Hasrat Terlarang

Hasrat Terlarang
Dunia Milik Berdua 1


__ADS_3


Ronald yang makin cemas karena belum berhasil menemui Reza makin salah tingkah. Duduk, tiduran, berdiri, semua dia lakukan namun tidak ada yang berhasil membuatnya nyaman. Di hubunginya Reza berkali-kali hingga daya baterai handphonenya menurun namun tetap tidak tersambung.


"Aduuhh.. aktifin dong bos!!" Ucap Ronald dengan wajah panik seraya melihat istrinya yang tertidur pulas karena lelah setelah menerima serangan yang dilakukannya secara bertubi-tubi.


Reza yang sudah memperkirakan David akan menjaili Ronald dengan sengaja terus mematikan ponselnya.


"Biarin aja si Ronald pusing sendiri! mendingan aku nikmatin waktu berdua calon istriku aja!!" Ucap Reza dalam hati seraya tersenyum memperhatikan Bunga bersolek di depan cermin.


"Kamu kenapa yank kok senyum-senyum sendiri??" Tanya Bunga


"Aku suka liat kamu make up say, make up nya samar-sama jadi kamu kelihatan manis." Ucap Reza memuji Bunga


"Ah, gombal!! pagi-pagi kamu udah ngegombal aja sih yank!!" Ucap Bunga


"Justru pagi-pagi harus rajin ngegombal!" Jawab Reza menanggapi ucapan Bunga


"Abis ngegombal, tinggaaallll...meluk kamu!!" Ucap Reza yang seketika mendekap Bunga.

__ADS_1


"Eh.. eh.. eh.. mandi dulu sana yank!!" Ucap Bunga seraya berusaha melepaskan diri dari dekapan Reza


"Kenapa sih say?? gak pengin ya aku peluk??!!" Tanya Reza dengan perlahan melonggarkan pelukannya dan berakhir dengan melepaskan pelukan tersebut


Bunga yang merasa bersalah karena merasa telah mengecewakan Reza segera mendatangi Reza yang tengah duduk di tepian tempat tidur. Dengan segera Bunga mendekap Reza dalam keadaan berdiri sehingga wajah Reza terbenam di dada Bunga.


Atas perlakuan Bunga terhadapnya, sontak membuat Reza menjadi lebih bergairah. Di dekapnya Bunga lebih erat hingga membuat wajahnya makin terbenam. Sementara Bunga yang ingin menebus kesalahannya rela diperlakukan apapun oleh Reza.


Melihat reaksi Bunga yang tidak ada penolakan, Reza makin gencar untuk memiliki Bunga seutuhnya. Dia ingin terus menerus berada di kamarnya hingga waktu liburannya berakhir.


"Say.. Aku pengin di kamar terus aja sama kamu!?" Bisik Reza yang sedang menikmati dekapan hangat Bunga.


"Makannya pesen aja suruh antar kesini!" Jawab Reza


"Oke.." Ucap Bunga menyetujui ucapan Reza


"Kalau cuma 2 (dua) hari kayaknya aku kurang puas say!" Ucap Reza


"Ya namanya diajak orang yank, masa minta nambah hari." Ucap bunga memberi pengarahan kepada Reza

__ADS_1


"Ya kita bayar sendiri aja, nanti aku suruh Ronald sama istrinya pulang duluan." Ucap Reza seraya mencari solusi agar tetap dapat bermesraan dengan Bunga.


"Gimana, mau perpanjang gak?" Tanya Reza


Bunga tidak menjawab namun hanya menganggukkan kepala karena dilihatnya mata Bunga sudah mulai tertutup setengah.


"Yah, belum apa-apa udah merem melek aja dia!!" Ucap Reza dalam hati seraya mencium dada Bunga.


"Andaikan kamu tahu Bunga, aku pengin kayak gini dari dulu tapi baru sekarang terwujud." Ucap Reza kembali dalam hati.


Melihat tingkah Bunga yang makin tidak jelas, Reza pun memindahkan posisi Bunga yang semula berdiri kini di dudukkan dan dibawa berbaring. Bunga yang pasrah karena telah merasakan sensasi ciuman Reza kini berusaha membalas ciumannya dengan memainkan lidahnya.


Lelah memainkan lidahnya, dengan bahasa tubuhnya Reza menginginkan lebih dari sekedar mencium bibir, dia ingin mencium daerah lain yang dapat membangkitkan birahinya dengan cepat. Bunga yang sudah berada di awan pun kini makin ingin berada di awan yang lebih tinggi lagi.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Bersambung ke bab selanjutnya


Jangan lupa di like setiap bab, love dan rate ya!!

__ADS_1


Terima kasih sudah mampir, semoga pembaca sehat dan sukses selalu! Aamiin


__ADS_2