Hasrat Terlarang

Hasrat Terlarang
Makan Malam


__ADS_3


Dengan senang hati Nana menerima bunga pemberian Nino, namun Nana meminta waktu untuk menjawab permintaan Nino.


"Maaf Pak Nino, saya tidak dapat menjawab permintaan Bapak sekarang." Ucap Nana kepada Nino


"Panggil aku Nino aja ya!!" Pinta Nino kepada Nana


"Kalau begitu panggilnya aku Nana juga dong!!" Pinta Nana


"Oke!" Jawab Nino singkat.


"Kalau boleh tahu apa yang bikin kamu gak bisa menjawab sekarang??" Tanya Nino menelisik


"Banyak hal yang belum kamu tahu tentang aku, aku gak mau nantinya kamu seperti membeli kucing dalam karung!!" Ucap Nana menjelaskan alasannya.


Nino terdiam...


"Nanti akan aku ceritakan semuanya ke kamu, tapi tolong jaga kerahasiaannya!" Ucap Nana


"Kenapa harus nanti??" Tanya Nino


"Karena aku gak suka membicarakan masa lalu aku disaat makan." Ucap Nana


"Kalau begitu nanti kita bicara saja di dalam mobil setelah selesai makan!!" Ucap Nino yang sedikit memaksa


"Oke!!" Jawab Nana menyetujui permintaan Nino


Setelah menyelesaikan acara makan malamnya, sesuai kesepakatan mereka berbicara di dalam mobil Nino.


"Jadi ceritanya gimana Na??" Tanya Nino yang sangat ingin tahu.


"Aku bukan perempuan baik-baik No, keadaan aku sekarang ini efek dari perbuatanku dulu. Kamu paham kan??" Tanya Nana


"Paham, paham banget!!" Jawab Nino singkat


"Harusnya ini bisa jadi pertimbangan buat kamu kalau mau ngambil keputusan kayak gini." Ucap Nana yang mencoba membuka pikiran Nino


Nino kembali terdiam..

__ADS_1


"Aku manusia normal, yang kalau jadi ibu pasti akan menolak calon menantu kayak aku gini" Ucap Nana kembali membuka pikiran Nino


Nino yang awalnya hanya terdiam kini mulai bicara.


"Aku juga bukan pria baik-baik. Aku pernah menikah dan karena kelalaianku, aku harus kehilangan 2 (dua) orang sekaligus." Ucap Nino menceritakan kejadian yang pernah menimpanya.


Nana terdiam..


"Aku pernah selingkuh, terus dia datangin istriku yang lagi hamil." Ucap Nino menjelaskan


"Istriku nyimpan semua masalahnya sendiri, sampai akhirnya dia meninggal pas mau melahirkan karena tekanan darahnya tinggi sampai pembuluh darahnya pecah" Ucap Nino


"Terus??!" Tanya Nana singkat


"Semua keluarganya sama keluargaku pada benci sama aku" Jawab Nino


Nana terdiam...


"Tapi sekarang mereka udah pada bisa nerima kenyataan, dan perlahan baik sama aku." Ucap Nino melanjutkan ceritanya.


"Pengin aku nebus semua kesalahanku, tapi udah gak mungkin." Ucap Nino melanjutkan ceritanya


"Aku lihat kamu kuat kayak istriku, kamu mandiri dan punya tekad yang kuat!" Jawab Nino


"Tapi status aku istri orang!!" Ucap Nana yang masih mencoba membuka pikiran Nino


"Enggak, kamu nikah juga gak sah karena kamu sedang hamil" Jawab Nino


Nana kembali terdiam..


"Apalagi sekarang orang kamu anggap suami udah nelantarin kamu!!" Ucap Nino melanjutkan pembicaraan sebelumnya


"Kamu gak tau kan sekarang suami kamu ada dimana?" Tanya Nana


"Tahu, suami aku mantan suami tante Bunga!" Jawab Nana


"Rico!!???" Tanya Nino singkat


"Iya!!" Jawab Nana singkat

__ADS_1


"Oh my gods!!" Ucap Nino singkat seraya menepuk dahinya.


"Na..." Ucap Nino


Mendengar Nino mangucapkan namanya, Nana mengarahkan pandangan matanya ke wajah Nino


"Dari percakapan kita aku makin yakin kamu orang baik, kamu hanya korban." Ucap Nino melanjutkan pembicaraannya.


"Aku yakin hidup aku bisa lebih baik kalau ada kamu." Ucap Nino


Nana terdiam...


"Aku gak peduli sama omongan orang. Aku pengin hidup bahagia sama pilihan aku sendiri." Ucap Nino


"Aku paham banget keadaan kamu sekarang, tapi kamu juga berhak bahagia!!" Ucap Nino


"Kalau kamu mau nerima aku, aku mau langsung ketemu orang tua kamu."Ucap Nino yang mengejutkan Nana


Mata Nana seketika terbelalak mendengar ucapan Nino


"Aku mau bilang kalau aku bersedia jadi ayah dari anak yang kamu kandung." Ucap Nino meneruskan pembicaraannya


Nana yang sebelumnya hanya dibuat terbelalak kini tidak dapat berkata-kata, dia seolah kehabisan kata untuk meyakinkan Nino


"Ya sudah kita lanjutkan besok saja ya omongannya. Sudah malam, gak enak saya sama ibu kost kalau pulang kemaleman" Ucap Nana


"Oke!" Jawab Nino singkat


Dengan segera Nino melajukan kendaraannya dan mengantarkan Nana kembali ke kostnya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Bersambung ke bab selanjutnya...


Buat para pembaca yang baru saja bergabung,


Jangan lupa di baca, di like seluruh bab tanpa ada yang dilewati dan kasih bintang 5 ya, untuk membantu penulis menaikkan level.


Terima kasih telah mampir di karya saya,

__ADS_1


Semoga kita semua sehat dan sukses selalu!!


__ADS_2