
Ketika rasa lelah mendera, mereka terlelap tanpa sadar dan kembali terjaga pada dini hari. Suatu waktu dimana orang bingung hendak melakukan kegiatan apa, dan akhirnya Pak Rico menggoda istrinya yang sedang tidur agar terbangun.
Pak Rico menyentuh tangan Nana namun tak berhasil membangunkannya, kemudian mengusap punggung dan mendekap tubuhnya tapi tetap tidak berhasil membangunkannya, hanya mampu membuat Nana merubah posisi tidurnya. Hingga jurus terakhir yang digunakan yaitu mencium bibirnya.
Nana yang terjaga karena ciuman Pak Rico sadar akan kewajibannya, sehingga dalam posisi lelah dan mengantuk dia tetap berusaha semaksimal mungkin melayani keinginan sang suami. Dan untuk mengisi waktu menjelang pagi, mereka kembali berhubungan suami istri.
Saat sang surya bersinar, mereka membereskan pakaian serta barang-barang yang dibawanya dan segera makan pagi di hotel. Pelayan hotel yang biasa mengantarkan makanan ke kamar melemparkan senyuman saat melihat mereka berjalan dengan posisi tangan Pak Rico memeluk pinggang Nana.
"Selamat siang Tuan-Nyonya!! Silahkan dinikmati breakfastnya, jika perlu bantuan bisa panggil saya. Saya ada dekat pintu kaca." Sapa pelayan dengan ramah
"Baik, terima kasih!!" Jawab Pak Rico yang diikuti dengan senyum kecil dibibirnya
__ADS_1
Nana yang sebelumnya belum pernah makan bersama sebagai tamu hotel hanya bisa mengagumi kemewahan hotel dalam hati saja, dia ingin berkata kepada suaminya namun merasa malu. Hingga akhirnya sampai selesai makan pandangan matanya terus menerus menyapu seluruh sisi ruangan restaurant tersebut
"Na, kalau nanti sudah sampai rumah kamu tetap tidur dikamarmu tidak apa-apa kan??" Tanya Pak Rico dengan nada pelan karena tidak ingin terdengar oleh orang yang berada disekelilingnya.
"Iya tidak apa-apa Rico!!" Jawab Nana seraya tersenyum dan melanjutkan makannya.
"Tapi boleh kan kalau malam-malam saya mendatangimu??" Tanya Pak Rico
"Boleh dong, kan itu rumah kamu." Jawab Nana dengan raut wajah yang sumringah
"Tapi kamu ingat ya, jangan sampai semua rahasia ini ada yang tahu, dan mulai sekarang saya akan memberikan uang jajan kamu setiap hari diluar gaji bulanan kamu!!" Ucap Pak Rico melanjutkan pembicaraan sebelumnya.
__ADS_1
Nana yang sangat senang seketika tanpa sadar memeluk Pak Rico dan menjadi pusat perhatian pengunjung yang melihatnya. Dan untuk menutupi dramanya Pak Rico hanya tersenyum tanpa membalas pelukan Nana.
Sesampainya dikamar hotel, mereka duduk di balcon menunggu waktu check out yang diperkirakan kurang 3 (tiga) jam lagi. Nana yang saat itu tidak dapat menyembunyikannya karena akan mendapatkan uang jajan diluar uang gajinya mendekati Pak Rico dan memeluknya seraya mengucapkan terima kasih.
"Terima kasih ya suamiku!! Kamu baik sekali!!" Ucap Nana dengan senyuman disertai belaian tangannya ke leher Pak Rico
Pak Rico hanya tersenyum dan kemudian mencium kening sang istri. Namun karena belaian Nana yang tidak kunjung berhenti membuat hasrat Pak Rico muncul dan kembali mengajak bergumul ria menuntaskan hasratnya agar saat kembali ke rumah dia dapat tidur dengan nyenyak.
"Nanti Minggu depan kalau saya tidak ada urusan kita bermalam di hotel lagi kamu tidak keberatan kan??" Tanya Pak Rico dengan penuh harapan Nana menyetujuinya
"Asal sama kamu, kemanapun aku tidak akan pernah nolak!!" Jawaban Nana yang membuat hati Pak Rico lega
__ADS_1
"Ya sudah semua acara saya yang atur, kamu tinggal ikut saja ya!!" Tawaran Pak Rico
"Hehehehe..." Senyum Nana yang berarti menyetujui tawaran Pak Rico