
Sesuai janjinya Rico pun menemani Bunga hingga Bunga selesai pekerjaannya. Rico yang sepertinya ingin menebus kesalahannya dahulu dan ingin kembali membina rumah tangga bersama Bunga belajar mengalah dengan apapun kemauan Bunga. Termasuk menjadi supirnya pun akan tetap dia lakukan. Sementara Nana yang sering menghubunginya diabaikan, bahkan Rico sampai mematikan ponselnya karena tidak ingin ada yang mengganggu waktunya bersama Bunga.
Dilihatnya dengan seksama setiap gerak gerik Bunga saat tampil, seolah dia tidak ingin ada pria lain yang mencoba menggoda Bunga. Dan saat Bunga menyelesaikan pekerjaan sesi pertamanya, Bunga mendatangi Rico yang duduk sendiri seraya meminum orange juice di sudut ruangan
"Co, kamu pulang saja kalau tidak nyaman ditempat kerjaku!!" Ucap Bunga seraya meminum orange juice milik Rico
"Bunga.. aku akan tetap menunggumu sampai kapanpun!!" Ucap Rico dengan memberanikan diri menyentuh jemari tangan Bunga
Bunga berusaha melepaskan genggaman tangannya, namun Rico menguatkan genggamannya hingga dia tak mampu untuk melawan.
"Bunga.. beri aku kesempatan menebus kesalahanku dulu. Aku selalu mencintaimu!!" Ucap Rico memohon agar Bunga membuka hatinya kembali.
"Aku sadar aku salah, tapi dulu aku khilaf. Aku ingin semuanya kembali seperti dulu lagi Bunga!!" Ucap Rico yang sudah sedikit mabuk karena mencampur vodka ke dalam orange juice yang dipesannya.
__ADS_1
Bunga yang merasa ucapan Rico berasal dari hati terdalamnya segera memeluk dan mencium Rico
"Kenapa kamu jadi seperti ini Rico?? Demi aku kamu jadi mabuk!!" Gumam Bunga dalam hati
Dilema antara khawatir dengan keadaan Rico dan harus menyelesaikan sesi kedua pekerjaannya, Bunga meminta tolong sahabatnya untuk menjaga Rico sejenak. Dan setelah menyelesaikan pekerjaannya, Bunga membawa Rico ke mobil untuk dibawa pulang.
Sesampainya di rumah, Bunga menaruh Rico di sofa ruang tamu. Rico yang hanya sedikit minum vidka membuatnya masih bisa diajak bicara. Saat Bunga hendak beranjak dari sofa, Rico meraih tangannya dan menarik hingga terjatuh ke pelukan Rico.
"Bunga.. beri aku kesempatan!!" Sebuah kalimat yang selalu diucapkan Rico berulang-ulang
"Pelukanmu masih sehangat saat kita bersama" Ucap Bunga dalam hati
Hangatnya pelukan yang Bunga rasakan membantu rasa kantuk yang melanda disaat yang sama sehingga membuat Bunga tertidur lelap dipelukan Rico. Saat terbangun, Rico tersenyum dengan apa yang dilihatnya yaitu wanita yang diinginkannya ada dipelukannya dan seketika memindahkan Bunga ke tempat tidur yang diperkirakan kamarnya.
Setelah meletakkan bunga di tempat tidurnya, Rico tidak langsung kembali ke rumahnya, dia sengaja melanjutkan tidurnya disisi Bunga hingga saat terbangun Bunga merasa terkejut.
__ADS_1
"Haahhh!!" Mata Bunga terbelalak
"Rico!! Ngapain kamu tidur disini??!!"Ucap Bunga dengan panik
"Aku tadi memindahkanmu ke tempat tidur supaya tubuh kamu tidak pegal" Jawab Rico dengan santai
"Terus kenapa kamu ikut tidur denganku??!!" Tanya Bunga dengan kondisi masih sedikit shock
"Aku masih ngantuk Bunga, jadi kulanjutkan tidur disisimu." Jawab Rico
"Kamu jangan macam-macam Rico!!" Pinta Bunga dengan nada agak tinggi
"Bunga.. sudah jangan marah-marah, aku tidak berbuat apa-apa kok sama kamu. Aku hanya memindahkanmu dari pelukanku ke ranjang." Penjelasan Rico untuk menenangkan Bunga.
Mendengar penjelasan Rico Bunga pun cooling down dan hatinya pun melembut hingga akhirnya kesalahpahaman ini berakhir dengan pelukan dan permintaan maaf.
__ADS_1