Hasrat Terlarang

Hasrat Terlarang
Tertipu 2


__ADS_3


"Krriinngg... kriinngg.. kriinngg.." Suara dering telepon milik Ronald


"Ya bos!!" Ucap Ronald membuka percakapan melalui sambungan telepon dengan Rico


"Gimana bos?? Sudah ada kabar baik belum??" Tanya Rico yang sudah tidak sabar menanti hasil kerja Ronald


"Ya sabar bos!!, kalau bos mau hasil cepat ya bisa aja saya lakuin sekarang tapi nanti bos yang kena." Jawab Ronald menakuti Rico


Rico yang tidak mau tersangkut masalah hukum terdiam


"Bos santai aja deh, serahin sama saya!!" Jawab Ronald meyakinkan Rico


"Saya sudah dapet informasi kalau terget bernama Reza dan kerja jadi petugas kebersihan taman danau hanya pagi hari." Ucap Ronald memberikan sedikit informasi kepada Rico


Mendengar Ronald memberikan sedikit informasi tentang Reza, Rico menganggukkan kepala yang menandakan bangga atas kerja Ronald yang cepat.


"Dan selebihnya waktunya dia gunakan untuk pacaran dengan Bunga" Ucap Ronald


"Wah, si Ronald memang hebat, sepak terjangnya oke banget! Gak salah saya pilih dia!!" Puji Rico dalam hati seraya memainkan asap rokok dari rokok yang sedang dihisapnya.


"Saya harus nyusun strategi biar semuanya aman minimal sekitar 1 (satu) bulan bos!!" Ucap Ronald


"Iya, iya!!" Jawab Rico singkat

__ADS_1


"Gak enak juga kan bos kalau dia berhasil saya singkirkan tapi bos mendekam di penjara??" Ucap Ronald kembali menakuti Rico


"Ya sudah gimana kalau saya bayar sekaligus sisa uangnya??" Tanya Rico yang bangga dengan kinerja Ronald dan ingin segera merebut Bunga setelah Reza tersingkirkan


"Ahaaa.. ini dia yang aku tunggu!!" Ucap Ronald dalam hati dengan rasa senang yang tidak dapat dia sembunyikan dari raut wajahnya


"Tapi saya tetap gak bisa cepet kerjanya ya bos!!" ucap Ronald kepada Rico


Istri Ronald yang saat itu melintas tidak sengaja mendengar percakapan suaminya dengan lawan bicara yang tidak diketahuinya. Dengan segera dia bersembunyi di balik dinding seraya melanjutkan mendengarkan pembicaraan suaminya tersebut


"Ngomong sama siapa dia?? kok manggilnya bos." Ucap istri Ronald


"Ah, gak tau lah. Urusan dia mah banyak. Bikin riweh kalo ngurusin!!" Ucapnya masih dalam hati


"Iya gak apa-apa bos!" Jawab Rico kepada Ronald.


Mendengar Ronald akan segera mengakhiri percakapannya, istri Ronald pun segera meninggalkan tempat persembunyiannya dan pindah ke kamar tidurnya.


Tidak lama setelah menutup telepon, terdengar ponsel Ronald berbunyi kembali, namun suara kali ini adalah suara notifikasi


"Wih, beneran langsung di transfer!!" Ucap Ronald dengan suara lirih


"Buat bulan madu aja deh duitnya!!" Ucap Ronald dalam hati seraya memandang plafon atap rumahnya


"Ajak Reza ah!, kali aja dia mau ikut." Ucapnya kembali dalam hati.

__ADS_1


Ronald yang saat itu mempunyai uang cukup banyak mendatangi istrinya yang sedang tiduran di kamar.


"Mah, kok jam segini udah tidur?? tiduran bohong ya??!" Tanya Ronald seraya duduk di tepian tempat tidur membelakangi punggung istrinya


Istrinya yang kala itu seolah tertidur ternyata tak mampu melanjutkan kepura-puraannya setelah mendapat belaian dari Ronald di daerah sensitifnya.


"Nah, kan.. papah yakin mamah pura-pura tidur!!" Ucap Ronald kala melihat istrinya seketika bergerak dan berteriak


"Mah, kita honeymoon yuk ke pulau seribu!!" Ajak Ronald kepada istrinya


"Serius pah??!! Tanya istri Ronald antara percaya dan tidak dengan ajakan Ronald yang baru saja dia dengar


"Serius!!" Jawab Ronald singkat


"Kalau papah ajak bos Reza sama pacarnya gimana mah?? mamah akan keganggu gak sama kehadiran mereka??" Tanya Ronald yang benar-benar ingin memanjakan istrinya


"Ya enggak lah pah, kan kamarnya juga masing-masing" Jawab istri Ronald


Mendengar jawaban sang istri, Ronald segera menghubungi Reza dan mengajaknya bertemu di taman danau setelah jam kerja Reza selesai. Dan disaat Ronald menemui Reza, di waktu yang sama kendaraan Rico melintas dan Rico pun melihat Ronald sedang berbincang dengan Reza.


"Lho, disuruh nyingkirin kok malah diajak ngobrol?? gimana sih jalan pikirannya Ronald??" Ucap Rico yang seraya menggelengkan kepalanya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Bersambung ke bab selanjutnya

__ADS_1


Jangan lupa di like seluruh bab untuk bantu penulis menaikkan level ya!


Terima kasih sudah mampir ke karya saya, semoga seluruh pembaca diberi kesehatan dan kesuksesan dunia akhirat. Aamiin


__ADS_2