
Dalam keadaan panik, Nino mengirimkan pesan kepada Bunga.
"Bunga, cepat pulang! penting!!" Pesan Nino yang dikirimkan melalui aplikasi wha***pp
Sesampainya di pos keamanan, seraya menunggu kedatangan kepala keamanan warga setempat, Nana dan Nino di amankan di ruang yang telah disediakan. Petugas keamanan takut jika mereka tidak ditaruh dalam ruangan akan dihakimi masa karena melakukan perbuatan asusila di wilayah orang, namun keberuntungan rupanya sedang ada di pihak mereka karena pos keamanan yang biasa ramai saat itu terlihat sepi.
Setelah membaca pesan dari Nino, Bunga segera pulang. Namun sesampainya di rumah, Bunga mendapati rumahnya dalam keadaan kosong dengan pintu tertutup namun tak di kunci. Begitu pula dengan pintu pagar yang hanya tertutup namun tidak di gembok.
"Di mana No?" Tanya Bunga kepada Nino yang dikirim melalui pesan singkat
"Pos satpam!" Jawab Nino singkat
"Pos satpam??" Tanya Bunga dalam hati
"Kita ke pos satpam yank!! Nino disana." Ucap Bunga kepada Reza dengan segera
Dengan tergesa-gesa mereka pergi mendatangi pos satpam. Petugas keamanan yang berjaga diluar pos menyambut kedatangan Bunga yang kemudian mengantarnya bertemu dengan Nino, Nana.
Tidak lama Bunga bertemu Nino dan Nana, Ketua keamanan warga setempat datang ke pos tersebut.
"Assalamu'alaikum!!" Ucap ketua keamanan saat memasuki pos
"Wa'alaikum salam!!" Jawab orang yang berada di dalam pos tersebut
"Saya dengar ada yang berbuat mesum, kejadiannya gimana dan siapa yang berbuat?" Tanya Pak keamanan kepada petugas keamanan yang memergoki Nana dan Nino
"Tadi saya sedang berkeliling, saya lihat pintu pagar dan pintu rumah Bu Bunga terbuka, saya ketuk gak ada jawaban. Terus saya panggil tetep gak ada jawaban. Akhirnya saya masuk dan saya lihat mereka sedang berduaan." Ucap petugas keamanan keliling menjelaskan kejadiannya
Bunga yang belum sempat bertanya kepada Nino mendengarkan dengan seksama penjelasan petugas keamanan tersebut.
"Ah si Nino cari masalah aja! Bikin malu!" Ucap Bunga dalam hatinya
"Saudara dan saudari orang mana dan dalam rangka apa ke rumah ibu Bunga??
"Saya adik sepupu Bunga pak, saya sedang berkunjung saja pak!" Jawab Nino
"Kalau Saudari??" Tanya ketua keamanan seraya menunjuk wajah Nana untuk menjelaskan
"Saya penghuni kost depan rumah ibu Bunga, saya sedang main ke rumah ibu Bunga." Jawab Nana
"Main??" Tanya ketua keamanan
"Iya pak." Jawab Nana seraya menundukkan wajahnya
"Ini jam berapa?? main itu ada waktunya mba!!" Jawab ketua keamanan
__ADS_1
"Mba sedang hamil??" Tanya ketua keamanan
"Iya pak" Jawab Nana lirih seraya menunduk
"Tolong panggil suaminya sekarang!" Ucap ketua keamanan yang terlihat geram dengan ulah Nana
"Saya gak punya suami pak!" Jawab Nana yang masih menundukkan wajahnya.
"Nah, ini yang saya khawatirkan. Hamil tanpa suami, terus siapa yang mau tanggung jawab??" Tanya ketua keamanan
Nana dan Nino terdiam seraya menundukkan wajahnya.
