Hasrat Terlarang

Hasrat Terlarang
Pertemuan


__ADS_3


Sesampainya Reza di tempat yang telah disepakati oleh keduanya, Reza mengamati seluruh pengunjung rumah makan tersebut.


"Kok gak ada!! Apa aku salah denger ya" Tanya Reza dalam hatinya


"Apa mungkin dia nunggu di dalam mobil??" Tanya Reza kembali dalam hati


"Coba kulihat dulu diparkiran!!" Ucap Reza dengan suara yang dapat didengarnya sendiri.


Saat hendak menuju parkiran, Reza bertemu dengan Bunga


"Ibu Bunga!!" Tembak Reza seraya menunjukkan telunjuknya ke Bunga


"Pak Reza??" Ucap Bunga dengan nada sedikit bertanya karena Bunga belum pernah melihat Reza sebelumnya.


"Apa kabar pak??" Tanya Bunga seraya menjulurkan tangannya untuk berjabat.


"Kabar baik Bu Bunga!!" Jawab Reza seraya senyum tanpa bertanya kembali kabar Bunga


"Oh iya Pak Reza, saya sudah pesan meja. Mari saya tunjukkan!!" Ucap Bunga yang kemudian mendatangi meja yang telah dipesannya


Saat sampai di meja yang telah dipesan, Reza terlebih dahulu membuka pembicaraan.


"Ibu sering makan disini ya??" Tanya Reza dengan senyum


"Enggak, saya baru 2 (dua) kali. Tadi siang dan sekarang" Jawab Bunga singkat

__ADS_1


"Hmmm.. bisa gak manggil saya Bunga aja??" Tanya Bunga dengan penuh harap


"Bisa aja, tapi kalau manggil saya Reza juga!!" Jawab Reza


Bunga yang dibuat tidak bisa menjawab hanya bisa tersenyum lepas dengan sinar mata yang berbinar-binar


"Oke, Reza!!" Ucap Bunga dengan lega setelah menyebut nama Reza


"Oh iya, terima kasih ya bantuannya tadi pagi! Jadi ganggu waktu kerja kamu." Ucap Bunga dengan serius


Reza hanya menanggapi permintaan maaf Bunga dengan senyumannya yang mampu membuat wanita terhipnotis. Bunga pun terlihat sedikit grogi dan mencoba menutupinya dengan senyuman.


"Memang semalam dari mana?" Tanya Reza membuka kembali percakapannya setelah beberapa saat terdiam


"Semalam temanku ulang tahun, jadi selepas jam kerja pada ditraktir minum." Jawab Bunga dengan jujur


"Kerjanya dimana?" Tanya Reza menelisik


"Ooohh, pantas!!" Ucap Reza mananggapi jawaban Bunga


Mendengar tanggapan Reza, Bunga seketika menundukkan wajahnya. Dia merasa Reza akan risih berteman dengan wanita pekerja malam, sehingga suasana pun kembali hening.


"Kamu sendiri sudah lama bekerja disini??" Tanya Bunga dengan sedikit memberanikan diri memecahkan suasana hening


"Ya sudah sekitar 7 (tujuh) bulan" Jawab Reza


"Saya pagi sering ke sini lho, tapi gak pernah lihat kamu!!" Ucap Bunga dengan serius

__ADS_1


"Kalau pagi saya lebih sering membersihkan di dekat dermaga, membersihkan area sana!!" Jawab Reza dengan jujur tanpa menutupi pekerjaannya.


"Sebelumnya kerja dimana??" Tanya Bunga menelisik


"Saya security night club!!" Ucap Reza


"Ooohh?!" Jawab Bunga menanggapi ucapan Reza


"Hayoo ooohh kenapa??" Tanya Reza menggoda Bunga


"Ooohh yess!! Hehehe" Jawab Bunga disusul dengan tawa


"Naahh, apa lagi nih yang di yess in??" Tanya Reza yang makin lanjut menggodanya


"Ya ampun, humoris banget dia! Pasti wanita yang jadi pacarnya hidupnya berwana!!" Ucap Bunga dalam hatinya seraya melamun


"Eh Bunga!! Bunga!! Hello!!" Ucap Reza membuyarkan lamunan Bunga


"Eh iya!! Kenapa-kenapa??" Tanya Bunga karena kaget dengan ucapan Reza


"Lho kamu yang kenapa, Kamu kenapa ngelamun?? Mikirin cari alasan buat batalin ngedate ya?" Tanya Reza yang kembali menggoda Bunga


"Hahahaha.." Tawa Bunga sedikit keras


"Suuuuttt!!" Kode Reza kepada Bunga untuk mengecilkan suara tawanya.


Dengan segera Bunga menutupkan tangannya ke mulutnya untuk meredam suara tawanya.

__ADS_1


"Kamu kenapa ketawa?? Ada yang lucu??" Tanya Reza seraya mengerutkan dahinya.


"Lucu aja kamu, masa saya mesti cari alasan kalo mau batalin ngedate. Ya mendingan jujur aja kali!!" Jawab Bunga


__ADS_2