
Disaat libur bekerja, Pak Rico mengajak Nana serta anak-anaknya joging di sekitaran danau, mereka terlihat sangat menikmati suasana danau yang bersih dan asri. Nana yang sudah mengetahui seluk beluk tempat tersebut mengajak anak-anak berjalan-jalan, sementara Pak Rico yang datang dengan tujuan joging fokus pada niatnya.
Ketika lelah mendera, Pak Rico duduk beristirahat ditempat yang terkena sinar matahari langsung dengan maksud seraya berjemur. Saat meluruskan kakinya dan membuang pandangannya ke depan, dia hampir tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Dia tidak percaya kalau yang saat itu dilihatnya adalah Bunga, mantan istrinya yang dulu pernah dia tinggal selingkuh sampai menikah dengan asisten rumah tangganya.
Berbeda dengan orang lain pada umumnya yang datang ke danau tersebut untuk berjoging atau olahraga, Bunga datang hanya untuk duduk-duduk di tempat teduh seraya mendengarkan musik melalui handsfree yang disambungkannya ke ponsel. Terlihat dia sedang asyik menggoyangkan kepalanya ke kanan dan kiri secara bergantian.
Pak Rico dengan santainya memperhatikan Bunga dari kejauhan, setiap gerak gerik langkah kaki Bunga selalu diperhatikan. Ingin rasanya dia mendatangi Bunga namun karena harus berputar agak jauh sementara kakinya masih terasa pegal akhirnya dia mengurungkan niatnya.
Tidak lama mendengarkan musik dan ketika pengunjung sudah sedikit berkurang, Bunga segera beryoga. Bunga terlihat sangat tenang seakan taman tersebut terasa taman pribadi miliknya. Pak Rico yang terus mengamati dari kejauhan mulai tertarik dan memaksakan diri mendatangi Bunga dengan cara mengitari taman tersebut.
"Bunga!!" Sapa Rico membuyarkan konsentrasi Bunga
Bunga pun menghentikan konsentrasinya dan membuka matanya seraya berkata "Rico?? Kamu kok di sini?"
__ADS_1
"Iya, rumahku tidak jauh dari sini!!" Jawab Rico
"Kamu pindah ke rumah dulu??" Tanya Bunga kembali
"Iya, Laras meninggal, jadi aku putuskan untuk kembali ke rumah kita dulu" Jawab Rico seraya menghela nafas panjang
"Bagaimana kabar kamu Bunga? Kamu sekarang terlihat lebih cantik dan lebih bugar." Ucap Rico menyanjung Bunga
"Aku baik Co" Jawab Bunga
"Aku juga tidak jauh dari sini, di dekat pintu gerbang komplek!!" Jawab Bunga dengan tidak menaruh curiga apapun kepada Rico, mantan suaminya.
"Boleh dong aku main ke rumahmu?? Aku mau silaturahmi" Tanya Rico dengan senyum manisnya
"Kalau untuk silaturahmi pintu rumahku selaku terbuka untuk siapapun." Jawab Bunga dengan senyumannya yang membuat Rico makin terpesona
__ADS_1
"Iya Bunga, aku pasti akan silaturahmi!!" Jawab Rico dengan senyum yang sangat lepas
Rico yang hatinya sedang berbunga-bunga karena menemukan kembali mantan istrinya segera pergi meninggalkan Bunga. Dia terlihat lebih semangat bagai pemuda yang sedang kasmaran, berjalan dengan bersiul-siul dan melempar-lemparkan kunci dan menangkapnya kembali.
Dalam perjalanan pulang, Rico mengajak Nana dan anak-anaknya mengitari komplek dengan alasan ingin tahu keadaan komplek. Nana dan anak-anak pun mengikuti kemauan Rico tanpa menaruh curiga. Saat sampai di pintu gerbang, Rico memperhatikan satu per satu rumah hingga akhirnya dia menemukan satu rumah dengan taman yang dihiasi bunga anggrek dengan beberapa warna. Dia sangat yakin kalau rumah tersebut adalah rumah yang dicarinya karena dia sangat paham kalau Bunga sangat menyukai Anggrek.
Sesampainya dirumah, dengan alasan akan membersihkan kamar Nana mendatangi Rico yang sedang berada di dalam kamarnya.
"Nanti anak-anak akan ke rumah nenek Co, apa kita akan menginap di hotel sesuai dengan janji kamu?" Tanya Nana dengan penuh harap Rico akan menepati janjinya.
"Maaf Na, sepertinya nanti setelah mengantar anak-anak ke rumah neneknya aku mau ketemu orang" Jawab Rico
"Oh ya sudah kalau begitu" Jawab Nana dengan sedikit kecewa tapi berusaha ikhlas dan meninggalkan kamar Rico
Rico yang saat itu berada di depan cermin membayangkan wajah Bunga seraya bersiul-siul dengan sesekali berbicara sendiri.
__ADS_1