"Ibu Bunga, ini saudara Ibu??" Tanya Ketua keamanan warga
"Iya pak." Jawab Nana dengan serius
"Kenapa ibu biarkan mereka berduaan di rumah ibu sementara ibu tidak di rumah??" tanya ketua keamanan dengan menatap tajam kepada Bunga
"Tadi ramai-ramai habis bakar ayam pak." Jawab Bunga
"Terus??" Tanya pak keamanan lebih lanjut
"Saya tinggal keluar cari minimarket yang buka 24jam buat beli softdrink." Jawab Bunga
"Terus??" Tanya ketua keamanan
"Begini Bu Bunga, saya rasa Bu Bunga paham dengan peraturan yang ada di daerah sini jika ada sepasang muda mudi yang berbuat tindakan asusila" Ucap ketua keamanan
"Iya pak, saya paham." Jawab Bunga
"Dan sebagai ketua keamanan warga sini, saya harus tetap mengikuti peraturan yang sudah dibuat." Ucap ketua keamanan
"Iya pak, saya paham." Jawab Bunga seraya menganggukkan kepalanya
"Untuk sementara saudara ibu serta pacarnya saya tahan disini sampai besok datang penghulu untuk menikahkan mereka!!" Ucap ketua keamanan
"Haahh??" Mata Nana seketika terbelalak namun tetap dengan wajah yang menunduk
"Nikah??!" Ucap Nino dalam hati.
"Aduh, kenapa harus nikah pakai acara kayak gini??" Ucap Nino kembali dalam hati
"Saya gak akan tanya sama kalian setuju atau gak dinikahkan. Mau gak mau, suka gak suka, ini peraturan yang harus dijalankan!" Ucap ketua keamanan
"Di dalam ada 2 kamar terpisah, kalian bisa tempati masing-masing dan baru bisa keluar besok pagi untuk akad nikah." Ucap ketua keamanan meneruskan pembicaraannya.
"Saya rasa cuma itu yang bisa saya sampaikan. Besok saya kembali lagi! sampai ketemu besok!!" Ucap ketua keamanan seraya pamit kepada Bunga.
__ADS_1
"Ya udah aku balik dulu No, kamu yang sabar ya!" Ucap Bunga memberikan support kepada Nino seraya menepuk bahu Nino
"Yang sabar ya Na!! saya pamit pulang dulu. " Ucap Bunga memberi support kepada Nana
Reza yang saat itu mengantarkan Bunga pulang segera ijin pamit.
"Aku langsung pulang aja ya say!!" Ucap Reza
"Gak nginep di sini aja yank?? Aku gak ada temen nih!" Pinta Bunga kepada Reza
"Aku takut nanti Nino nelpon butuh ini itu, aku takut malam-malam pergi sendiri."Ucap Bunga memberikan alasan agar Reza bersedia menginap di rumahnya
"Nanti kita ditangkap lho kayak Nino sama Nana!" Ucap Reza menggoda Bunga
"Gak apa-apa yank, aku ikhlas kok!!" Jawab Bunga
"Udah hayuk masuk!" Ucap Bunga dengan merengek manja seraya menarik pakaian Reza
Dengan pertimbangan alasan Bunga tersebut Reza terpaksa mengikuti keinginan Bunga.
"Ya udah aku temenin deh!" Jawab Reza seraya mencium kening Bunga
"Kamu tunggu sini dulu ya yank!! aku mau ngunci pagar sama ngunci pintu sebentar." Ucap Bunga yang kemudian diikuti dengan mengambil kunci dan berjalan menuju pagar rumah.
"Aman deh kalo udah di kunci." Ucap Bunga seraya tersenyum kepada Reza
"Emang mau ngapain sih pake biar aman segala??" Tanya Reza yang menggoda Bunga dengan mengelitikan tangannya ke pinggang Bunga.
"Ah geli yank! yank! geliii!!" Ucap Bunga yang tak kuasa menahan rasa geli akibat keusilan tangan Reza.
Akibat keusialan Reza tersebut, Bunga memeluk Reza dengan erat. Namun Reza yang masih sadar atas kasus Nino dan Nana segera menggendong Bunga dan membawanya ke tempat tidur.
"Ya udah kamu tidur ya say!! besok harus bangun pagi kan??" Ucap Reza mengingatkan acara nikahan Nana dan Nino
"Temenin aku sampai bobo dong yank!!" Pinta Bunga kepada Reza
"Ya udah!!" Ucap Reza menyetujui permintaan Bunga
Bunga yang tertidur akibat usapan telapak tangan Reza ke keningnya kini mulai mengeluarkan suara dengkuran, sementara Reza yang seketika terserang rasa kantuk tidak mampu membuka kelopak matanya dan tertidur di sini Bunga dengan posisi tangan yang masih berada di wajah Bunga.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Bersambung ke bab selanjutnya..
Terima kasih untuk para pembaca setia maupun yang baru bergabung, ikuti terus ceritanya dan jangan lupa di like setiap bab dan kasih bintang 5 ya!
Semoga para pembaca sehat selalu dan sukses dunia akhirat!! Aamiin
__ADS_1