Diraihnya badcover untuk menyelimuti tubuhnya.


"Dingin banget say!!" Ucap Reza


"Ya udah kamu bobo aja, nanti juga anget." Jawab Bunga


"Kamu bobo juga dong! peluk aku!!" Ucap Reza dengan bibir dibuat bergetar


Bunga yang tidak tega melihat kondisi fisik Reza segera menyusul Reza ke atas ranjang dan mendekap Reza.


"Bagaikan ayam dengan telur" itu lah perumpamaan keadaan mereka saat ini. Tidak ada yang sadar berawal dari mana seketika Reza sudah menggunakan kond*m yang diberikan Ronald.


"Say.." Ucap Reza dengan nafas yang mulai terengah-engah


"Iya yank." Jawab Bunga singkat yang terlihat sedang sibuk dengan ritme nafasnya yang tidak karuan


Tanpa menunda waktu, Reza mengulangi kejadian pagi tadi. Dia ingin menunjukkan kepada Bunga kemampuannya agar setelah menikah Bunga tidak kecewa dengan permainan ranjangnya.


Bagai orang tercekik, Bunga membelalakkan matanya dan merenggangkan bibirnya. Sementara Reza yang masih ingin terus membuktikan kepada Bunga tidak memberikan kesempatan kepada Bunga untuk beristirahat.


"Kalau mau nambah istirahat dulu yank!" Ucap Bunga dengan tubuh yang mulai letih dan pasrah.


Tanpa mendengarkan ucapan Bunga, Reza terus menyelesaikan keinginannya hingga tuntas. Bunga yang merasa sudah tak sanggup berusaha mendorong tubuh Reza hingga akhirnya Reza terjatuh ke sisinya


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Bersambung ke bab selanjutnya


Jangan lupa di LIKE setiap bab, LOVE dan RATE ya!!


Terima kasih sudah mampir, semoga pembaca sehat dan sukses selalu! Aamiin

__ADS_1


__ADS_2