Hasrat Terlarang

Hasrat Terlarang
Kepanikan


__ADS_3


"Kamu sudah makan belum Na?? Saya bawakan nasi uduk nih!! Nasi uduk Nyai Siti namanya. Hehehehe" Ucap Bunga dengan asal memberi merk


"Iya belum makan, terima kasih Tante!!" Jawab Nana seraya menerima seporsi nasi uduk yang dikemas dalam mika kotak.


"Iya, sama-sama! Bu Eko kemana Na, kok saya panggil gak ada jawaban??" Tanya Bunga


"Mungkin lagi tidur Tante, soalnya sekarang saya yang disuruh menemui tamu yang akan kost." Jawab Nana


"Oh begitu, ya ya ya." Ucap Bunga seraya mengangguk-anggukkan kepalanya serta menggigit pelan bibir bagian bawah.


"Ya sudah makan dulu sana, nanti keburu ada tamu datang malah gak sempat makan!!" Perintah Bunga


"Nanti saja Tan, saya belum terlalu lapar" Jawab Nana


"Oh iya Na, saya bisa lihat kamar kostnya gak? barangkali ada temen saya yang mau kost." Ucap Bunga


"Bisa Tante, bisa!! kamarnya ada 3 (tiga) view. Jalan, taman dan kolam renang!!" Ucap Nana kepada Bunga menjelaskan kondisi kamarnya


"Harganya?" Tanya Bunga Singkat

__ADS_1


"Harga semua sama Tante, 2.000.000 (dua juta rupiah)/bulan." Jawab Nana


"Wooowww!!" Ucap Bunga terkejut mendengar harga sewanya.


"Hehehe.." Jawab Nana yang hanya tertawa


"Saya bisa lihat ketiga contoh kamarnya??" Tanya Bunga


"Bisa dong Tante, ayo saya tunjukan!!" Ucap Nana


Saat Nana menunjukkan ketiga macam view kamarnya, Bunga sangat tertarik dengan kamar yang mempunyai view kolam renang karena menurutnya air dapat membuatnya lebih rileks.


"Kalau numpang renang bayar berapa per jam??" Tanya Bunga


"Oh ya sudah kalau begitu saya pulang dulu ya, mau siapa-siap berangkat kerja. Udah lama gak kerja soalnya!!" Ucap Bunga mengakhiri pembicaraannya dengan Nana


Saat Nana hendak mengantarkan Bunga keluar kost, tepatnya di ruang tunggu tamu kost, tiba-tiba datang mobil berwarna silver yang tak lain adalah Rico. Rico sangat terkejut melihat Bunga dan Nana berada dalam kost yang dia sewa. Rico yang telah saling bertatapan dengan Bunga dan Nana tidak dapat menyembunyikan tubuhnya dari pandangan kedua orang yang pernah menjadi istrinya tersebut.


"Lho, kok Rico ke kost ini. Apa mungkin benar Nana istrinya dan dia ingin membawanya pulang??!!" Tanya Bunga dalam hati


"Ah sial dia datang!! Aku jadi harus berpura-pura ramah padanya demi pekerjaanku!!" Ucap Nana dalam hati

__ADS_1


"Aduuhhh.. kenapa bisa seperti ini?? Aku harus alasan apa datang ke sini??!!" Ucap Rico dalam hati


Ucapan yang di simpan dalam hati membuat mereka terjebak dalam suasana hening, posisi berdiri mereka pun tidak ada yang bergerak baik maju, mundur atau bahkan menyamping hingga beberapa saat sampai akhirnya keheningan tersebut pecah ketika Bu Eko datang.


"Lho, ini ada tamu kok kamu diam saja Nana?? Ayo silahkan duduk Nak Bunga!!" Ucap Bu Eko kepada Nana seraya mempersilahkan Bunga duduk.


"Terima kasih Bu Eko, saya tadi sudah berkeliling kamar lihat view pemandangan kamarnya. Barangkali nanti ada teman mau cari kost, jadi bisa saya kasih gambarannya." Jawab Bunga kepada Bu Eko


"Aduuhh, terima kasih banyak Nak Bunga mau membantu mempromosikan usaha kecil-kecilan saya ini!!" Jawab Bu Eko seraya tersenyum.


"Baik Bu, kalau begitu saya ijin pamit, saya mau siap-siap berangkat kerja!!" Ucap Bunga


"Iya Nak Bunga, hati-hati di jalan!! Semoga diberi kelancaran kerjanya!!" Doa Bu Eko untuk Bunga


"Aamiin, permisi!!" Salam Bunga kepada semua orang yang ada di tempat tersebut


"Maaf Nak Rico, apa ada yang bisa dibantu??!!" Tanya Bu Eko


"Oh, enggak Bu, enggak ada!! terima kasih. Permisi!!" Jawab Rico yang disusul dengan pamit.


Dengan pikirannya yang terlihat kacau, Rico melangkahkan kakinya menuju ruang keluarga Bu Eko

__ADS_1


"Maaf, Nak Rico mau kemana?? Kamar Nak Rico ada disana lho!!" Ucap Bu Eko seraya menunjukkan jempol kanannya ke arah kamar Rico


"Iya Bu, Maaf!!" Jawab Rico dengan sangat malu.


__ADS_2